Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Jokowi Akui Kenaikan Harga Cabai Sulit Dihindari

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Senin, 09 Januari 2017 | 12:31 WIB
Jokowi Akui Kenaikan Harga Cabai Sulit Dihindari
Presiden Jokowi meninjau harga cabai di Pasar Kajen, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (9/1/2017). [Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo memenuhi janji yang diucapkan kepada para pedagang di Pasar Kajen, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pada 2014 silam. Saat itu, ketika Joko Widodo masih berstatus calon presiden.

Hari ini, Senin (9/1/2017), di sela kunjungan kerjanya ke Kota Pekalongan, Presiden kembali mendatangi pasar tersebut untuk meninjau keadaan pasar serta menyapa para pedagang dan warga yang sedang beraktivitas.

"Saya kembali lagi mau memperbaiki itu (pasar)," terang Presiden kepada para jurnalis usai peninjauan.

Presiden Joko Widodo kemudian menginstruksikan agar dilakukan pembenahan terhadap Pasar Kajen tersebut. Pembenahan tersebut penting untuk dilakukan mengingat peranannya yang besar dalam mempromosikan produk-produk lokal.

"Saya hanya ingin memerintahkan agar pasar ini direhab, terutama lantai kemudian pengelolaan mengenai kios di dalamnya. Ini mau disiapkan Pak Bupati dulu, nanti kalau bisa pakai anggaran tahun ini atau paling tidak maksimal tahun depan. Karena Pasar Induk Kajen ini penting sekali bagi produk-produk di sekitar Pekalongan," terang Presiden kepada para jurnalis usai peninjauan.

Dalam peninjauannya tersebut, Kepala Negara yang didampingi Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, sempat bertanya kepada para pedagang mengenai omzet penjualannya. Sejumlah pedagang mengaku bahwa penjualan di pasar yang menampung hingga 1.759 pedagang tersebut sangatlah ramai. Pembenahan pasar pun kemudian ditargetkan oleh Presiden dapat diselesaikan selambat-lambatnya pada tahun depan.

"Maksimal tahun depan rampung. Di dalam tadi saya tanya ke pedagang omzet sangat ramai. Paling hanya perlu penataan kios dan lantai saja," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pada 2014 silam Presiden Joko Widodo, yang saat itu masih menjadi calon presiden. "Sekarang yang penting adalah membuat pasar-pasar tradisional bersih sehingga tidak kalah dari supermarket modern. Oleh sebab itu, tidak hanya Pasar Kajen yang bersih tapi juga semua pasar tradisional di Pekalongan, semua pasar di Indonesia," ucapnya saat itu.

Menurutnya, pasar tradisional merupakan pusat pengembangan ekonomi mikro. Berbagai kebutuhan yang ada di pasar merupakan produk-produk masyarakat kecil dan menengah sehingga membantu perekonomian mereka.

baca juga

"Di pasar tradisional seperti Pasar Kajen ini tempat dipasarkannya produk-produk petani dan nelayan," terang Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut ketika itu.

Tinjau Harga Cabai di Pedagang

Kenaikan harga cabai belakangan ini tak luput dari perhatian Presiden Joko Widodo. Dalam kunjungannya tersebut, Presiden menyempatkan diri untuk memantau perkembangan hargai cabai dari para pedagang.

"Yang cabai rawit merah Rp100 ribu. Tapi yang cabai lain, cabai merah Rp50 ribu, yang cabai hijau juga di kisaran Rp45 ribu sampai Rp50 ribu," terang Presiden.

Kenaikan harga cabai tersebut memang tidak bisa dihindari mengingat pertanian cabai pada 2016 kemarin berada pada kondisi yang kurang bagus. Akibatnya, pasokan cabai kepada masyarakat sedikit terpengaruh.

"Yang namanya harga tergantung 'supply' dan 'demand'. Karena musimnya pada 2016 kemarin memang jelek untuk cabai sehingga banyak yang busuk dan gagal panen sehingga 'supply'-nya kurang. Itu fluktuatif," ucapnya.

Guna mengatasi kurangnya pasokan komoditas cabai di sejumlah daerah, sebelumnya Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengupayakan untuk menyalurkan stok komoditas cabai yang melimpah di daerah lainnya kepada daerah-daerah yang mengalami kekurangan.

"Gorontalo stoknya melimpah, dari sana akan kami salurkan ke daerah lain," tuturnya pada Kamis kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Cabai Melonjak, Jokowi Salahkan Musim Buruk

Harga Cabai Melonjak, Jokowi Salahkan Musim Buruk

News | Senin, 09 Januari 2017 | 11:41 WIB

Jokowi Sebut Cuaca Buruk Jadi Sebab Harga Cabai Rawit Meroket

Jokowi Sebut Cuaca Buruk Jadi Sebab Harga Cabai Rawit Meroket

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 10:58 WIB

Presiden Jokowi Blusukan ke Pasar Kajen Pekalongan

Presiden Jokowi Blusukan ke Pasar Kajen Pekalongan

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 10:30 WIB

Presiden Jokowi Kunjungi Pembangunan Jalan Tol Batang - Semarang

Presiden Jokowi Kunjungi Pembangunan Jalan Tol Batang - Semarang

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 09:08 WIB

Jokowi Bantah Informasi Tarif STNK dan BPKB Simpang Siur

Jokowi Bantah Informasi Tarif STNK dan BPKB Simpang Siur

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 08:58 WIB

Jokowi Bilang PMT untuk Melahirkan Generasi Cerdas

Jokowi Bilang PMT untuk Melahirkan Generasi Cerdas

News | Senin, 09 Januari 2017 | 08:48 WIB

Jokowi: Kartu PKH Untuk Pemerataan Ekonomi Bagi Warga Miskin

Jokowi: Kartu PKH Untuk Pemerataan Ekonomi Bagi Warga Miskin

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 08:41 WIB

Presiden Jokowi Ajak Masyakat Bijak Gunakan Media Sosial

Presiden Jokowi Ajak Masyakat Bijak Gunakan Media Sosial

News | Senin, 09 Januari 2017 | 08:34 WIB

Presiden Jokowi Ajak Para Santri Sebarkan Nilai Kesantunan

Presiden Jokowi Ajak Para Santri Sebarkan Nilai Kesantunan

News | Senin, 09 Januari 2017 | 08:27 WIB

Presiden Jokowi Ajak Para Santri Menghindari Fitnah

Presiden Jokowi Ajak Para Santri Menghindari Fitnah

News | Minggu, 08 Januari 2017 | 13:01 WIB

Terkini

Bakal Ada Tersangka Baru! Polisi Terus Usut Pengeroyokan Maut Pencuri Ayam di Bali

Bakal Ada Tersangka Baru! Polisi Terus Usut Pengeroyokan Maut Pencuri Ayam di Bali

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:17 WIB

Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi

Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:10 WIB

Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna

Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:09 WIB

4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum

4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:07 WIB

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:04 WIB

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:00 WIB

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:59 WIB

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:55 WIB

×