Ini Tuntutan Mogok Para Sopir PT Pertamina Patra Niaga

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 02 November 2016 | 07:31 WIB
Ini Tuntutan Mogok Para Sopir PT Pertamina Patra Niaga
Sejumlah truk tangki melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di area depo Pertamina Plumpang, Jakarta, Jumat (8/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Kemarin, Selasa (1/11/2016) para sopir atau yang biasa disebut Awak Mobil Tangki (AMT) PT. Pertamina Patra Niaga Depot Plumpang Jakarta utara membuktikan keseriuasannya melakukan mogok kerja sebagai akibat gagalnya perundingan.
 
Tepat pada tanggal 26 September 2016, pihak Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudinakertrans) Jakarta Utara telah mengeluarkan nota pemeriksaan yang memerintahkan kepada PT. Pertamina Patra Niaga untuk segera mengangkat para sopir/ AMT nya menjadi karyawan tetap, membayarkan upah lembur yang belum dibayar sejak tahun 2011 dan memberlakukan jam kerja lembur jika para sopir tersebut bekerja melebihi 8 jam kerja sehari. Nota pemeriksaan yang dikeluarkan oleh Sudinakertrans Jakarta Utara merupakan hasil dari pemeriksaan bukti dan saksi atas laporan pengaduan pelanggaran norma ketenagakerjaan yang disampaikan oleh para sopir/AMT PT. Pertamina Patra Niaga.
 
"Namun setelah 14 hari kerja sejak dikeluarkannya nota pemeriksaan itu, pihak PT. Pertamina Patra Niaga memilih untuk tidak mengindahkan isi Nota Pemeriksaan. Alasannya bahwa tuntutan sopir/ AMT adalah kasus lama yang sudah dikalahkan oleh Pengadilan Hubungan Industrial Jakarta. Padahal pihak sopir/AMT PT.Pertamina Patra Niaga yang saat ini bernaung dibawah organisasi PK.SBTPI-FBTPI justru tidak pernah mengajukan gugatan ke PHI Jakarta," kata Ilhamsyah. Ketua Forum Buruh Transportasi Indonesia (FBTPI-KPBI).
 
Upaya perundingan-perundingan baik yang difasilitasi oleh Polda Metro Jaya maupun oleh Mabes Polri tidak menemukan kesepakatan dikarenakan pihak PT. Pertamina dan anak usahanya itu tetap tidak mau memenuhi tuntutan para pekerja.

Kesabaran 1000 AMT yang tergabung dalam Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia ( FBTPI) ini akhirnya habis dan ancaman pemogokan yang dimulai sejak tanggal 1 November 2016 ini telah dimulai. Seluruh sopir/ AMT berhenti beroperasi dan menggelar tenda pemogokan di depan pintu gerbang PT. Pertamina Patra Niaga Depot Plumpang.

Pemogokan kali ini tidak hanya diikuti oleh para sopir dari depot plumpang saja. Para sopir dari beberapa depot lain juga datang untuk melibatkan diri dalam perjuangan ini. Mereka diantaranya berangkat dari Bogor dan Lampung. "Bahkan para sopir/ AMT ini menegaskan, jika perusahaan tidak segera memenuhi tuntutannya, maka solidaritas pemogokan akan terus diikuti oleh depot-depot Pertamina di daerah-daerah," ujar Ilhamsyah.

Selain dari para sopir/ AMT yang hari ini ada dilokasi pemogokan, massa dari berbagai organisasi juga datang secara bergelombang untuk memberikan dukungan secara langsung. Diantaranya dari organisasi Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia ( KPBI ), FSP LEM, FGSBM, ASPEK, KASBI, Pergerakan Pelaut Indonesia dan FSUI. Beberapa hari menjelang pemogokan, dukungan juga sudah diberikan oleh organ pemuda dari lampung, mataram dan malang.

Tak hanya dari dalam negeri, dukungan dari luar negeri juga di sampaikan oleh Maritim Union Of Australia ( MUA ). Mereka menyatakan “ Dulu kami mendukungmu untuk kemerdekaan Indonesia, dan sekarang kami kembali mendukung perjuangan kalian”. 

Ini adalah bukti yang sekaligus membantah pernyataan-pernyataan yang terus dikeluarkan oleh PT. Pertamina maupun PT. Pertamina Patra Niaga yang menyatakan bahwa peserta pemogokan hanya 20 orang. Hari ini fakta dilapangan menunjukkan hampir 1000 sopir /AMT PT. Pertamina Patra Niaga telah berkumpul sejak dini hari tadi.

Upaya pihak PT. pertamina Patra Niaga menggantikan para sopir/ AMT dengan orang baru adalah merupakan pelanggaran undang-undang 13 tahun 2003. Selain itu, pihak pertamina juga menggunakan bantuan tentara untuk melakukan pengiriman BBM ke SPBU-SPBU di Jabodetabek dan Sukabumi. Ini juga merupakan pelanggaran terhadap tugas pokok dan fungsi TNI.

Semua ini hanya membuktikan betapa angkuh dan sombongnya PT. Pertamina dan PT. Pertamina Patra Niaga yang secara membabi buta melakukan pelanggaran undang-undang secara terus menerus dan mengabaikan hak-hak para sopir/ AMT yang telah bekerja puluhan tahun mengabdikan hidupnya untuk melayani distribusi BBM bagi masyarakat.
 
