Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Tahun 2017, Pusat Kegiatan Ekonomi Pelayaran Begeser ke Asia

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 21 Desember 2016 | 08:50 WIB
Tahun 2017, Pusat Kegiatan Ekonomi Pelayaran Begeser ke Asia
Sebuah kapal berlabuh di Pelabuhan Teluk Bayur di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (22/11/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pengamat Maritim Indonesia, Sjaifuddin Thahir menjelaskan bahwa berbagi informasi perihal perkiraan binsis pelayaran di Negara-negara yang tergabung dalam istilah “BRICKTIM”, yaitu negara Brazil, Rusia, India, China, Korea, Turki, Indonesia dan Meksiko akan semakin berkembang pada 2017. Berdasarkan data-data yang dikumpulkan dari DNV dan IHS Fairplay, perkiraan bisnis pelayaran di tahun 2017 akan ada perubahan yang dibilang sedikit meningkat.

"Tahun 2017 ini dikabarkan merupakan periode perubahan dalam hal kekuatan ekonomi dunia. Pusat kegiatan ekonomi pelayaran akan bergeser ke arah Asia," kata Sjaifuddin dalam keterangan tertulis, belum lama ini.

Diperkirakan setidaknya ada prospek yang cerah dalam beberapa industri pelayaran, terutama di sektor energi yang berbasis pelayaran, yang tahun 2016 mengalami kemunduran. Hal ini ditunjukkan oleh Negara Inggris dan Jerman yang telah menunjukkan tanda-tanda respon positif atas perubahan tersebut. Meski data terakhir menunjukkan bahwa kedua Negara tersebut masih biasa-biasa saja namun kedua Negara tersebut akan berancang-ancang terlibat dalam perubahan yang positif.

"Sampai dengan tahun 2017 ini, krisis utang di Negara-negara Eropa masih dalam kondisi keseimbangan," ujar Sjaifuddin.

Namun negera-negara, Brazil, Rusia, India, China, Korea, Turki, Indonesia dan Meksiko (BRICKTIM) akan  memiliki potensi pengembangan yang kuat dan angka GDP per kapita diperkirakan akan meningkat secara substansial, yaitu sekitar 30 persen sampai dengan tahun 2017. Diperkirakan bahwa pada tahun 2020, 40 persen dari kegiatan ekonomi dunia akan berlangsung dan terkumpul di Asia. Sedangkan total pertumbuhan GDP dunia diperkirakan masih akan tetap cukup stabil sekitar 3,3 persen per tahun sampai dengan tahun 2030. Total perdagangan lewat laut akan diantisipasi tumbuh dengan angka rata-rata 6 persen sampai dengan tahun 2017.

"Sehingga tren pertumbuhan komoditas lewat laut juga diperkirakan akan terus tumbuh," ucap Sjaifuddin.

Menurut DNV dan IHS Fairplay, diperkirakan juga bahwa kapasitas armada kapal dunia diperkirakan akan tumbuh dalam sepuluh tahun ke depan. Ditegaskan dalam DNV dan IHS Fairplay bahwa perkiraan total armada kapal dalam DWT, akan meningkat sekitar 50 persen sampai dengan tahun 2020, hal ini dihitung berdasarkan pertumbuhan ekonomi tahunan 3,3 persen. Dari data-data dan perhitungan tersebut diperkirakan bahwa rata-rata sebanyak 1.700 s/d 2.000 kapal baru akan dikontrak di setiap tahunnya untuk perdagangan komoditi lewat laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 20 Juta Kunjungan Wisatawan

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 20 Juta Kunjungan Wisatawan

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 08:40 WIB

Luhut Jamin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Tak Bebani APBN

Luhut Jamin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Tak Bebani APBN

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 08:31 WIB

Luhut Janji akan Perpanjang Landasan Bandara Lembata

Luhut Janji akan Perpanjang Landasan Bandara Lembata

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 09:19 WIB

Luhut Tegaskan Pemerintah Tambah 5 Jalur Tol Laut di 2017

Luhut Tegaskan Pemerintah Tambah 5 Jalur Tol Laut di 2017

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 09:06 WIB

Menhub akan Beri Insentif Kapal Roro Rute Jakarta-Surabaya

Menhub akan Beri Insentif Kapal Roro Rute Jakarta-Surabaya

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 11:19 WIB

Sampah Plastik Mengancam Aset Obyek Wisata Bahari

Sampah Plastik Mengancam Aset Obyek Wisata Bahari

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 09:42 WIB

Luhut: Singapura akan Investasi di Danau Toba dan Borobudur

Luhut: Singapura akan Investasi di Danau Toba dan Borobudur

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 09:02 WIB

Pemerintah Minta Potensi Pariwisata Bahari Dijaga

Pemerintah Minta Potensi Pariwisata Bahari Dijaga

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 08:53 WIB

INSA Prihatin Banyak Kecelakaan Kapal Akibat Cuaca Buruk

INSA Prihatin Banyak Kecelakaan Kapal Akibat Cuaca Buruk

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 05:00 WIB

Pemerintah Fokus Kembangkan Infrastruktur Maritim

Pemerintah Fokus Kembangkan Infrastruktur Maritim

Bisnis | Sabtu, 03 Desember 2016 | 06:16 WIB

Terkini

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah

7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!

Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I

Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:50 WIB

×