Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Tahun 2017, Pusat Kegiatan Ekonomi Pelayaran Begeser ke Asia

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 21 Desember 2016 | 08:50 WIB
Tahun 2017, Pusat Kegiatan Ekonomi Pelayaran Begeser ke Asia
Sebuah kapal berlabuh di Pelabuhan Teluk Bayur di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (22/11/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pengamat Maritim Indonesia, Sjaifuddin Thahir menjelaskan bahwa berbagi informasi perihal perkiraan binsis pelayaran di Negara-negara yang tergabung dalam istilah “BRICKTIM”, yaitu negara Brazil, Rusia, India, China, Korea, Turki, Indonesia dan Meksiko akan semakin berkembang pada 2017. Berdasarkan data-data yang dikumpulkan dari DNV dan IHS Fairplay, perkiraan bisnis pelayaran di tahun 2017 akan ada perubahan yang dibilang sedikit meningkat.

"Tahun 2017 ini dikabarkan merupakan periode perubahan dalam hal kekuatan ekonomi dunia. Pusat kegiatan ekonomi pelayaran akan bergeser ke arah Asia," kata Sjaifuddin dalam keterangan tertulis, belum lama ini.

Diperkirakan setidaknya ada prospek yang cerah dalam beberapa industri pelayaran, terutama di sektor energi yang berbasis pelayaran, yang tahun 2016 mengalami kemunduran. Hal ini ditunjukkan oleh Negara Inggris dan Jerman yang telah menunjukkan tanda-tanda respon positif atas perubahan tersebut. Meski data terakhir menunjukkan bahwa kedua Negara tersebut masih biasa-biasa saja namun kedua Negara tersebut akan berancang-ancang terlibat dalam perubahan yang positif.

"Sampai dengan tahun 2017 ini, krisis utang di Negara-negara Eropa masih dalam kondisi keseimbangan," ujar Sjaifuddin.

Namun negera-negara, Brazil, Rusia, India, China, Korea, Turki, Indonesia dan Meksiko (BRICKTIM) akan  memiliki potensi pengembangan yang kuat dan angka GDP per kapita diperkirakan akan meningkat secara substansial, yaitu sekitar 30 persen sampai dengan tahun 2017. Diperkirakan bahwa pada tahun 2020, 40 persen dari kegiatan ekonomi dunia akan berlangsung dan terkumpul di Asia. Sedangkan total pertumbuhan GDP dunia diperkirakan masih akan tetap cukup stabil sekitar 3,3 persen per tahun sampai dengan tahun 2030. Total perdagangan lewat laut akan diantisipasi tumbuh dengan angka rata-rata 6 persen sampai dengan tahun 2017.

"Sehingga tren pertumbuhan komoditas lewat laut juga diperkirakan akan terus tumbuh," ucap Sjaifuddin.

Menurut DNV dan IHS Fairplay, diperkirakan juga bahwa kapasitas armada kapal dunia diperkirakan akan tumbuh dalam sepuluh tahun ke depan. Ditegaskan dalam DNV dan IHS Fairplay bahwa perkiraan total armada kapal dalam DWT, akan meningkat sekitar 50 persen sampai dengan tahun 2020, hal ini dihitung berdasarkan pertumbuhan ekonomi tahunan 3,3 persen. Dari data-data dan perhitungan tersebut diperkirakan bahwa rata-rata sebanyak 1.700 s/d 2.000 kapal baru akan dikontrak di setiap tahunnya untuk perdagangan komoditi lewat laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 20 Juta Kunjungan Wisatawan

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 20 Juta Kunjungan Wisatawan

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 08:40 WIB

Luhut Jamin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Tak Bebani APBN

Luhut Jamin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Tak Bebani APBN

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 08:31 WIB

Luhut Janji akan Perpanjang Landasan Bandara Lembata

Luhut Janji akan Perpanjang Landasan Bandara Lembata

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 09:19 WIB

Luhut Tegaskan Pemerintah Tambah 5 Jalur Tol Laut di 2017

Luhut Tegaskan Pemerintah Tambah 5 Jalur Tol Laut di 2017

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 09:06 WIB

Menhub akan Beri Insentif Kapal Roro Rute Jakarta-Surabaya

Menhub akan Beri Insentif Kapal Roro Rute Jakarta-Surabaya

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 11:19 WIB

Sampah Plastik Mengancam Aset Obyek Wisata Bahari

Sampah Plastik Mengancam Aset Obyek Wisata Bahari

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 09:42 WIB

Luhut: Singapura akan Investasi di Danau Toba dan Borobudur

Luhut: Singapura akan Investasi di Danau Toba dan Borobudur

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 09:02 WIB

Pemerintah Minta Potensi Pariwisata Bahari Dijaga

Pemerintah Minta Potensi Pariwisata Bahari Dijaga

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 08:53 WIB

INSA Prihatin Banyak Kecelakaan Kapal Akibat Cuaca Buruk

INSA Prihatin Banyak Kecelakaan Kapal Akibat Cuaca Buruk

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 05:00 WIB

Pemerintah Fokus Kembangkan Infrastruktur Maritim

Pemerintah Fokus Kembangkan Infrastruktur Maritim

Bisnis | Sabtu, 03 Desember 2016 | 06:16 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB