Mendag Juga Tuding Cuaca Jadi Penyebab Harga Cabai Meroket

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 09 Januari 2017 | 13:26 WIB
Mendag Juga Tuding Cuaca Jadi Penyebab Harga Cabai Meroket
Pedagang cabai di pasar induk Senen, Jakarta, Jumat (4/9). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Dalam beberapa minggu terakhir, pemerintah tengah dipusingkan dengan melambungnya beberapa harga kebutuhan pokok salah satunya adalah harga cabai yang kini tembus Rp120 ribu per kilogram.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berulang kali menyatakan bahwa kenaikan harga cabai ini dikarenakan faktor cuaca yang tidak menentu sebagai biang keladinya.

"Semua diakibatkan karena satu alasan, yaitu iklim. Kita cek lapangan, dan dengan pengalaman pada waktu hujan kita paksakan petik, maka proses pembusukannya makin cepat. Kemudian belum lagi transportasi dari tempat sampai ke kota atau pasar," kata Enggar saat ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Senin (9/1/2016).

Buruknya cuaca tersebut, menurut Enggar juga berdampak pada transportasi yang terhambat untuk mendistribusikan hasil panen.

"Keterlambatan akibat transportasi maupun hujan yang berkepanjangan seperti ini, proses pembusukannya makin cepat, ditambah lagi dengan pengiriman kapal antar-pulau ini juga menjadi penyebabnya," katanya.

Untuk mengendalikan harga, Kementerian Perdagangan tengah menyiapkan berbagai langkah. Salah satunya meminta bantuan Badan Urusan Logistik  dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia  sebagai stabilisator harga.

Kedua, lanjut Enggar lembaga diminta membeli cabai petani sampai harga komoditas tersebut stabil.

"Jadi nanti pemerintah akan membantu pendistribusiannya. Terutama ke daerah yang harga cabainya mengalami kenaikan paling tinggi. Diharapkan ini bisa meredam," ungkapnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendag Ancam Cabut Izin Importir Nakal Tak Memiliki Gudang

Mendag Ancam Cabut Izin Importir Nakal Tak Memiliki Gudang

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 13:13 WIB

Jokowi Akui Kenaikan Harga Cabai Sulit Dihindari

Jokowi Akui Kenaikan Harga Cabai Sulit Dihindari

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 12:31 WIB

Harga Cabai Melonjak, Jokowi Salahkan Musim Buruk

Harga Cabai Melonjak, Jokowi Salahkan Musim Buruk

News | Senin, 09 Januari 2017 | 11:41 WIB

Jokowi Sebut Cuaca Buruk Jadi Sebab Harga Cabai Rawit Meroket

Jokowi Sebut Cuaca Buruk Jadi Sebab Harga Cabai Rawit Meroket

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 10:58 WIB

Modernisasi Trade Remedy Ancam Ekspor Indonesia ke Eropa

Modernisasi Trade Remedy Ancam Ekspor Indonesia ke Eropa

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 10:52 WIB

Kemendag Minta PPI Pasok Cabai untuk Tekan Harga

Kemendag Minta PPI Pasok Cabai untuk Tekan Harga

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2017 | 18:42 WIB

Enggartiasto Janji Lebih Tegas Berantas Pungli di Kemendag

Enggartiasto Janji Lebih Tegas Berantas Pungli di Kemendag

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 05:00 WIB

Sepanjang 2016, Kemendag Sederhanakan 49 Perizinan Ekspor Impor

Sepanjang 2016, Kemendag Sederhanakan 49 Perizinan Ekspor Impor

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 04:00 WIB

Tahun Lalu, Kemendag Revitalisasi 878 Pasar di Seluruh Indonesia

Tahun Lalu, Kemendag Revitalisasi 878 Pasar di Seluruh Indonesia

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 04:00 WIB

Inilah Kinerja Perdagangan Dalam Negeri Sepanjang 2016

Inilah Kinerja Perdagangan Dalam Negeri Sepanjang 2016

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 03:00 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×