Harga Pertamax Kembali Naik

Ardi Mandiri

Kamis, 17 November 2016 | 05:11 WIB
Harga Pertamax Kembali Naik
Pengendara mengisi bahan bakar Pertamax di SPBU Abdul Muis Jakarta, Senin (24/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Harga bahan bakar minyak (BBM) umum PT Pertamina (Persero) jenis Pertamax dan Pertamax Plus naik mulai Rp50 hingga Rp250 per liternya yang berlaku efektif mulai Rabu.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu, perubahan harga yang berbeda-beda di setiap wilayah Indonesia terhitung mulai 16 November 2016 pukul 00.00 WIB.

Untuk BBM jenis Pertamax di provinsi Sumatera Utara dan Bengkulu naik Rp100 per liter. Harga Pertamax di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali naik Rp150 per liter. Di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat Pertamax naik Rp250 per liter. Sementara harga Pertamax Plus naik Rp50 per liter di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Sedangkan di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat harga Pertamax Plus naik Rp150 per liter.

Dengan demikian perubahan harga Pertamax di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten dan sekitarnya yang sebelumnya dibanderol Rp7.350 per liter, mulai hari ini menjadi Rp7.600 per liter. Sedangkan Pertamax Plus dari semula Rp8.250 per liter menjadi Rp8.400 per liter.

Namun demikian Pertamina tidak menaikkan harga BBM produk baru jenis Pertalite, Dexlite, dan Pertamax Turbo. Wianda mengemukakan tidak dinaikkannya harga BBM tersebut dikarenakan tingginya minat konsumen terlihat dari penjualan yang terus meningkat.

"Sebagai bentuk apreasiasi terhadap konsumen Pertamina memutuskan harga BBM jenis baru tersebut tidak dilakukan perubahan," kata Wianda.

Dia mengungkapkan rata-rata penjualan harian BBM jenis Pertalite tumbuh 611 persen pada September dibandingkan Januari 2016. Pertumbuhan penjualan rata-rata harian juga terjadi pada Dexlite, di mana pada April 2016 masih tercatat 47 KL per hari naik pada September menjadi 625 KL per hari.

"Kami sangat mengapresiasi konsumen BBM Pertamina yang sampai dengan Triwulan III konsumsinya melonjak hingga 400 persen," kata Wianda Pusponegoro. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Libur Idul Adha, Konsumsi Pertamax Series Diprediksi Naik 11%

Libur Idul Adha, Konsumsi Pertamax Series Diprediksi Naik 11%

Otomotif | Kamis, 08 September 2016 | 21:30 WIB

Pertamina Luncurkan Pertamax Turbo di Belgia

Pertamina Luncurkan Pertamax Turbo di Belgia

Bisnis | Minggu, 31 Juli 2016 | 23:06 WIB

Terkini

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:02 WIB

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB

×