Inilah Kinerja Perdagangan Dalam Negeri Sepanjang 2016

Adhitya Himawan

Kamis, 05 Januari 2017 | 03:00 WIB
Inilah Kinerja Perdagangan Dalam Negeri Sepanjang 2016
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. [Antara/Puspa Perwitasari]

Capaian kinerja perdagangan Indonesia selama 2016 cukup menggembirakan. Kondisi perdagangan dalam negeri tetap stabil dan aman, inflasi terjaga, dan neraca perdagangan nasional mencatatkan surplus. Capaian positif ini menjadi modal utama Kementerian Perdagangan dalam menyusun langkah-langkah strategis perdagangan selama 2017.

“Kinerja perdagangan dalam negeri mengalami perkembangan positif. Naik turunnya harga tetap terkendali dan tanpa gejolak yang terlalu signifikan di masyarakat. Neraca perdagangan juga surplus. Capaian ini akan menjadi pijakan Kemendag dalam menyusun arah dan strategi perdagangan pada 2017,” tegas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam acara media briefing bertema “Memulai Awal Tahun 2017: Membangun Optimisme Perdagangan dan Pelayanan Publik Tanpa Pungli” di Kantor Kemendag, Jakarta, Rabu, (4/1/2016).

Selama 2016 dan menatap 2017, Kemendag telah dan akan terus melaksanakan amanat Presiden RI Joko Widodo untuk menjaga tiga kebijakan utama, yaitu perdagangan dalam negeri, perdagangan luar negeri, dan melaksanakan reformasi birokrasi.

Perdagangan Dalam Negeri

Amanat Presiden kepada Menteri Perdagangan di sektor perdagangan dalam negeri mencakup stabilisasi harga dan pasokan pangan, penyerapan produksi dalam negeri, dan revitalisasi pasar tradisional. Amanat itu telah dilaksanakan Kemendag melalui penataan ketersediaan stok dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok, menata sarana perdagangan melalui pembangunan/revitalisasi pasar rakyat, dan penetapan sistem resi gudang (SRG). Selain itu, pengamanan pasar dalam negeri dilakukan melalui upaya pengawasan barang beredar, serta tertib mutu dan tertib niaga.

Dalam hal menjamin ketersediaan stok dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok, Kemendag berhasil menjaga harga beberapa barang kebutuhan pokok sehingga cukup stabil, bahkan cenderung turun seperti beras, daging ayam, telur ayam, daging sapi, dan gula pasir. Beberapa komoditas hortikultura seperti cabai merah keriting, cabai merah besar, dan bawang merah, walaupun sempat tinggi, namun saat ini trennya semakin menurun.

“Inflasi 2016 tercatat 3,02 persen terendah sejak 2010. Dibandingkan inflasi 2015 sebesar 3,35 persen yang disumbang dari beras 0,31 persen; daging ayam ras 0,15 persen; dan bawang merah 0,15 persen; inflasi 2016 justru menunjukkan tidak ada kontribusi dari beras dan daging ayam ras. Andil komoditas pangan terhadap inflasi 2016 yang paling tinggi hanyalah cabai merah dan bawang merah yang saat ini tren harganya mulai menurun,” papar Mendag.

Mendag melanjutkan, pengendalian stok ke depan akan dilakukan dengan mengintensifkan penerapan Tanda Daftar Gudang (TDG) yang menyimpan barang kebutuhan pokok di gudangnya serta pendaftaran distributor dan pedagang antarpulau barang kebutuhan pokok dan barang penting. Mendag juga berkomitmen mengaktifkan kembali tim panel ahli harga barang kebutuhan pokok untuk evaluasi kebijakan harga. Untuk mengurangi disparitas harga antara Indonesia bagian barat dengan Indonesia bagian timur akan dikembangkan gerai maritim sebagai penyangga stok barang kebutuhan pokok.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Padang Bakal Jadi Pusat Perdagangan di Sumbar

Padang Bakal Jadi Pusat Perdagangan di Sumbar

Bisnis | Jum'at, 30 Desember 2016 | 09:34 WIB

Lindungi Konsumen, Lima Kementerian Sinergi Pengawasan Barang

Lindungi Konsumen, Lima Kementerian Sinergi Pengawasan Barang

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 14:30 WIB

Jokowi Dorong Diversifikasi Perdagangan RI Dengan India

Jokowi Dorong Diversifikasi Perdagangan RI Dengan India

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 07:31 WIB

Bahas Investasi, Presiden Jokowi akan Bertemu 20 CEO di India

Bahas Investasi, Presiden Jokowi akan Bertemu 20 CEO di India

Bisnis | Senin, 12 Desember 2016 | 11:17 WIB

Pertemuan RCEP TNC Sepakat Kembangkan UKM

Pertemuan RCEP TNC Sepakat Kembangkan UKM

Bisnis | Senin, 12 Desember 2016 | 06:59 WIB

Mendag akan Beri Sanksi Bagi Importir Nakal Kentang

Mendag akan Beri Sanksi Bagi Importir Nakal Kentang

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 03:00 WIB

KURBE Jadi Jurus Pemerintah Genjot Ekspor UMKM

KURBE Jadi Jurus Pemerintah Genjot Ekspor UMKM

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2016 | 00:43 WIB

Inilah Kelemahan UMKM Menembus Pasar Ekspor Dunia

Inilah Kelemahan UMKM Menembus Pasar Ekspor Dunia

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2016 | 00:14 WIB

Kemendag Akui Pertumbuhan UMKM Makin Signifikan

Kemendag Akui Pertumbuhan UMKM Makin Signifikan

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 23:45 WIB

KPBI Anggap RCEP akan Dongkrak Pengangguran di Indonesia

KPBI Anggap RCEP akan Dongkrak Pengangguran di Indonesia

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 03:00 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

×