Tahun 2017, Pusat Kegiatan Ekonomi Pelayaran Begeser ke Asia

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 21 Desember 2016 | 08:50 WIB
Tahun 2017, Pusat Kegiatan Ekonomi Pelayaran Begeser ke Asia
Sebuah kapal berlabuh di Pelabuhan Teluk Bayur di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (22/11/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pengamat Maritim Indonesia, Sjaifuddin Thahir menjelaskan bahwa berbagi informasi perihal perkiraan binsis pelayaran di Negara-negara yang tergabung dalam istilah “BRICKTIM”, yaitu negara Brazil, Rusia, India, China, Korea, Turki, Indonesia dan Meksiko akan semakin berkembang pada 2017. Berdasarkan data-data yang dikumpulkan dari DNV dan IHS Fairplay, perkiraan bisnis pelayaran di tahun 2017 akan ada perubahan yang dibilang sedikit meningkat.

"Tahun 2017 ini dikabarkan merupakan periode perubahan dalam hal kekuatan ekonomi dunia. Pusat kegiatan ekonomi pelayaran akan bergeser ke arah Asia," kata Sjaifuddin dalam keterangan tertulis, belum lama ini.

Diperkirakan setidaknya ada prospek yang cerah dalam beberapa industri pelayaran, terutama di sektor energi yang berbasis pelayaran, yang tahun 2016 mengalami kemunduran. Hal ini ditunjukkan oleh Negara Inggris dan Jerman yang telah menunjukkan tanda-tanda respon positif atas perubahan tersebut. Meski data terakhir menunjukkan bahwa kedua Negara tersebut masih biasa-biasa saja namun kedua Negara tersebut akan berancang-ancang terlibat dalam perubahan yang positif.

"Sampai dengan tahun 2017 ini, krisis utang di Negara-negara Eropa masih dalam kondisi keseimbangan," ujar Sjaifuddin.

Namun negera-negara, Brazil, Rusia, India, China, Korea, Turki, Indonesia dan Meksiko (BRICKTIM) akan  memiliki potensi pengembangan yang kuat dan angka GDP per kapita diperkirakan akan meningkat secara substansial, yaitu sekitar 30 persen sampai dengan tahun 2017. Diperkirakan bahwa pada tahun 2020, 40 persen dari kegiatan ekonomi dunia akan berlangsung dan terkumpul di Asia. Sedangkan total pertumbuhan GDP dunia diperkirakan masih akan tetap cukup stabil sekitar 3,3 persen per tahun sampai dengan tahun 2030. Total perdagangan lewat laut akan diantisipasi tumbuh dengan angka rata-rata 6 persen sampai dengan tahun 2017.

"Sehingga tren pertumbuhan komoditas lewat laut juga diperkirakan akan terus tumbuh," ucap Sjaifuddin.

Menurut DNV dan IHS Fairplay, diperkirakan juga bahwa kapasitas armada kapal dunia diperkirakan akan tumbuh dalam sepuluh tahun ke depan. Ditegaskan dalam DNV dan IHS Fairplay bahwa perkiraan total armada kapal dalam DWT, akan meningkat sekitar 50 persen sampai dengan tahun 2020, hal ini dihitung berdasarkan pertumbuhan ekonomi tahunan 3,3 persen. Dari data-data dan perhitungan tersebut diperkirakan bahwa rata-rata sebanyak 1.700 s/d 2.000 kapal baru akan dikontrak di setiap tahunnya untuk perdagangan komoditi lewat laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 20 Juta Kunjungan Wisatawan

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 20 Juta Kunjungan Wisatawan

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 08:40 WIB

Luhut Jamin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Tak Bebani APBN

Luhut Jamin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Tak Bebani APBN

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 08:31 WIB

Luhut Janji akan Perpanjang Landasan Bandara Lembata

Luhut Janji akan Perpanjang Landasan Bandara Lembata

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 09:19 WIB

Luhut Tegaskan Pemerintah Tambah 5 Jalur Tol Laut di 2017

Luhut Tegaskan Pemerintah Tambah 5 Jalur Tol Laut di 2017

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 09:06 WIB

Menhub akan Beri Insentif Kapal Roro Rute Jakarta-Surabaya

Menhub akan Beri Insentif Kapal Roro Rute Jakarta-Surabaya

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 11:19 WIB

Sampah Plastik Mengancam Aset Obyek Wisata Bahari

Sampah Plastik Mengancam Aset Obyek Wisata Bahari

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 09:42 WIB

Luhut: Singapura akan Investasi di Danau Toba dan Borobudur

Luhut: Singapura akan Investasi di Danau Toba dan Borobudur

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 09:02 WIB

Pemerintah Minta Potensi Pariwisata Bahari Dijaga

Pemerintah Minta Potensi Pariwisata Bahari Dijaga

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 08:53 WIB

INSA Prihatin Banyak Kecelakaan Kapal Akibat Cuaca Buruk

INSA Prihatin Banyak Kecelakaan Kapal Akibat Cuaca Buruk

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 05:00 WIB

Pemerintah Fokus Kembangkan Infrastruktur Maritim

Pemerintah Fokus Kembangkan Infrastruktur Maritim

Bisnis | Sabtu, 03 Desember 2016 | 06:16 WIB

Terkini

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:24 WIB

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB