IPO ZTO Express di Pasar Saham AS Tecatat Terbesar dari Cina

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 28 Oktober 2016 | 08:27 WIB
IPO ZTO Express di Pasar Saham AS Tecatat Terbesar dari Cina
Karyawan ZTO Express. [zto.com]

Penyedia jasa pengiriman paket terkemuka Cina, ZTO Express, sekarang menjadi perusahaan tercatat di NYSE diperdagangkan di bawah kode saham "ZTO,". Informasi ini menurut keterangan resmi perusahaan pada Kamis (28/10/2016).

Perusahaan yang berbasis di Shanghai itu berhasil menghimpun dana sekitar 1,4 miliar dolar AS dan menawarkan nilai pasar lebih dari 12 miliar dolar AS karena debutnya di pasar saham.

Ini merupakan IPO di AS yang terbesar oleh perusahaan Cina setelah raksasa e-commerce Alibaba yang mengumpulkan dan sekitar 21,8 miliar dolar AS pada 2014.

Sebagian besar dana hasil IPO akan digunakan untuk membeli lebih banyak tanah, fasilitas, peralatan dan truk, menurut prospektus.

Didirikan pada 2002, ZTO telah menyaksikan paket-paket yang dikirimnya melonjak menjadi 2,94 miliar pada 2015 dari 279 juta pada 2011, kata prospektus.

Perusahaan kurir ini meraup sekitar 4,2 miliar yuan (619 juta dolar AS) dari pendapatan di semester pertama 2016, sebuah peningkatan 70,8 persen dari tahun ke tahun, dengan tingkat keuntungan 24,9 persen.

Sektor jasa pengiriman Cina melompat ke depan didukung oleh "booming" pasar e-commerce, sehingga para pemain mencari dana-dana publik untuk menopang daya saing di pasar yang diperebutkan dengan sengit.

Yto Express, salah satu saingan utama ZTO, go public pada 20 Oktober, dengan pesaing lainnya SF Express, STO Express dan Yunda Exspres bersiap untuk masuk pasar modal. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Astra Graphia Raih Pendapatan Rp1,7 Triliun di Q3 2016

Astra Graphia Raih Pendapatan Rp1,7 Triliun di Q3 2016

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 08:33 WIB

Menguatnya Wall Street Picu Saham Eropa Melemah

Menguatnya Wall Street Picu Saham Eropa Melemah

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 08:25 WIB

Japfa Rilis Obligasi Senilai Rp1 Triliun

Japfa Rilis Obligasi Senilai Rp1 Triliun

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 09:34 WIB

Penguatan Pasar Saham AS Tertahan Penurunan Harga Minyak

Penguatan Pasar Saham AS Tertahan Penurunan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 09:14 WIB

Mitra Pinasthika Mustika Bidik Laba Tumbuh 20 Persen Akhir 2016

Mitra Pinasthika Mustika Bidik Laba Tumbuh 20 Persen Akhir 2016

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 12:51 WIB

HM Sampoerna Raih Laba Bersih Rp9,08 Triliun di Q3 2016

HM Sampoerna Raih Laba Bersih Rp9,08 Triliun di Q3 2016

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 12:04 WIB

Hari Ini IHSG Diperkirakan Melemah

Hari Ini IHSG Diperkirakan Melemah

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 11:44 WIB

Minggu Ini IHSG Diprediksi Bergerak Dikisaran 5.300  5.500

Minggu Ini IHSG Diprediksi Bergerak Dikisaran 5.300 5.500

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 11:36 WIB

Ciputra Surya Makin Hati-hati Merilis Proyek Baru

Ciputra Surya Makin Hati-hati Merilis Proyek Baru

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 08:50 WIB

Ketidakpastian Moneter Masih Membayangi Pasar Saham Eropa

Ketidakpastian Moneter Masih Membayangi Pasar Saham Eropa

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 08:40 WIB

Terkini

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:05 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:23 WIB

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB