United Tractor Bidik PLTU Senilai 1,8 Milliar Dolar AS

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 08 November 2016 | 08:56 WIB
United Tractor Bidik PLTU Senilai 1,8 Milliar Dolar AS
United Tractors. [unitedtractors.com]

PT United Tractors Tbk (UNTR) tengah mengikuti tiga tender pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dengan total kapasitas sekitar 900 megawatt (MW). Total nilai proyek PLTU di Bangka, Kalimantan Timur dan
Kalimantan Selatan tersebut diperkirakan sekitar 1,8 milliar Dolar Amerika Serikat (AS).

Menurut, Iwan Hadiantoro, selaku Direktur Keuangan Perseroan, mengatakan Perseroan tengah mengikuti tender PLTU berkapasitas 300 MW pada masing-masing lokasi. Kemudian, Perseroan menggandeng perusahaan China untuk membentuk konsorsium dalam salah satu tender tersebut. Perseroan berharap dapat memiliki saham sekitar 20 persen hingga 50 persen pada konsorsium.

"Rencana mengikuti tiga tender pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dengan total kapasitas sekitar 900 megawatt (MW) dan memiliki nilai proyek sekitar 1,8 milliar Dolar AS akan memberikan dampak positif bagi UNTR. Hal ini akan menambah kapasitas pembangkit listrik Perseroan serta akan meningkatkan pendapatan diluar bisnis batubara Perseroan di kemudian hari. Saat ini kontribusi pendapatan dari bisnis
listrik belum berdampak signifikan," kata Analys Recapital Securities Adi Kiswoyo Joe, dalam keterangan resmi, Senin (7/11/2016).

Pendapatan diluar bisnis batubara termasuk bisnis infrastruktur hanya berkontribusi sebesar 15 persen terhadap pendapatan konsolidasi dan untuk kedepannya Perseroan menargetkan bisnis diluar batubara dapat berkontribusi menjadi 40 persen terhadap pendapatan konsolidasi Perseroan. Selain membidik tiga tender PLTU, saat ini Perseroan juga tengah memfinalisasi pinjaman senilai 3,2 milliar Dolar AS untuk mendanai pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tanjung Jati 5 dan 6 berkapasitas 2x1000 MW yang senilai 4 milliar Dolar AS.

Seperti diketahui, pendanaan PLTU akan dikucurkan oleh delapan bank. The Japan Bank for International Corporation (JBIC) berkomitmen memberikan 50 persen dari total pinjaman, sisanya akan di bagi oleh lima bank Jepang dan dua bank asal Prancis. Perseroan memiliki 25 persen saham dalam proyek PLTU Tanjung Jati 5 dan 6. Sementara Sumitomo Corp memiliki 50 persen saham dan Kansai Electric sebesar 25 persen saham.

Pabrik hilir SIMP Rampung Awal 2018

PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) terus memperkuat posisi di bisnis hilir (downstream) sektor komoditas. SIMP ini bakal menyelesaikan pabrik pengolahan CPO di Surabaya, Jawa Timur. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi 1.000 metrik ton (mt) per hari. Nanti, SIMP akan menggunakan pabrik ini untuk mengolah minyak sawit menjadi produk margarin dan minyak goreng. Penyelesaiannya diperkirakan akan tercapai pada kuartal satu 2018 mendatang.

Produk turunan CPO ini memang memiliki nilai lebih atau value added ketimbang produk CPO. Sehingga, hal ini mampu menetralisir sentimen negatif fluktuasi harga komoditas minyak sawit mentah. Beda dengan CPO yang mengikuti harga pasar, harga produk turunan CPO bisa ditentukan oleh perusahaan. SIMP juga akan menyelesaikan tiga pabrik kelapa sawit (PKS). Dua di antaranya terletak di Kalimantan dengan kapasitas produksi masing-masing 45 ton per jam.

Pabrik yang satu akan tuntas pada kuartal II-2017, dan satu pabrik lainnya ditargetkan bisa selesai pada 2018. Selain itu, SIMP juga akan menyelesaikan pabrik serupa di Sumatra Selatan dengan kapasitas 30
ton per jam. Peningkatan bisnis hilir ini menjadi penopang kinerja SIMP. SIMP hanya mencatat kenaikan penjualan 2 persen menjadi Rp10,27 triliun pada periode sembilan bulanan tahun ini jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, laba bersih SIMP tertolong oleh divisi minyak dan lemak nabati. Karena divisi ini, laba bersih SIMP melesat hingga 296,95 persen menjadi Rp295,21 miliar. Penjualan segmen minyak dan lemak nabati mencapai Rp7,12 triliun. Angka ini naik 14 persen.

Porsi pendapatan dari segmen minyak dan lemak nabati naik dari 62,03 persen per September 2015 menjadi 68,93 persen dari total pendapatan pada akhir kuartal tiga 2016. Sedangkan pendapatan segmen perkebunan dari hasil penjualan kepada pelanggan eksternal justru turun 16,49 persen, setelah cenderung stagnan dalam dua tahun belakangan. Pendapatan segmen perkebunan SIMP dalam sembilan bulan pertama tahun ini mencapai Rp3,19 triliun.

"Pembangunan pabrik CPO yang baru ini akan mengimbangi kenaikan produksi buah tandan segar dari perkebunan SIMP sehingga diharapkan bisa menaikan produksi yang akan berimbas kepada kenaikan
penjualan dan kenaikan net profit bagi SIMP ke depannya," tutup Adi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IHSG Minggu Ini Diprediksi Bergerak Sideway 5.100-5.500

IHSG Minggu Ini Diprediksi Bergerak Sideway 5.100-5.500

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 13:03 WIB

Gajah Tunggal Bukukan Kenaikan Penjualan 6,5 Persen di Q3 2016

Gajah Tunggal Bukukan Kenaikan Penjualan 6,5 Persen di Q3 2016

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 11:49 WIB

AKKU Akan Rights Issue 6,1 Miliar Saham

AKKU Akan Rights Issue 6,1 Miliar Saham

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 16:15 WIB

Trisula Internasional akan Buyback Saham

Trisula Internasional akan Buyback Saham

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 15:22 WIB

BJB Dapat Peringkat Nasional Jangka Panjang dari Fitch Rating

BJB Dapat Peringkat Nasional Jangka Panjang dari Fitch Rating

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 09:02 WIB

Laba Bersih Gudang Garam Naik 46,8 persen di Q3 2016

Laba Bersih Gudang Garam Naik 46,8 persen di Q3 2016

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 10:00 WIB

Pendapatan Bersih Astra Internasional Turun 4 Persen di Q3 2016

Pendapatan Bersih Astra Internasional Turun 4 Persen di Q3 2016

Bisnis | Rabu, 02 November 2016 | 09:33 WIB

Laba Bersih Lippo Cikarang di Q3 2016 Capai Rp525 Miliar

Laba Bersih Lippo Cikarang di Q3 2016 Capai Rp525 Miliar

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 11:14 WIB

Reliance Securities Raih Pendapatan Usaha Rp81 Miliar

Reliance Securities Raih Pendapatan Usaha Rp81 Miliar

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 08:51 WIB

Vale Indonesia Mengalami Rugi 7 Juta Dolar AS di Q3 2016

Vale Indonesia Mengalami Rugi 7 Juta Dolar AS di Q3 2016

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 10:08 WIB

Terkini

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:28 WIB

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:26 WIB

Bahlil: Semua Proyek Energi Digas, dari Panas Bumi hingga Angin

Bahlil: Semua Proyek Energi Digas, dari Panas Bumi hingga Angin

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:12 WIB