Pajak Lahan Pertanian Didesak untuk Dihapus

Adhitya Himawan

Selasa, 20 Desember 2016 | 14:51 WIB
Pajak Lahan Pertanian Didesak untuk Dihapus
Lahan pertanian sawah padi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (26/11/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]
Presiden Patriot Pangan Ir. Bugiakso mengatakan, pemerintah daerah harus menghapus Pajak Tanah pada Nilai Jual Objek Tanah (NJOP) dalam SPT PBB. Kebijakan itu menurut Bugiakso merupakan wujud keadilan sosial bagi kaum tani. 
 
"Tantangan terbesar Indonesia ke depan adalah bagaimana mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana termaktub dalam sila ke-5 Pancasila," katanya saat dihubungi dari Yogyakarta, Selasa (20/12/2016).
 
Bugiakso menegaskan, Sila pertama  Pancasila selesai pada era Bung Karno,  dengan dihilangkannya kalimat kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya, merupakan kebesaran jiwa ummat Islam sebagai mayoritas guna mengedepankan toleransi dalam kebersamaan. 
 
Sila kedua, sambung dia, selesai pada era Gus Dur, penghargaan yang tinggi terhadap kemanusiaan dan kelompok minoritas. Sila ketiga, Persatuan Indonesia, selesai di era Pak Harto.  
 
Sementara, Sila keempat, Demokrasi, selesai pada era Megawati dan SBY."Nah, tantangan sekarang adalah sila kelima, keadilan sosial," ujarnya. 
 
Masalah keadilan sosial ini, kata Bugiakso, erat terkait dengan kelompok terbesar rakyat Indonesia, yaitu petani. Menurutnya sudah terlalu lama negara dan pemerintah tidak memerhatikan secara serius terhadap kaum tani dan pertanian Indonesia. 
 
"Petani dan pertanian Indonesia identik dengan kemiskinan. Tidak ada lagi kenyataan yang lebih ironis di negeri agraris nusantara," tegasnya.
 
Dijelaskan Bugiakso, proses pemiskinan kaum tani Indonesia dibiarkan terus berlangsung tanpa pertahanan tanpa perlindungan. Seperti tidak ada subsidi produksi, tidak ada proteksi harga. Semuanya diserahkan pada mekanisme pasar bebas. Impor bahan-bahan pangan seperti banjir buah yang terus melanda Indonesia. Kerja petani dan pertanian Indonesia semakin tidak berharga.
 
"Inilah yang disebut proses pemiskinan massal, karena yang dimiskinkan adalah kelompok terbesar rakyat Indonesia," tegas Bugiakso.
 
Presiden Patriot Pangan menunjukkan satu contoh soal pajak tanah yang tidak mencerminkan keadilan sosial. Pajak tanah itu seharusnya ditentukan berdasarkan fungsi lahan. 
 
"Jika lahan pertanian 1 hektare misalnya, dibandingkan dengan 1 hektare lahan perhotelan, jelas berbeda kemampuannya dalam mencetak uang, tapi kenapa pajak tanahnya sama?" Tanya Bugiakso.
 
Dalam konteks itulah, Bugiakso bersama elemen masyarakat menginisiasi gerakan Patriot Pangan, demi memerjuangkan kaum tani dan pertanian Indonesia untuk mencapai kedaulatan pangan. 
 
"Muaranya adalah Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tukas dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani: 2017, Tim Reformasi Mulai Bekerja

Sri Mulyani: 2017, Tim Reformasi Mulai Bekerja

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 12:51 WIB

Siapa Saja Tokoh Yang Masuk Tim Reformasi Perpajakan?

Siapa Saja Tokoh Yang Masuk Tim Reformasi Perpajakan?

