Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kemendag Bahas Komoditi Strategis di Sumatera Barat

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 14 Oktober 2016 | 11:33 WIB
Kemendag Bahas Komoditi Strategis di Sumatera Barat
Sebuah truk mengangkut komoditi kelapa sawit di Ketapang, Kalimantan Barat [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pusat Penanganan Isu Strategis (Puspitra) Kementerian Perdagangan membahas potensi komoditas strategis di Sumtera Barat sebagai komoditas berdaya saing dan berorientasi ekspor. Hasil pembahasan ini akan menjadi dasar pembuatan kebijakan pemerintah agar lebih efektif dan efisien.

Demikian ditegaskan Kepala Puspitra Ni Made Ayu Marthini di Jakarta, Jumat (14/10/2016). Pekan lalu, Puspitra menggelar Forum Konsultasi dan Identifikasi Isu Strategis Perdagangan di hotel Mercure Padang, Sumatera Barat (Sumbar). "Kami ingin mengidentifikasi komoditas potensial di Sumatera Barat sebagai usulan pilot project," ujar Made.

Menurutnya, Forum konsultasi yang digelarnya dapat meningkatkan nilai tambah produk, serta meningkatkan kelas pelaku usaha agar berorientasi ekspor dan menjadi eksportir handal. “Hasil forum ini sangat penting bagi lahirnya kebijakan pemerintah, khususnya Kemendag, sehingga dapat menetapkan program yang strategis dan tepat sasaran terutama terhadap komoditas-komoditas strategis dan unggulan,” jelas Made.

Made menyampaikan bahwa Provinsi Sumbar memiliki struktur produksi yang unik yaitu struktur produksi kombinasi antara raw material (produk berbasis komoditas), produk jadi dan jasa. “Potensi-potensi tersebut memberikan peluang terhadap pengembangan agrobisnis (rempah-rempah dan organik), tekstil, kerajinan, dan perhiasan. Pengembangan sektor-sektor potensial tersebut dapat menciptakan komoditas unggulan dan strategis,” jelas Made.

Langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumbar saat ini cukup proaktif yaitu dengan bekerja bersama kelompok tani dengan memberikan bantuan dan pendampingan agar produk pertanian dan perkebunan yang dihasilkan diterima pasar, baik domestik maupun global. “Dengan produk yang berinovasi, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi, produk yang dihasilkan bisa jadi juara dunia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” terang Made.

Forum digelar dengan mengambil tema 'Menuju Produk Unggulan Sumatera Barat yang Juara'." Terselenggara atas kerja sama antara Kementerian Perdagangan dengan Dinas Perindag Pemprov Sumbar. Forum ini dihadiri lebih dari 100 peserta dari perwakilan Pemerintah Daerah Sumbar, pelaku usaha, akademisi, serta kelompok tani komoditas.

Dalam kesempatan ini, Made juga menyinggung usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam menggerakkan dan menumbuhkan ekonomi Indonesia. Menurutnya, Pemerintah memberikan perhatian besar pada UMKM. Pemerintah Pusat secara khusus mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) yang bertujuan menumbuhkan UMKM yaitu melalui fasilitasi Kredit Usaha Rakyat

Berorientasi Ekspor (KURBE), penurunan bunga KUR, dan perluasan penerima KUR untuk sektor usaha produktif. Tips dan Motivasi Sejumlah narasumber dan pakar dihadirkan dalam forum ini. Sebagian besr berbagi tips tentang cara membuat bisnis yang dapat berkembang secara modern serta cara membuat dan menjaga kualitas produk secara konsisten. Para narasumber juga memberi motivasi kepada para pelaku usaha, petani dan perajin, agar dapat terus menekuni usahanya karena pasar membutuhkan produknya.

Salah satu narasumber yaitu Founder & CEO Javara Indonesia Helianti Hilman. Ia berhasil merintis 750 produk-produk unggulan daerah yang berkualitas serta bermitra dengan 52.000 petani. Menurutnya, produk juara adalah produk yang diberi sentuhan terbaik. “Untuk menjadi produk yang juara, pelaku usaha harus memberikan produk yang terbaik, memiliki inovasi dan memenuhi keinginan pasar,” jelas Helianti.

Pembicara lain Kasubdit Usaha Ekonomi Masyarakat Desa, Direktorat Pengembangan Usaha Ekonomi Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Sugito. Pada sesi ini Sugito memaparkan program kementerian desa yang dapat disinergikan di desa.

CEO PT. Expan Sistem Informatika Benny Rahardjo juga menjadi narasumber. Ia bicara tentang peran penting UKM dan cara meningkatkan skala ekonomi, serta bisnis mereka dengan pemanfaatan teknologi aplikasi untuk mempermudah bisnis.

Motivator Masril Koto yang juga pendiri Bank Tani dalam bentuk Lembaga Keuangan Mikro Agrobisnis/LKMA Prima Tani hadir untuk memberi tips mengefektifkan kelompok tani dan model pembiayaan. “Para pengusaha harus mengubah cara pandang dan model mental dari wirausaha konvensional menjadi wirausaha sosial dan kekinian. Sumatera Barat berwirausahanya sangat konvensional, padahal memiliki banyak calon juara,” ungkap Masril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembelian Hari Pertama TEI 2016 Capai 178,7 Juta Dolar AS

Pembelian Hari Pertama TEI 2016 Capai 178,7 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:58 WIB

Jika Ada Pungli di Kemendag, Ini Janji Enggartiasto

Jika Ada Pungli di Kemendag, Ini Janji Enggartiasto

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 15:04 WIB

Kontrak Dagang 97 Juta Dolar AS Diteken di Trade Expo 2016

Kontrak Dagang 97 Juta Dolar AS Diteken di Trade Expo 2016

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 14:57 WIB

Jokowi: Keripik Pisang Indonesia Masuk Pasar Korea dan Mesir

Jokowi: Keripik Pisang Indonesia Masuk Pasar Korea dan Mesir

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 13:45 WIB

Jokowi Minta Pengusaha Jualan Produk Indonesia Ke Afrika

Jokowi Minta Pengusaha Jualan Produk Indonesia Ke Afrika

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 13:02 WIB

Trade Expo 2016 Diharapkan Tarik Investasi Jangka Panjang

Trade Expo 2016 Diharapkan Tarik Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:47 WIB

Trade Expo Indonesia 2016 Diharapkan Dorong Diversifikasi Ekspor

Trade Expo Indonesia 2016 Diharapkan Dorong Diversifikasi Ekspor

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:16 WIB

Pukul Gendang, Presiden Jokowi Resmi Buka Trade Expo 2016

Pukul Gendang, Presiden Jokowi Resmi Buka Trade Expo 2016

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:02 WIB

Mendag Akui Penurunan Harga Daging Sapi Tak Bisa Drastis

Mendag Akui Penurunan Harga Daging Sapi Tak Bisa Drastis

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 20:29 WIB

Sail Selat Karimata 2016 Jadi Ajang Perkuat Ekspor Produk Daerah

Sail Selat Karimata 2016 Jadi Ajang Perkuat Ekspor Produk Daerah

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:35 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB