Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

WIKA akan Raih Dana Rp 6,1 Triliun Dari Rights Issue

Adhitya Himawan

Selasa, 08 November 2016 | 09:07 WIB
WIKA akan Raih Dana Rp 6,1 Triliun Dari Rights Issue
Aset industri PT Wijaya Karya Tbk. [wika.co.id]

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan memperoleh dana sekitar Rp6,14 triliun dari penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Jumlah saham yang akan diterbitkan sebanyak 2,80 miliar saham baru atau maksimal 31,45 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue.

Setiap pemegang 80.000 saham lama berhak memperoleh sebanyak 36.697 HMETD, dimana setiap satu HMETD berhak membeli satu saham baru seharga Rp 2.180 per saham. Bahana Securities, Danareksa Sekuritas dan Mandiri Sekuritas bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer). Aksi korporasi ini telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 22 Agustus lalu. Periode perdagangan HMETD akan dilaksanakan pada 17— 23 November 2016.

Dana rights issue akan digunakan untuk merealisasikan proyek—proyek infrastruktur strategis yang menjadi prioritas pemerintah antara lain Pembangunan Jalan Tol Soreang—Pasir Koja, jalan tol Manado—Bitung, jalan tol Balikpapan—Samarinda, PLTU Banten 2x1.000 MW, PLTU Aceh 2x200 MW, Water Treatment Plant (WTP) Jatiluhur 5.000 1/detik dan pembangunan Kawasan Industri Kuala Tanjung. 

"Rights issue merupakan hal yang positif bagi WIKA. Aksi korporasi ini akan memberikan dana segar yang nantinya bisa digunakan untuk membiayai ekspansi usahanya. Selain mendapat dana segar, rights issue tersebut berpotensi menaikkan likuiditas perdagangan sahamnya karena jumlah saham beredarnya akan meningkat dari saat ini sebanyak 6,15 miliar saham. Struktur modalnya juga akan semakin kuat," kata Analys Recapital Securities, Adi Kiswoyo Joe, dalam keterangan resmi, Senin (7/11/2016).

Hingga 3Q16, perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp9,34 triliun, naik sekitar 15,4 persen yoy. Naiknya pendapatan menopang pertumbuhan laba bersih tahun berjalan sebesar 11,8 persen yoy menjadi Rp 470,79 miliar. Selain dari kenaikan pendapatan, naiknya laba bersih juga didukung oleh kenaikan laba pada ventura bersama dari sebesar Rp177,95 miliar menjadi Rp180,13 miliar dan perolehan pendapatan lain—lain sebesar Rp45,41 miliar dari sebelumnya beban lain—lain Rp 46,94 miliar.

NIPS Berhasil Mencetak Untung Rp28 Miliar di Q3 2016

Kinerja PT Nipress Tbk (NIPS) cukup memuaskan di kuartal III tahun 2016. Ini terlihat dari penjualan aki kendaraan mengalami peningkatan. Sehingga laba bersih pun ikut terdongkrak. Produsen aki motor dan mobil ini mencatatkan kenaikan penjualan 2 persen menjadi Rp 761 miliar dari periode sama tahun lalu yang sebesar Rp747 miliar. Peningkatan penjualan ini dirasakan dari lini produk aki mobil dan motor. Penjualan aki mobil naik 8,3 persen menjadi Rp416 miliar di kuartal III tahun 2016 yoy dan penjualan aki motor naik 17 persen menjadi Rp102 miliar yoy.

Begitu pula dengan penjualan lithium meningkat 13 kali lipat, menjadi Rp2 miliar dari Rp142 juta. Namun penjualan aki industri turun 13 persen menjadi Rp240 miliar dari Rp275 miliar yoy. Dengan peningkatan penjualan, perusahaan ini mampu mencatat laba Rp28,5 miliar dari periode sama tahun lalu yang masih mencetak rugi Rp3,9 miliar. Peningkatan laba juga ditunjang keuntungan dari selisih kurs sebesar Rp12,4 miliar. Namun NIPS juga memiliki utang yang akan jatuh tempo dari waktu satu tahun dari pinjaman bank sebesar Rp23 miliar dan sewa pembiayaan sebesar Rp12,8 miliar. Sebagai informasi, berdasarkan segemen. Geografis pasar aki NIPS tak hanya berasal dari Indonesia, namun juga ekspor ke Asia, Afrika, timur tengah, Amerika dan Eropa yang juga mengalami peningkatan penjualan.

"Kinerja NIPS yang cenderung stabil karena masih survive nya bisnis aki. Karena produksi aki NIPS juga di jual ke luar negeri serta memproduksi aki untuk banyak sektor, seperti sektor telekomunikasi,
dll. Sehingga bisnis NIPS akan tahan terhadap pelemahan di beberapa sektor karena penjualannya menyebar ke banyak sektor," tutup Adi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

United Tractor Bidik PLTU Senilai 1,8 Milliar Dolar AS

United Tractor Bidik PLTU Senilai 1,8 Milliar Dolar AS

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 08:56 WIB

IHSG Minggu Ini Diprediksi Bergerak Sideway 5.100-5.500

IHSG Minggu Ini Diprediksi Bergerak Sideway 5.100-5.500

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 13:03 WIB

Gajah Tunggal Bukukan Kenaikan Penjualan 6,5 Persen di Q3 2016

Gajah Tunggal Bukukan Kenaikan Penjualan 6,5 Persen di Q3 2016

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 11:49 WIB

AKKU Akan Rights Issue 6,1 Miliar Saham

AKKU Akan Rights Issue 6,1 Miliar Saham

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 16:15 WIB

Trisula Internasional akan Buyback Saham

Trisula Internasional akan Buyback Saham

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 15:22 WIB

BJB Dapat Peringkat Nasional Jangka Panjang dari Fitch Rating

BJB Dapat Peringkat Nasional Jangka Panjang dari Fitch Rating

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 09:02 WIB

Laba Bersih Gudang Garam Naik 46,8 persen di Q3 2016

Laba Bersih Gudang Garam Naik 46,8 persen di Q3 2016

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 10:00 WIB

Pendapatan Bersih Astra Internasional Turun 4 Persen di Q3 2016

Pendapatan Bersih Astra Internasional Turun 4 Persen di Q3 2016

Bisnis | Rabu, 02 November 2016 | 09:33 WIB

Laba Bersih Lippo Cikarang di Q3 2016 Capai Rp525 Miliar

Laba Bersih Lippo Cikarang di Q3 2016 Capai Rp525 Miliar

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 11:14 WIB

Reliance Securities Raih Pendapatan Usaha Rp81 Miliar

Reliance Securities Raih Pendapatan Usaha Rp81 Miliar

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 08:51 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB