Freeport Berdalih Terkendala Lahan, Petrokimia: Lahan Sudah Siap

Rabu, 07 Desember 2016 | 14:43 WIB
Freeport Berdalih Terkendala Lahan, Petrokimia: Lahan Sudah Siap
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Chappy Hakim hari ini mendatangi DPR RI. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Chappy Hakim menjelaskan belum adanya progress pembangunan smelter yang dipersyaratkan oleh pemerintah agar PTFI mendapatkan izin ekspor mineral mentah lantaran terkendala masalah lahan. Chappy mengaku dua lahan yang diberikan oleh Petrokimia belum siap untuk dilakukan pembangunan.

Menanggapi pernyataan tersebut, Direktur Petrokimia Nugroho Christjianto mangaku lahan yang diperuntukkan pembangunan smelter milik PT Freeport sudah siap. Bahkan, pihaknya hanya tinggal tunggu aktivitas Freeport dalam pembangunan. Menurutnya, seluruh perizinan mulai dari perjanjian hukum, pembayaran sewa dan sebagainya sudah diselesaikan.

“Lahan itu sudah ready, sudah dilakukan reklamasi dan sudah siap. Saya tegaskan, kalau status lahan, mulai dari amdal hingga perizinan semua sudah selesai. Sekarang tinggal tunggu aktivitas dari Freeport aja,” kata Nugroho saat mengahdiri rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR dan Freeport di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).

Diberitakan sebelumnya, Chappy mengungkapkan bahwa Freeport berkomitmen membangun smelter. Namun, ada beberapa pertimbangan yang perlu dilakukan oleh Freeport sebelum membangun smelter di Indonesia.

"Dalam menanggapi hasil kunjungan kerja sebenarnya pada intinya bahwa Freeport komit membangun smelter. Tapi ada kepastian lokasi yang memang ada beberapa pertimbangan (pembangunan smelter di JIIPE dan Gresik)," kata Chappy.

Ia menjelaskan, beberapa kendala yang paling sering dihadapi adalah masalah lahan. Beberapa kendala lahan tersebut menghambat pembangunan smelter yang perlu direklamasi. Untuk persoalan lahan ini juga membutuhkan dana untuk menyelesaikan persiapan lahan.

"Jadi memang realisasi lapangan belum terlihat, karena memang di dua lahan yang sedang kami siapkan memang belum merupakan tanah yang ready. Jadi perlu ada persiapan lahan, perlu direklamasi dan tanahnya. Walaupun direklamasi perlu ada soil improvement atau perbaikan penguatan lahan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI