Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

OPEC Putuskan Pangkas Produksi Minyak 1,2 Juta BPH

Adhitya Himawan

Kamis, 01 Desember 2016 | 06:34 WIB
OPEC Putuskan Pangkas Produksi Minyak 1,2 Juta BPH
Ilustrasi Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC). (Shutterstock)

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada Rabu memutuskan untuk memangkas produksi minyaknya sebesar 1,2 juta barel per hari (bph). Selain itu, OPEC juga menetapkan pagu produksi minyak di 32,5 juta barel per hari.

Pengurangan produksi ini berlaku mulai 1 Januari 2017, merupakan pemotongan produksi minyak pertama kartel sejak 2008. Pengurangan ini sedang dikoordinasikan dengan negara produsen non-OPEC, Rusia, yang berjanji akan memangkas produksinya 300.000 barel per hari.

Menteri Energi Qatar Mohammed Al-Sada, Presiden OPEC, mengatakan kesepakatan itu dicapai dengan suara bulat kecuali untuk Indonesia, yang kini telah ditangguhkan keanggotaannya dari kartel.

Menurut data yang ditawarkan oleh OPEC, produsen minyak terbesar, Arab Saudi mengambil bagian terbesar dari pengurangan, 486.000 barel per hari.

Sementara itu, Iran diizinkan untuk memproduksi 3.79 juta barel per hari, sebuah angka moderat yang tampaknya konsisten dengan posisinya yang bersikeras untuk dibebaskan dari pengurangan minyak, mengatakan bahwa negara itu perlu memulihkan produksi minyaknya setelah pencabutan sanksi Barat.

Irak, yang diklaim dibebaskan dari pengurangan karena memerangi ekstrimis, juga bergabung dengan pengurangan, memangkar produksi minyak 210.000 barel per hari.

Dengan hasil tersebut, Arab Saudi, produsen terbesar dan pemimpin de facto kartel tampak membuat kompromi dan mengambil bagian terbesar dalam pengurangan produksi minyak.

Produksi minyak mentah OPEC naik ke rekor 33,83 juta barel per hari pada Oktober, sekitar sepertiga dari produksi minyak dunia, menurut Badan Energi Internasional (IEA), dan produksi dari 14 negara anggota kelompok itu telah naik selama lima bulan berjalan. Pada Oktober, pasokan OPEC mencapai hampir 1,3 juta barel per hari di atas tahun lalu.

IEA yakin bahwa jika negara-negara OPEC melaksanakan resolusi Aljir mereka, sebagai akibat pemotongan produksi kita akan melihat pasar bergerak dari surplus ke defisit yang sangat cepat pada 2017.

Negara-negara anggota OPEC telah bertemu di Aljir, ibu kota Aljazair, dan organisasi mengumumkan akan mengkaji bagaimana mengatur plafon produksi antara 32,5 juta barel per hari hingga 33,0 juta barel per hari.

Penurunan produksi minyak yang dijanjikan OPEC dan produsen non-OPEC akan lebih dari 1,5 juta barel per hari.

Tidak jelas apakah produsen non-OPEC lain, selain Rusia, akan dapat bergabung dengan pengurangan produksi minyak.

Keputusan OPEC diikuti oleh melompatnya harga minyak pada Rabu, namun analis masih meragukan apakah pemangkasan produksi tersebut bisa menyelamatkan pasar minyak.

John Hall Fei, ketua Alfa Energi mengatakan kesepakatan pengurangan bisa "menyelamatkan OPEC", tetapi akan membawa minyak serpih (shale oil) kembali, mencatat perusahaan-perusahaan minyak serpih AS senang dengan kesimpulan ini dan akan meningkatkan rig sesegera mungkin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Iran dan Irak Bersedia Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Naik

Iran dan Irak Bersedia Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Naik

Bisnis | Selasa, 29 November 2016 | 06:27 WIB

Minyak Dunia Terus Melorot Dipicu Tren Kelebihan Pasokan

Minyak Dunia Terus Melorot Dipicu Tren Kelebihan Pasokan

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 08:18 WIB

Produksi Minyak AS Tertinggi Sejak Tahun 1972

Produksi Minyak AS Tertinggi Sejak Tahun 1972

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 06:48 WIB

Forextime Akui Harga Minyak Dunia Makin Tergelincir

Forextime Akui Harga Minyak Dunia Makin Tergelincir

Bisnis | Rabu, 02 November 2016 | 10:46 WIB

Harga Minyak Dunia Naik ke Level Tertinggi Baru di 2016

Harga Minyak Dunia Naik ke Level Tertinggi Baru di 2016

Bisnis | Kamis, 09 Juni 2016 | 06:06 WIB

OPEC Gagal Lagi Tetapkan Kuota Produksi Minyak

OPEC Gagal Lagi Tetapkan Kuota Produksi Minyak

Bisnis | Jum'at, 03 Juni 2016 | 08:53 WIB

Mulai 2016, Skyland Petroleum Pasok Gas ke Cina dari Eropa Timur

Mulai 2016, Skyland Petroleum Pasok Gas ke Cina dari Eropa Timur

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 06:21 WIB

Korban Gempa Ekuador Bertambah Menjadi 431 Orang

Korban Gempa Ekuador Bertambah Menjadi 431 Orang

News | Selasa, 19 April 2016 | 09:58 WIB

Pembatasan Produksi Tak Jelas, Harga Minyak Dunia Turun Lagi

Pembatasan Produksi Tak Jelas, Harga Minyak Dunia Turun Lagi

Bisnis | Rabu, 16 Maret 2016 | 06:00 WIB

Harga Minyak Turun Lagi Akibat Tak Ada Pembatasan Produksi

Harga Minyak Turun Lagi Akibat Tak Ada Pembatasan Produksi

Bisnis | Sabtu, 27 Februari 2016 | 11:40 WIB

Terkini

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:12 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:16 WIB

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:02 WIB

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:40 WIB

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:38 WIB

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:19 WIB

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:18 WIB

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:03 WIB

Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat

Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:57 WIB