Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ikhwan Syah Nasution, Perintis Bisnis Kaus Islami Pelita Hati

Adhitya Himawan

Kamis, 15 Desember 2016 | 09:45 WIB
Ikhwan Syah Nasution, Perintis Bisnis Kaus Islami Pelita Hati
Ikhwan Syah Nasution, pemilik bisnis kaus Islami

Bisnis busana muslim berbentuk baju koko mungkin sudah menjamur dimana-mana. Bahkan banyak juga yang sudah dilengkapi tulisan kata-kata nasihat yang bersumber dari ajaran Islam.

Tetapi bagaimana dengan kaus oblong santai yang bisa dipakai untuk jalan-jalan, namun bertuliskan nasihat-nasihat sesuai ajaran Islam? Nah, ini yang menarik. Ide inilah yang mendorong Ikhwan Syah Nasution, merintis bisnis kaus oblong Islami dengan merek “Pelita Hati”.

“Sebenarnya, minat saya memang bisnis sejak saya kuliah di Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) di Denpasar, Bali,” kata Ikhwan dalam wawancara khusus dengan Suara.com di Jakarta, belum lama ini.

Awalnya ia membuka usaha kontraktor sendiri dalam skala kecil. Sayangnya, usaha pria asal Tapanuli Selatan, Sumatera Utara ini akhirnya bangkrut karena ekonomi Bali sempat hancur akibat tragedi Bom Bali pada tahun 2002. Kemudian pada tahun 2006, ia akhirnya memutuskan merantau ke Ibu Kota Jakarta dan bekerja di sektor swasta.

Ia mengakui mendapat inspirasi setahun yang lalu saat membuka media sosial Instagram. Ia melihat sudah banyak orang yang berdakwah melalui penjualan busana bertemakan Islam. Ia lantar terpikir agar ide-ide untuk dakwah ini bias diaplikasikan dalam bentuk busana Islam. “Saya kira ide saya original, tetapi ternyata sudah banyak produsen yang melakukan itu,” jelas Ikhwan.

Ia mengakui segmen kaus tematik sudah menjadi bisnis yang menjamur sejak lama. Mulai Joger dan Dadung dari Bali, hingga Dagadu dari Yogyakarta.

Untuk segmen kaus tematik Islam, juga sudah ada meskipun mayoritas desainnya konservatif. Namun Ikhwan melihat belum banyak yang menggunakan konsep kaus oblong yang gaul namun bertuliskan kata-kata dengan pesan bernuansa Islam. “Jadi design kaus produksi saya bisa dipakai anak muda yang nongkrong di café atau mall. Tidak harus dipakai untuk acara-acara Islami,” jelas Ikhwan.

Dengan konsep inilah, dia meluncurkan kaus dengan merek “Pelita Hati” pada Februari 2016. Mantan aktvisi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ini saat ini lebih mengandalkan penjualan secara online melalui media sosial. Namun ia juga sudah mempersiapkan membangun studio di Denpasar, Bali. “Karena Bali adalah daerah utama tujuan wisata, dan mayoritas wisatawan domestic yang datang adalah Muslim. Pasar ini yang saya bidik,” tutur Ikhwan.

Kaus Pelita Hati kini muncul dengan beragam tulisan. Sebagai contoh, ada yang bertuliskan : Sedekah Tidak Akan Membuat Anda Miskin,Lets Go Hijrah, dll. Harga kaus rata-rata Rp100 ribu per kaus. “Rata-rata 40 lusin terjual setiap bulan. Omzet setiap bulan berkisar Rp10 juta,” tambah Ikhwan sambal tertawa.

baca juga

Kedepan, ia memiliki konsep memadukan outlet penjualan kaus “Pelita Hati” dengan barbershop, ditambah dengan sebuah café yang kecil. Rencananya, ia akan wujudkan pada tahun 2017. “Mudah-mudahan upaya saya ini mendapat pinjaman dari perbankan dengan syarat yang tidak dipersulit,” tutup Ikhwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Sosok Para Ibu Tangguh di Kampung Koran

Inilah Sosok Para Ibu Tangguh di Kampung Koran

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 05:56 WIB

Tunarungu  Tak Halangi Fajrul Raih Prestasi Top di Seni Lukis

Tunarungu Tak Halangi Fajrul Raih Prestasi Top di Seni Lukis

Health | Kamis, 08 Desember 2016 | 19:29 WIB

Boedi Cahyono, Menyulap Kotoran Sapi Jadi Bahan Bakar Alternatif

Boedi Cahyono, Menyulap Kotoran Sapi Jadi Bahan Bakar Alternatif

Bisnis | Sabtu, 03 Desember 2016 | 02:16 WIB

Dian Aryanti, Berkontribusi ke UKM Garut Lewat Pisang Roll

Dian Aryanti, Berkontribusi ke UKM Garut Lewat Pisang Roll

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 07:16 WIB

Itmamul Khuluq, Inovasi Telur Puyuh dari Boyolali

Itmamul Khuluq, Inovasi Telur Puyuh dari Boyolali

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 19:09 WIB

Inspiratif, Seorang Pilot Asuh Anak-anak Terlantar di Kupang

Inspiratif, Seorang Pilot Asuh Anak-anak Terlantar di Kupang

Lifestyle | Rabu, 16 November 2016 | 09:38 WIB

Erik Kristianto, Kembangkan Talenta Anak Muda Lewat Animasi

Erik Kristianto, Kembangkan Talenta Anak Muda Lewat Animasi

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 09:39 WIB

Andris Wijaya, Harumkan Garut dengan Nasi Liwet Instan

Andris Wijaya, Harumkan Garut dengan Nasi Liwet Instan

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 08:50 WIB

Perempuan Ini Ubah Ampas Jus Jadi Campuran Makanan

Perempuan Ini Ubah Ampas Jus Jadi Campuran Makanan

Lifestyle | Kamis, 03 November 2016 | 19:14 WIB

Ini Dia Kisah 5 Driver GO-JEK yang Inspiratif

Ini Dia Kisah 5 Driver GO-JEK yang Inspiratif

Bisnis | Rabu, 02 November 2016 | 07:05 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×