Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tahun Depan Tenaga Kerja Konstruksi BUMN Harus Bersertifikat

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 08 November 2016 | 12:04 WIB
Tahun Depan Tenaga Kerja Konstruksi BUMN Harus Bersertifikat
Sertifikasi tenaga kerja konstruksi BUMN. [Dok Kementerian PUPR]

Indonesia memiliki kurang lebih 7 juta tenaga konstruksi, namun saat ini baru 7,2 persen yang bersertifikat. Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Yusid Toyib mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seusai membuka kegiatan Lomba dan Saresehan Pekerja Kontruksi 2016, di Balai Material dan Peralatan Konstruksi di Jakarta, Senin (7/11/2016), mengatakan sertifikasi tenaga kerja konstruksi bertujuan untuk melindungi tenaga kerja nasional agar memiliki nilai tambah dan siap menghadapi perdagangan bebas masyarakat ekonomi ASEAN 2015 dan Asia Pasifik 2020 serta melindungi badan usaha jasa konstruksi agar memiliki tenaga kerja yang kompeten.

Pasar konstruksi Indonesia sendiri sangat menjanjikan. Tahun 2014, Indonesia menjadi pasar jasa konstruksi terbesar di ASEAN dengan nilai 267 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) atau kurang lebih Rp3.471 triliun.

Salah satu yang disasar untuk percepatan sertifikasi adalah para tenaga kerja konstruksi yang bekerja di BUMN konstruksi.

"Pada tahun 2017 di semua kontraktor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mempekerjakan tenaga konstruksi harus memiliki sertifikat," kata Yusid Toyib yang

Kementerian PUPR sendiri terus berupaya melakukan percepatan seritifikasi tenaga kerja diberbagai daerah di Indonesia diantaranya melalui pengiriman Mobile Training Unit (MTU) ke daerah-daerah dan program link and match dengan dunia pendidikan.

Sementara itu Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Tri Widjayanto dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kementerian PUPR yang telah menerbitkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 5 tahun 2014 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). "Ini merupakan suatu terobosan dimana K3 dijadikan arah atau pegangan bagi insan penyedia jasa kontruksi,” tuturnya.

Ditambahkannya LPJK juga mendorong agar seluruh pekerja di sektor kontruksi sesuai amanat pasal 9 dari Undang Undang (UU) Jasa Kontruksi Nomor 18 tahun 1999 bahwa seluruh pekerja di sektor konstruksi diharuskan bersetifikat. Namun kenyataannya sampai dengan saat ini dari data yang ada, dari 7 juta pekerja kontruksi, hanya 7,2% yang bersertifikat.

Dikatakannya LPJK bersama Kementerian PUPR akan terus melakukan jemput bola untuk melakukan sertifikasi pekerja konstruksi sebagai tindak lanjut dari gerakan nasional sebagaimana dicanangkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada kesempatan lalu di Gelora Bung Karno.

Sementara itu Direktur Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi yang juga Ketua Panitia acara Masrianto dalam laporannya mengatakan, ada sebanyak 11 bidang kerja yang dilombakan dan diikuti tenaga terampil bidang jasa konstruksi yakni : pemasangan batu bata, pemasangan scaffolding, pemasangan keramik, plumbing, pembesian, juru ukur, juru gambar, instalasi listrik, operator excavator, PL pekerjaan gedung dan jalan.

Lomba dan Saresehan Pekerja Kontruksi 2016 ini yang mengangkat tema "Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi Indonesia Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)" ini diikuti oleh 554 peserta dari seluruh provinsi dimana masing-masing mengirimkan sebanyak 15 peserta.

Kriteria penjurian yakni Memiliki Sertifikasi Kompetensi berupa Sertifikat Keterampilan (SKT), Kecepatan, ketepatan, kerapihan, semangat, pemecahan masalah dalam menemui kendala di lapangan, serta kesesuaian peserta lomba dengan kelas lomba.

Selain acara Lomba dan Saresehan Pekerja Kontruksi dalam rangka memperingati hari Bhakti PU ke-71, juga diselenggarakan pula kegiatan Kompetisi Foto Konstruksi Indonesia, Lomba/Karya Tulis Jurnalistik, Penghargaan Karya Konstruksi, Penghargaan Kinerja Proyek Konstruksi 2016, serta Pameran Konstruksi Indonesia 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BRI Jalin Kerjasama Layanan Transaksi Perbankan dengan Sarinah

BRI Jalin Kerjasama Layanan Transaksi Perbankan dengan Sarinah

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 07:29 WIB

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pulau Terluar Perbatasan RI

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pulau Terluar Perbatasan RI

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 13:59 WIB

Proyek Jalan Tol Becakayu Seksi I Sudah Mencapai 78 Persen

Proyek Jalan Tol Becakayu Seksi I Sudah Mencapai 78 Persen

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 13:35 WIB

Gandeng LINE, Bank Mandiri Kembangkan Mandiri e-Cash

Gandeng LINE, Bank Mandiri Kembangkan Mandiri e-Cash

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 13:16 WIB

Jokowi Pastikan Jalan Tol Becakayu Bisa Beroperasi Maret 2017

Jokowi Pastikan Jalan Tol Becakayu Bisa Beroperasi Maret 2017

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 11:19 WIB

Waiting Time di Pelabuhan Tanjung Priok Kurang dari 30 Menit

Waiting Time di Pelabuhan Tanjung Priok Kurang dari 30 Menit

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 09:26 WIB

Pemukiman Bantaran Sungai di Seluruh Indonesia akan Ditertibkan

Pemukiman Bantaran Sungai di Seluruh Indonesia akan Ditertibkan

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 13:18 WIB

Tol Balikpapan-Samarinda Ditargetkan Rampung 2018

Tol Balikpapan-Samarinda Ditargetkan Rampung 2018

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 09:34 WIB

Kementerian PUPR Bangun 12 Kebun Raya di Indonesia

Kementerian PUPR Bangun 12 Kebun Raya di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 09:17 WIB

Kementerian PUPR Kelola Aset Sebesar Rp802 Triliun

Kementerian PUPR Kelola Aset Sebesar Rp802 Triliun

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 09:11 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB