70 Tahun Merdeka, Indonesia Tak Punya Kedaulatan Pangan

Adhitya Himawan

Selasa, 20 Desember 2016 | 06:28 WIB
70 Tahun Merdeka, Indonesia Tak Punya Kedaulatan Pangan
Acara peresmian Perkumpulan Patriot Pangan di Yogyakarta, Senin (19/12/2016). [Dok Panitia]

Selama 70 tahun Indonesia merdeka ternyata masih belum juga terwujud kedaulatan pangan nusantara. Sebaliknya, Indonesia justru menjadi negeri agraris di dunia paling ironis karena sampai kini justru lebih menggantungkan kebijakan pertaniannya melalui mekanisme impor pangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ir. Bugiakso, Presiden Patriot Pangan dalam acara peresmian Perkumpulan Patriot Pangan di Yogyakarta, Senin (19/12/2016).

"Atas nama efisiensi, Indonesia kemudian terjebak, lalu hancur, dan belum sanggup lagi keluar dari jebakan perdagangan dan politik pangan dunia. Ini menjadi ironi Indonesia sebagai negeri agraris," katanya.

Setelah tujuh dekade Indonesia merdeka, Bugiakso mengingatkan seharusnya semangat yang harus ada bukan untuk meraih kedaulatan politik. Melainkan demi mewujudkan kedaulatan pangan Nusantara.

Kedaulatan pangan itulah, saudara sekalian, yang belum juga terwujud setelah 70 tahun lebih Indonesia merdeka," cetusnya dengan penuh semangat.

Lebih lanjut Bugiakso mengajak seluruh anak bangsa di negeri ini untuk mengingat  “semangat berdaulat” yang pernah dimiliki oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman. Ia bercerita pada 19 Desember tahun 1948, saat Belanda melancarkan agresi militer keduanya ke Yogyakarta, Jenderal Soedirman telah menyampaikan lima pesan penting. 

Pesan pertama adalah jangan pernah menyerah. Demi mewujudkan kedaulatan pangan nusantara, kata dia, jangan ada kata menyerah.

"Kembali bertani, kembali bercocok tanam dan memanen, bukan menjadi kuli dan membeli," ujarnya.

Pesan kedua adalah mempertahankan apa yang dimiliki dan merebut apa yang dikuasai lawan. Tanah dan air yang kini masih ada dan bisa menghasilkan bahan pangan, kata Bugiakso, seharusnya dapat dipertahankan. Lahan-lahan tidur harus direbut dan dayagunakan. Air yang kini dikuasai secara semena-mena oleh korporasi penyedia air, kata dia, harus juga direbut.

"Karena tanah dan air adalah kunci kedaulatan pangan, tanpa keduanya jangan bermimpi kita bisa mewujudkan kedaulatan pangan," ujarnya.

Pesan ketiga adalah jangan sekali kali menunggu dan meminta bantuan asing. Dalam setiap usaha mewujudkan kedaulatan pangan, kata dia, seharusnya negeri ini melaksanakan agenda kerja pertaniannya.

Lalu pesan Jenderal Soedirman berikutnya, kata Bugiakso, adalah Indonesia seharusnya bisa percaya pada kekuatan sendiri untuk mewujudkan agenda kedaulatan pangan.

Sedangkan pesan terakhir harus tetap disiplin. Tanpa disiplin, kata dia, bangsa ini bakal mudah terseok dan mudah terjebak pada tujuan sesaat.

"Ingat-ingatlah selalu, bahwa tujuan kita adalah kedaulatan pangan, jangan pernah berpaling kepada tujuan lain sebelum kedaulatan pangan itu terwujud," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendag akan Beri Sanksi Bagi Importir Nakal Kentang

Mendag akan Beri Sanksi Bagi Importir Nakal Kentang

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 03:00 WIB

Ini Temuan Peneliti Bila Santap Makanan Kedaluwarsa

Ini Temuan Peneliti Bila Santap Makanan Kedaluwarsa

Lifestyle | Minggu, 20 November 2016 | 11:40 WIB

Jokowi Tegaskan Stok Pangan Nasional Aman Sampai Mei 2017

Jokowi Tegaskan Stok Pangan Nasional Aman Sampai Mei 2017

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 15:19 WIB

Jokowi Prediksi Kompetisi antar Negara akan Rebutkan Pangan

Jokowi Prediksi Kompetisi antar Negara akan Rebutkan Pangan

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 06:26 WIB

Jokowi Hadiri Hari Peringatan Pangan Sedunia di Boyolali

Jokowi Hadiri Hari Peringatan Pangan Sedunia di Boyolali

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 09:35 WIB

KPPU Akui Kuota Impor Rawan Persekongkolan dan Kartel

KPPU Akui Kuota Impor Rawan Persekongkolan dan Kartel

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 06:59 WIB

Makanan Kedaluwarsa Masih Aman Dikonsumsi, Asal ...

Makanan Kedaluwarsa Masih Aman Dikonsumsi, Asal ...

Lifestyle | Senin, 05 September 2016 | 16:54 WIB

Mendag Enggartiasto Klaim Garam Impor di Jabar untuk Industri

Mendag Enggartiasto Klaim Garam Impor di Jabar untuk Industri

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 21:44 WIB

Impor Gula Mentah Ditakutkan Pukul Petani Tebu

Impor Gula Mentah Ditakutkan Pukul Petani Tebu

Bisnis | Minggu, 22 Mei 2016 | 23:00 WIB

Pembatasan Kuota Impor Jagung dan Kedelai Rentan Praktik Kartel

Pembatasan Kuota Impor Jagung dan Kedelai Rentan Praktik Kartel

Bisnis | Jum'at, 06 Mei 2016 | 15:01 WIB

Terkini

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:50 WIB

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:30 WIB

×