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 10:36 WIB

Sri Mulyani dan Darmin Hadiri Rapat Perdana Tim Reformasi Pajak

Sri Mulyani dan Darmin Hadiri Rapat Perdana Tim Reformasi Pajak

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 10:07 WIB

Kebijakan Impor Pangan Merusak Pertanian Indonesia

Kebijakan Impor Pangan Merusak Pertanian Indonesia

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 06:31 WIB

70 Tahun Merdeka, Indonesia Tak Punya Kedaulatan Pangan

70 Tahun Merdeka, Indonesia Tak Punya Kedaulatan Pangan

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 06:28 WIB

Politisi Golkar Akui Tax Amnesty Periode II Mengendur

Politisi Golkar Akui Tax Amnesty Periode II Mengendur

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 08:11 WIB

Misbakhun Minta Obyek Cukai dari Pemerintah Tidak Cuma Satu

Misbakhun Minta Obyek Cukai dari Pemerintah Tidak Cuma Satu

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 20:01 WIB

Penerimaan Negara dari Rokok Kretek Capai Rp150 Triliun

Penerimaan Negara dari Rokok Kretek Capai Rp150 Triliun

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 19:57 WIB

Nasdem Dukung Ditjen Pajak Pisah dari Kementerian Keuangan

Nasdem Dukung Ditjen Pajak Pisah dari Kementerian Keuangan

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 19:46 WIB

Google dan Indonesia Gagal Bersepakat Soal Jumlah Tunggakan Pajak

Google dan Indonesia Gagal Bersepakat Soal Jumlah Tunggakan Pajak

Tekno | Sabtu, 17 Desember 2016 | 15:32 WIB

Terkini

Sejarah dan Perkembangan Tenis Lapangan, Awal Mula hingga Bisa Populer di Indonesia

Sejarah dan Perkembangan Tenis Lapangan, Awal Mula hingga Bisa Populer di Indonesia

Sport | Rabu, 02 September 2026 | 14:21 WIB

Ulasan Masquerade Hotel: Ketika Setiap Tamu Bisa Menjadi Tersangka

Ulasan Masquerade Hotel: Ketika Setiap Tamu Bisa Menjadi Tersangka

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 14:20 WIB

Rekor Bursa Transfer LaLiga 2026 Ditutup: Siapa Raja Belanja Musim Ini?

Rekor Bursa Transfer LaLiga 2026 Ditutup: Siapa Raja Belanja Musim Ini?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 14:19 WIB

Lepas Jabatan Ketum Partai Ummat, Menantu Amien Rais Ngaku 'Ngos-ngosan'

Lepas Jabatan Ketum Partai Ummat, Menantu Amien Rais Ngaku 'Ngos-ngosan'

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:19 WIB

PBSI Bawa 20 Atlet Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026, Siapa Saja?

PBSI Bawa 20 Atlet Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026, Siapa Saja?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 14:15 WIB

Purbaya Buktikan RI Masih Dipercaya Dunia, Aliran Modal Asing Masuk Tembus Rp 140,6 Triliun

Purbaya Buktikan RI Masih Dipercaya Dunia, Aliran Modal Asing Masuk Tembus Rp 140,6 Triliun

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 14:11 WIB

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:10 WIB

Misteri Pria Gondrong Tewas di Gardu PLN LRT Pancoran, Ada Gergaji Besi dan Karung Putih

Misteri Pria Gondrong Tewas di Gardu PLN LRT Pancoran, Ada Gergaji Besi dan Karung Putih

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:08 WIB

Sunscreen Anessa vs Biore UV untuk Olahraga Outdoor, Mana yang Lebih Unggul?

Sunscreen Anessa vs Biore UV untuk Olahraga Outdoor, Mana yang Lebih Unggul?

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 14:05 WIB

Astaga! 518 Rekening ASN Pemkot Sukabumi Diduga Terindikasi Judol, Inpektorat Turun Tangan

Astaga! 518 Rekening ASN Pemkot Sukabumi Diduga Terindikasi Judol, Inpektorat Turun Tangan

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 14:05 WIB

×