Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Menhub Siapkan 4 Jurus Jitu untuk Mantapkan Tol Laut

Adhitya Himawan

Sabtu, 12 November 2016 | 11:50 WIB
Menhub Siapkan 4 Jurus Jitu untuk Mantapkan Tol Laut
Kapal Tol Laut Logistik Natuna di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (25/10). [Antara]

Untuk memantapkan keberhasilan program tol laut yang dicanangkan Pemerintah, Kementerian Perhubungan akan melakukan 4 hal. Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pada acara Indonesian Cabotage Advocation Forum ke-6 dan Forum Konsolidasi Industri Kemaritiman Nasional yang diselenggarakan Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia di Jakarta, Rabu (9/11/2016).

“Untuk memantapkan program tol laut, kita harus melakukan beberapa hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Setidaknya ada 4 hal yang akan kita inisiasi dalam upaya mengembangkan tol laut,” jelas Menhub Budi.

Menhub mengatakan, hal pertama yang dilakukan yaitu, memberikan stimulus bagi para pelaku-pelaku agrikultur di wilayah timur, agar ada suatu produk dari wilayah tersebut yang dapat mengisi muatan balik kapal-kapal dari wilayah timur ke wilayah barat.

“Hal itu perlu dilakukan agar ada daya dobrak dari wilayah timur untuk menghasilkan barang produktif yang bisa dibawa kembali oleh kapal-kapal ke wilayah barat,” ujarnya.

Hal kedua yaitu, merevitalisasi pelabuhan-pelabuhan dengan melibatkan peran BUMN dan Swasta.

“Kami banyak mengelola pelabuhan tapi masih kurang sinergi. Untuk itu kami ajak swasta dan BUMN untuk turut serta mengembangkan dan merevitalisasi agar lebih sinergi, sehingga lebih bisa memberikan nilai tambah bagi daerah tersebut,” ungkapnya.

Hal ketiga, yaitu dengan melibatkan semua pelaku industri perkapalan, agar perusahaan pelayaran yang bekerja di sistem yang ada lebih produktif dan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Sedangkan yang keempat, yaitu memberikan ruang yang lebih besar bagi galangan kapal untuk ikut serta membangun kapal.

“Kami sedang perjuangkan yaitu agar proses pembelian kapal tidak lagi dilakukan Kemenhub, tapi oleh swasta. Kemudian kami meminta ijin kepada Kemenkeu agar bisa berikan kontrak jangka panjang antara 5 sampai 10 tahun kepada perusahaan pelayaran, agar bisa hidup. Jadi, Swasta beli kapal ke galangan, kami (Kemenhub) tinggal memberikan subsidi ke masing-masing pihak dan mengontrol apakah uang subdisidi itu manfaatnya sampai ke masyarakat,” tuturnya.

Hasil Nyata Program Tol Laut Sudah Terasa

Program tol laut beserta pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi yang telah dijalankan pemerintah telah membuahkan hasil nyata. Menhub Budi mengatakan, pada tahun 2016 ini, telah ada 96 trayek perintis dan 6 trayek tol laut.

Pengembangan yang dilakukan, lanjut Menhub Budi, terbukti mampu menurunkan disparitas harga antara wilayah Timur dan Barat.

“Harga Semen di pulau Sabu (provinsi NTT) turun 14 persen, dan harga ayam ras di Namlea (Maluku) turun 49 persen,” imbuhnya.

Menhub Budi menyampaikan, sesuai arahan Presiden bahwa dalam setiap pembangunan infrastruktur, harus dapat dioptimalkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Upayakan yang kita bangun itu deliver atau hadir. Jangan bangun pelabuhan panjang-panjang tetapi kapalnya tidak ada, incomenya tidak ada, dan barangnya tidak ada. Untuk itu upaya-upaya itu harus tetap dilakukan agar target kita menjadi poros maritim dunia dapat terwujud,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Biaya Bangun Jalur KA Yogyakarta-Magelang Diprediksi Rp6 Triliun

Biaya Bangun Jalur KA Yogyakarta-Magelang Diprediksi Rp6 Triliun

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 14:52 WIB

Menhub akan Hidupkan Lagi Jalur KA Yogyakarta-Magelang

Menhub akan Hidupkan Lagi Jalur KA Yogyakarta-Magelang

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 13:09 WIB

Menhub Kembangkan Pelabuhan Padangbai di Bali untuk Pariwisata

Menhub Kembangkan Pelabuhan Padangbai di Bali untuk Pariwisata

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 12:57 WIB

Waiting Time di Pelabuhan Tanjung Priok Kurang dari 30 Menit

Waiting Time di Pelabuhan Tanjung Priok Kurang dari 30 Menit

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 09:26 WIB

Kemenhub Sediakan 50 Bus untuk Pulangkan Demonstran 4 November

Kemenhub Sediakan 50 Bus untuk Pulangkan Demonstran 4 November

News | Sabtu, 05 November 2016 | 10:25 WIB

Pemerintah akan Ratifikasi Konvensi ICAO Soal Peledak Plastik

Pemerintah akan Ratifikasi Konvensi ICAO Soal Peledak Plastik

News | Jum'at, 04 November 2016 | 14:31 WIB

Menhub: Transportasi Udara Topang Poros Maritim

Menhub: Transportasi Udara Topang Poros Maritim

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 14:24 WIB

Kemenhub Segera Gandeng BUMN dan Swasta Buat Kelola Infrastruktur

Kemenhub Segera Gandeng BUMN dan Swasta Buat Kelola Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 12:41 WIB

KA Perintis Aceh Mulai Beroperasi 10 November 2016

KA Perintis Aceh Mulai Beroperasi 10 November 2016

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 11:10 WIB

PT KAI Operasikan KA Perintis Lubukalung - Kayutanam

PT KAI Operasikan KA Perintis Lubukalung - Kayutanam

Bisnis | Rabu, 02 November 2016 | 11:48 WIB

Terkini

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB