Ekspor Produk Batik Capai 178 Juta Dolar AS

Adhitya Himawan

Minggu, 08 Januari 2017 | 15:07 WIB
Ekspor Produk Batik Capai 178 Juta Dolar AS
Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih dalam kunjungan kerja di IKM kapal PT Barokah Marine, Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu sore (7/1/2017). [Dok Kementerian Perindustrian]

Dirjen Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menjelaskan, industri batik juga berperan penting untuk memenuhi kebutuhan sandang dalam negeri.

“Industri batik kita banyak dikerjakan oleh pelaku IKM dari Sabang sampai Merauke dengan mempunyai keunggulan dan kekhasan motif sesuai kearifan lokal di daerah masing-masing,” tuturnya dalam kunjungan kerja di IKM kapal PT Barokah Marine, Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu sore (7/1/2017).

Kemenperin bersama pemangku kepentingan terkait lainnya terus berupaya mengedukasi para generasi muda Indonesia agar mau belajar membatik. Langkah ini betujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap batik nusantara sebagai warisan budaya dunia sekaligus mendorong penumbuhan wirausaha baru.

Di samping itu, lanjut Gati, pihaknya juga aktif melakukan kegiatan promosi melalui berbagai kegiatan di domestik dan internasional yang berhasil menarik perhatian masyarakat dunia terhadap batik Indonesia.“Bahkan, kegiatan tersebut mampu meningkatkan permintaan ekspor batik nasional. Batik juga dapat mengeksplor karya kreatif mulai dari tingkatan perajin batik hingga fashion designer,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan Kemenperin, ekspor batik dan produk batik pada tahun 2015 mencapai 178 juta Dolar Amerika Serikat (AS) ataumeningkat 25,7 persendibandingkan tahun sebelumnya. Pasar ekspor utama batik Indonesia, antara lain Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa.

Dalam upaya mendorong pengembangan daya saing industri batik nasional, Ditjen IKM telah melakukan berbagai program strategis yang meliputi bimbingan teknis dan pendampingan tenaga ahli, pemberian mesin dan peralatan, restrukturisasi mesin dan peralatan, serta fasilitasi pameran. “Sampai tahun 2015, jumlah IKM yang mendapat fasilitasi restrukturisasi mesin dan peralatan sebanyak 25 perusahaan dengan total potongan harga mencapai Rp2,68 miliar,” tuturnya.

Sementara itu, untuk memperluas pemasaran, Kemenperin tengah mengembangkan program e-Smart IKM yang memanfaatkan teknologi informasi. “Melalui program ini, IKM dapat memasarkan produknya melalui marketplace yang ada sehingga semua konsumen dapat mengaksesnya dan IKM mendapatkan pasar yang lebih luas,” ungkap Gati.

Data BPS tahun 2016 menunjukkan, kontribusi sektor industri pengolahan terhadap PDRB Kota Pekalongan berdasarkan harga berlaku sebesar 21,67 persen atau Rp1,5 triliun dengan laju pertumbuhan 6,23 persen. Sedangkan, jumlah tenaga kerja di industri manufaktur mencapai 55.159 orang dan sebagian besarnya berkerja di industri batik.

Selanjutnya, data Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan menunjukkan, jumlah IKM batik saat ini sebanyak 1.081 unit dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 12.937 orang. Terdapat empat sentra batik di Pekalongan, yaitu Kampung Batik Pesindon, Kauman, Jenggot dan Pasir Sari. Produk batik yang dihasilkan berupa kain, sarung, pakaian, tas, perlengkapan sholat, dan home decoration. Nilai ekspor produk batik Kota Pekalongan mencapai USD 427 ribu tahun 2015. Produk batik Pekalongan sebangian besar dipasarkan ke Jakarta.

baca juga

Pemilik Griya Batik Mas, Hisam Diputra mengatakan, usahanya di Desa Kauman telah menyerap tenaga kerja sebanyak 51 orang untuk memproduksi batik tulis, cap, serta kombinasi tulis dan cap. Bahan baku yang digunakan, yakni kapas, sutera dan rayon. “Daerah pemasaran kami, meliputi Pekalongan, Jogjakarta, Cirebon, Jakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, Padang, Medan, dan Riau,” sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenperin Dorong Daya Saing IKM Galangan Kapal Pekalongan

Kemenperin Dorong Daya Saing IKM Galangan Kapal Pekalongan

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 14:59 WIB

Pesawat CN-235 Produksi PT Dirgantara Indonesia Tiba di Senegal

Pesawat CN-235 Produksi PT Dirgantara Indonesia Tiba di Senegal

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 09:17 WIB

Nilai Produksi IKM Alas Kaki Ditargetkan Rp24 Triliun Tahun 2017

Nilai Produksi IKM Alas Kaki Ditargetkan Rp24 Triliun Tahun 2017

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 06:11 WIB

PT DI Diduga Tak Transparan Soal Produksi CN-295 dan Heli Cougar

PT DI Diduga Tak Transparan Soal Produksi CN-295 dan Heli Cougar

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 21:47 WIB

Phapros dan Mitra Rajawali Banjaran Tandatangani Sinergi Alkes

Phapros dan Mitra Rajawali Banjaran Tandatangani Sinergi Alkes

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 02:00 WIB

Said Didu Bantah Dampak Negatif Pabrik Semen Indonesia Rembang

Said Didu Bantah Dampak Negatif Pabrik Semen Indonesia Rembang

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 17:28 WIB

Kontribusi Industri 17,82 Persen Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Kontribusi Industri 17,82 Persen Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 13:24 WIB

PDB Terbesar Manufaktur dari Industri Makanan dan Minuman

PDB Terbesar Manufaktur dari Industri Makanan dan Minuman

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 12:15 WIB

Sertifikasi Serentak 2.250 Tenaga Konstruksi di Jakarta

Sertifikasi Serentak 2.250 Tenaga Konstruksi di Jakarta

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 09:49 WIB

Ekonomi 2017 Diprediksi Masih lambat, Ini Jalan Keluar Menperin

Ekonomi 2017 Diprediksi Masih lambat, Ini Jalan Keluar Menperin

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 13:30 WIB

Terkini

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:30 WIB

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:28 WIB

×