Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Rencana Kebijakan Redenominasi, Ini Pandangan Positif Anggota DPR

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 24 Desember 2016 | 03:42 WIB
Rencana Kebijakan Redenominasi, Ini Pandangan Positif Anggota DPR
Penukaran uang Rupiah baru di Jakarta. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan kebijakan redenominasi bukan dalam konteks mengurangi nilai uang rupiah tapi untuk membuat rupiah lebih kuat di dunia internasional.

Mukhammad Misbakhun mengatakan hal itu ketika melakukan sosialisasi redenominasi dan mata uang baru Republik Indonesia di daerah pemilihannya di Jawa Timur II yakni Pasuruan dan Probolinggo, Jumat, seperti dikutip melalui siaran persnya.

Mukhamad Misbakhun mengisi kegiatan resesnya pada 16 Desember 2016 hingga 7 Januari 2017 antara lain melakukan sosialisasi redenominasi dan mata uang baru Republik Indonesia di daerah pemilihannya.

"Pada reses ini, saya melakukan sosialisasi pentingnya redenominasi ke para pemangku kepentingan masyarakat di Pasuruan dan Probolinggo. Kebijakan redenominasi harus diawali dengan sosialisasi yang baik, benar, dan tepat," kata Misbakhun melalui siaran persnya yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut Misbakhun, Pemerintah dan Bank Indonesia sepatutnya melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat mengenai kebijakan redenominasi dan pengenalan mata uang rupiah baru.

Redenominasi, kata dia, diberlakukan bukan dalam konteks mengurangi nilai uang rupiah, tapi untuk membuat rupiah lebih kuat di dunia internasional.

Pada acara serap aspirasi masyarakat di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat, muncul pertanyaan seputar mata uang baru Indonesia yang dinilai mirip mata uang Yuan.

"Anggapan sebagian masyarakat yang menilai mata uang baru rupiah mirip dengan mata uang Yuan tidaklah benar," katanya.

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, desain mata uang baru adalah karya terbaik anak bangsa yang sebelumnya telah dilakukan kajian mendalam.

Gambar-gambar yang terpajang pada mata uang baru Indonesia, lanjut dia, adalah representasi berbagai tokoh pahlawan yang turut menjaga keutuhan NKRI.

"Redenominasi itu hal menarik untuk memperkuat citra perekonomian Indonesia di dunia internasional," katanya.

Adanya anggapan bahwa nilai rupiah dibandingkan dolar tidak mencerminkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sesungguhnya, menurut Misbakhun, hal itu tidak tepat. Karena menurutnya, produk domestik bruto (PDB) Indonesia menempati urutan ke-16 di antara negara-negara G-20.

"Pada titik inilah, Partai Golkar sebagai partai pendukung Pemerintah turut mendukung kebijakan Bank Indonesia dan Pemerintah melakukan sosialisasi lebih masif dan tepat sasaran, mengingat redenominasi adalah hal penting bagi masyarakat. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misbakhun Bantah Desain Uang Rupiah Mirip Yuan Cina

Misbakhun Bantah Desain Uang Rupiah Mirip Yuan Cina

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 13:56 WIB

BI Minta Dukungan Jokowi Redenominasi Rupiah

BI Minta Dukungan Jokowi Redenominasi Rupiah

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 13:45 WIB

Jokowi Akui Perlu Waktu Sederhanakan Digit Rupiah

Jokowi Akui Perlu Waktu Sederhanakan Digit Rupiah

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 13:14 WIB

Luncurkan Rupiah Desain Baru, Gubernur BI: Jangan Dirusak

Luncurkan Rupiah Desain Baru, Gubernur BI: Jangan Dirusak

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 10:46 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB