Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

70 Tahun Merdeka, Indonesia Tak Punya Kedaulatan Pangan

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 20 Desember 2016 | 06:28 WIB
70 Tahun Merdeka, Indonesia Tak Punya Kedaulatan Pangan
Acara peresmian Perkumpulan Patriot Pangan di Yogyakarta, Senin (19/12/2016). [Dok Panitia]

Selama 70 tahun Indonesia merdeka ternyata masih belum juga terwujud kedaulatan pangan nusantara. Sebaliknya, Indonesia justru menjadi negeri agraris di dunia paling ironis karena sampai kini justru lebih menggantungkan kebijakan pertaniannya melalui mekanisme impor pangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ir. Bugiakso, Presiden Patriot Pangan dalam acara peresmian Perkumpulan Patriot Pangan di Yogyakarta, Senin (19/12/2016).

"Atas nama efisiensi, Indonesia kemudian terjebak, lalu hancur, dan belum sanggup lagi keluar dari jebakan perdagangan dan politik pangan dunia. Ini menjadi ironi Indonesia sebagai negeri agraris," katanya.

Setelah tujuh dekade Indonesia merdeka, Bugiakso mengingatkan seharusnya semangat yang harus ada bukan untuk meraih kedaulatan politik. Melainkan demi mewujudkan kedaulatan pangan Nusantara.

Kedaulatan pangan itulah, saudara sekalian, yang belum juga terwujud setelah 70 tahun lebih Indonesia merdeka," cetusnya dengan penuh semangat.

Lebih lanjut Bugiakso mengajak seluruh anak bangsa di negeri ini untuk mengingat  “semangat berdaulat” yang pernah dimiliki oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman. Ia bercerita pada 19 Desember tahun 1948, saat Belanda melancarkan agresi militer keduanya ke Yogyakarta, Jenderal Soedirman telah menyampaikan lima pesan penting. 

Pesan pertama adalah jangan pernah menyerah. Demi mewujudkan kedaulatan pangan nusantara, kata dia, jangan ada kata menyerah.

"Kembali bertani, kembali bercocok tanam dan memanen, bukan menjadi kuli dan membeli," ujarnya.

Pesan kedua adalah mempertahankan apa yang dimiliki dan merebut apa yang dikuasai lawan. Tanah dan air yang kini masih ada dan bisa menghasilkan bahan pangan, kata Bugiakso, seharusnya dapat dipertahankan. Lahan-lahan tidur harus direbut dan dayagunakan. Air yang kini dikuasai secara semena-mena oleh korporasi penyedia air, kata dia, harus juga direbut.

"Karena tanah dan air adalah kunci kedaulatan pangan, tanpa keduanya jangan bermimpi kita bisa mewujudkan kedaulatan pangan," ujarnya.

Pesan ketiga adalah jangan sekali kali menunggu dan meminta bantuan asing. Dalam setiap usaha mewujudkan kedaulatan pangan, kata dia, seharusnya negeri ini melaksanakan agenda kerja pertaniannya.

Lalu pesan Jenderal Soedirman berikutnya, kata Bugiakso, adalah Indonesia seharusnya bisa percaya pada kekuatan sendiri untuk mewujudkan agenda kedaulatan pangan.

Sedangkan pesan terakhir harus tetap disiplin. Tanpa disiplin, kata dia, bangsa ini bakal mudah terseok dan mudah terjebak pada tujuan sesaat.

"Ingat-ingatlah selalu, bahwa tujuan kita adalah kedaulatan pangan, jangan pernah berpaling kepada tujuan lain sebelum kedaulatan pangan itu terwujud," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendag akan Beri Sanksi Bagi Importir Nakal Kentang

Mendag akan Beri Sanksi Bagi Importir Nakal Kentang

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 03:00 WIB

Ini Temuan Peneliti Bila Santap Makanan Kedaluwarsa

Ini Temuan Peneliti Bila Santap Makanan Kedaluwarsa

Lifestyle | Minggu, 20 November 2016 | 11:40 WIB

Jokowi Tegaskan Stok Pangan Nasional Aman Sampai Mei 2017

Jokowi Tegaskan Stok Pangan Nasional Aman Sampai Mei 2017

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 15:19 WIB

Jokowi Prediksi Kompetisi antar Negara akan Rebutkan Pangan

Jokowi Prediksi Kompetisi antar Negara akan Rebutkan Pangan

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 06:26 WIB

Jokowi Hadiri Hari Peringatan Pangan Sedunia di Boyolali

Jokowi Hadiri Hari Peringatan Pangan Sedunia di Boyolali

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 09:35 WIB

KPPU Akui Kuota Impor Rawan Persekongkolan dan Kartel

KPPU Akui Kuota Impor Rawan Persekongkolan dan Kartel

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 06:59 WIB

Makanan Kedaluwarsa Masih Aman Dikonsumsi, Asal ...

Makanan Kedaluwarsa Masih Aman Dikonsumsi, Asal ...

Lifestyle | Senin, 05 September 2016 | 16:54 WIB

Mendag Enggartiasto Klaim Garam Impor di Jabar untuk Industri

Mendag Enggartiasto Klaim Garam Impor di Jabar untuk Industri

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 21:44 WIB

Impor Gula Mentah Ditakutkan Pukul Petani Tebu

Impor Gula Mentah Ditakutkan Pukul Petani Tebu

Bisnis | Minggu, 22 Mei 2016 | 23:00 WIB

Pembatasan Kuota Impor Jagung dan Kedelai Rentan Praktik Kartel

Pembatasan Kuota Impor Jagung dan Kedelai Rentan Praktik Kartel

Bisnis | Jum'at, 06 Mei 2016 | 15:01 WIB

Terkini

Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?

Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:17 WIB

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:09 WIB

Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun

Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:52 WIB

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:46 WIB

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:38 WIB

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:30 WIB

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:28 WIB

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:13 WIB

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:59 WIB