Ilhamsyah menegaskan bahwa para sopir/AMT PT. Pertamina Patra Niaga akan terus melakukan pemogokan hingga semua tuntutannya dipenuhi, diantaranya:

1. Berikan status karyawan tetap kepada seluruh sopir AMT I dan II.

2. Bayarkan upah lembur sejak 2011

3. Berlakukan jam kerja lembur

4. Berikan uang migas yang dihapus oleh perusahaan

5. Bayarkan kekurangan upah pokok office boy/cleaning service.

6. Pekerjakan kembali pekerja yang di PHK sewenang-wenang

7. Jalankan nota pemeriksaan Sudinakertrans Jakarta Utara


Jika PT. Pertamina Patra Niaga tidak segera memenuhi tuntutan ini, maka dipastikan pemogokan akan terus berlangsung. "Distribusi BBM ke Jabodetabek dan sukabumi akan terus terganggu," tutur pria yang akrab disapa Boing tersebut. 

Dan para pekerja juga menyerukan kepada para sopir/ AMT PT. Pertamina Patra Niaga dimanapun berada untuk melibatkan diri dalam pemogokan ini guna menuntut hak-hak sopir/ AMT yang terus dirampas oleh perusahaan. Perlawanan ini harus menjadi tonggak persatuan dari seluruh pekerja untuk melawan kedzoliman yang selama ini dilakukan oleh PT. Pertamina dan PT. Pertamina Patra Niaga. Agar seluruh rakyat Indonesia tahu, bahwa perusahaan ini telah mempelopori perbuatan melawan hukum.

Dan karena ini adalah perusahaan negara, maka para sopir/ AMT yang tergabung dalam Pimpinan Komisariat SBTPI-FBTPI PT. Pertamina Patra Niaga mendesak kepada presiden Jokowi untuk turun tangan segera menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh para sopir/ AMT ini.

"Tak lupa permohonan maaf disampaikan kepada seluruh masyarakat Jabodetabek dan Sukabumi atas terganggunya pasokan BBM selama beberapa waktu kedepan. Para pekerja berharap persoalan ini segera selesai dan mereka dapat segera kembali bekerja seperti biasa," tutup Boing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sopir Tangki BBM Mogok Kerja, Pertamina Jamin Distribusi BBM Aman

Sopir Tangki BBM Mogok Kerja, Pertamina Jamin Distribusi BBM Aman

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 13:31 WIB

PGN Relokasi Pipa Gas Untuk Dukung LRT Palembang

PGN Relokasi Pipa Gas Untuk Dukung LRT Palembang

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 07:32 WIB

Inilah Alasan Pertamina Pantas Menjadi Induk Holding BUMN Energi

Inilah Alasan Pertamina Pantas Menjadi Induk Holding BUMN Energi

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 07:09 WIB

Pertamina Penuhi Syarat Jadi Holding BUMN Energi

Pertamina Penuhi Syarat Jadi Holding BUMN Energi

Bisnis | Minggu, 30 Oktober 2016 | 04:13 WIB

Produksi Pertamina Lubricants

Produksi Pertamina Lubricants

Foto | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 18:04 WIB

Inilah Alasan PLN Sebaiknya Tidak Akuisisi PGE

Inilah Alasan PLN Sebaiknya Tidak Akuisisi PGE

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 09:33 WIB

Pertagas Niaga Siap Pasok Gas Untuk Pelabuhan Muaro Jambi

Pertagas Niaga Siap Pasok Gas Untuk Pelabuhan Muaro Jambi

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 15:20 WIB

Tanpa APBN, PGN Terus Perluas Infrastruktur Gas Nasional

Tanpa APBN, PGN Terus Perluas Infrastruktur Gas Nasional

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 14:46 WIB

Pertamina Siapkan Kegiatan Pengeboran Blok Mahakam Mulai 2017

Pertamina Siapkan Kegiatan Pengeboran Blok Mahakam Mulai 2017

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 13:20 WIB

Pakai Gas Bumi PGN, Genteng Majalengka Ini Diekspor ke Malaysia

Pakai Gas Bumi PGN, Genteng Majalengka Ini Diekspor ke Malaysia

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 10:44 WIB

Terkini

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:40 WIB

IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran

IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:19 WIB

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB

Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:20 WIB

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:11 WIB

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 11:54 WIB

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 11:12 WIB

IHSG Melemah di Awal Pekan Saat Perang AS-Iran Memanas, Cek Saham-saham Rekomendasi

IHSG Melemah di Awal Pekan Saat Perang AS-Iran Memanas, Cek Saham-saham Rekomendasi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 10:50 WIB

IHSG Makin Terpuruk Pagi Ini, Kembali Bergerak ke level 6.900

IHSG Makin Terpuruk Pagi Ini, Kembali Bergerak ke level 6.900

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 09:13 WIB

BRI Multiguna Karya, Solusi Renovasi Rumah Nyaman Setelah Lebaran

BRI Multiguna Karya, Solusi Renovasi Rumah Nyaman Setelah Lebaran

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 09:00 WIB