Bahas Panas Bumi, DPR Gelar Diskusi Bareng Sejumlah Menteri

Adhitya Himawan | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 24 Oktober 2016 | 10:44 WIB
Bahas Panas Bumi, DPR Gelar Diskusi Bareng Sejumlah Menteri
Para Menteri menghadiri diskusi Potensi Tantangan dan Usulan Solusi Pengembangan Panas Bumi di Indonesia, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/10/2016). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Dewan Perwakilan Rakyat DPR RI menyelenggrakan pertemuan atau diskusi tingkat Senior Officials Meeting (SOM) dengan sejumlah menteri terkait membahas "Potensi Tantangan dan Usulan  Solusi Pengembangan Panas Bumi di Indonesia. 
 
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto.
 
Sejumlah menteri terkait hadir diantaranya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutananan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar, Menteri Riset dan Teknologi Muhammad Nasir, Kepala Badan Perecanaan Pembangunan Nasional Bambang Brojonegoro, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo serta pimpinan Komisi IV, VI, VII dan Komisi XI.
 
Dalam sambutannya Agus mengatakan kebutuhan energi di Indonesia semakin meningkat setiap tahun. Pasalnya Indonesia saat ini masih mengandalkan energi dari minyak bumi dan batubara dalam memenuhi kebutuhan.
 
"DPR RI melihat sudah saatnya Indonesia dapat memaksimalkan pengembangan potensi energi non fosiI untuk mengimbangi kebutuhan energi saat ini," ujar Agus dalam sambutannya di ruang Lounge, Gedung Nusantara III, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/10/2016). 
 
Agus menuturkan, dengan disepakatinya Paris Agreement pada The 21 Conference of the Parties (COP 21) di Paris, yang berisi tentang kesepakatan negara-negara untuk menahan Iaju kenaikan suhu bumi dengan mengurangi emisi karbon, maka trend energi dunia kini beralih menuju energi masa depan yang rendah karbon yaitu energi terbarukan.
 
Adapun sumber energi tersebut dapat berasal dari air, panas bumi, angin, surya, biomass, hingga gelombang. Oleh karena itu Agus menuturkan, pemerintah Indonesia harus mempersiapkan reguIasi yang tepat dengan disertai inovasi teknologi, untuk dapat membuka potensi potensi energi terbarukan yang ada di Indonesia. 
 
"Energi panas bumi adalah saIah satu dari energi terbarukan yang potensinya amat besar di Indonesia. Akan tetapi, pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia beium maksimal, sehingga baru dapat dimanfaatkan sekitar lima persen dari totaI potensi yang ada," katanya.
 
Lebih lanjut, politisi Partai Demokrat itu menegaskan DPR mendorong semua Iangkah-Iangkah yang dapat mempercepat pengembangan energi panas bumi di Indonesia. 
 
"Kami berharap agar langkah positif dapat didukung semua pihak sehingga bisa menghadapi tantangan secara bersama-sama. keberhasilan diskusi ini sangatlah menentukan untuk arah kebijakan energi panas bumi di masa mendatang dan mendapat hasil yang dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara," ungkapnya.
 
Adapun pertemuan atau  diskusi tingkat Senior Official Meeting (SOM) dilakukan secara tertutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika PGE Diakuisisi PLN, Potensi Geotermal Capai 28.000 MW

Jika PGE Diakuisisi PLN, Potensi Geotermal Capai 28.000 MW

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 11:38 WIB

Tahun 2025, Panas Bumi Targetkan Sumbang 7.200 MW

Tahun 2025, Panas Bumi Targetkan Sumbang 7.200 MW

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 10:09 WIB

Kapasitas Terpasang Listrik Panas Bumi Ditargetkan 1.653 MW

Kapasitas Terpasang Listrik Panas Bumi Ditargetkan 1.653 MW

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 14:28 WIB

Wapres JK Targetkan Penggunaan Panas Bumi Harus Capai 25 Persen

Wapres JK Targetkan Penggunaan Panas Bumi Harus Capai 25 Persen

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 13:58 WIB

Pemprov Aceh dan Pertamina Kerjasama Bangun Listrik Panas Bumi

Pemprov Aceh dan Pertamina Kerjasama Bangun Listrik Panas Bumi

Bisnis | Rabu, 11 Mei 2016 | 06:09 WIB

Investasi Panas Bumi untuk Energi Listrik Harus Terus Didorong

Investasi Panas Bumi untuk Energi Listrik Harus Terus Didorong

Bisnis | Jum'at, 12 Februari 2016 | 16:14 WIB

5 Perusahaan Energi Teken Kontrak Jual Beli Listrik Panas Bumi

5 Perusahaan Energi Teken Kontrak Jual Beli Listrik Panas Bumi

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2016 | 14:04 WIB

Rekind Akhirnya Rampungkan Pembangunan PLTP Kamojang

Rekind Akhirnya Rampungkan Pembangunan PLTP Kamojang

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 05:14 WIB

Kementerian BUMN Turun Tangan Selesaikan Masalah Panas Bumi

Kementerian BUMN Turun Tangan Selesaikan Masalah Panas Bumi

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 23:55 WIB

Ini Alasan PLN Tunda Pembelian Uap Panas Bumi dari Pertamina

Ini Alasan PLN Tunda Pembelian Uap Panas Bumi dari Pertamina

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 23:46 WIB

Terkini

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:02 WIB