Kawasan Industri Morowali akan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 12 Januari 2017 | 14:48 WIB
Kawasan Industri Morowali akan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja
Kawasan Industri Pulogadung di Jakarta Timur, Senin (18/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kementerian Perindustrian juga tengah memfasilitasi pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) pakaian jadi di Kawasan Industri Morowali, Sulawesi Tengah. Fasilitasi ini berupa pemberian bantuan alat dan mesin, pelaksanaan bimbingan teknis, serta pendampingan lebih lanjut dalam rangka membentuk wirausaha lokal dan pelaku industri yang profesional.

“Hadirnya Kawasan Industri Morowali yang telah menyerap tenaga kerja puluhan ribu orang, merupakan peluang penumbuhan IKM di sini dan sekitarnya baik untuk memasok kebutuhan pangan dan sandang secara kontinyu maupun industri jasa lainnya,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika memberikan pengarahan pada acara Bimbingan Teknis Produksi dan Pengembangan Daya Saing IKM Pakaian Jadi di sela kunjungan kerja di Kawasan Industri Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (11/1/2017).

Kemenperin mencatat, pada tahun 2015, IKM pakaian jadi menyerap tenaga kerja secara nasional sebanyak satu juta orang. Sedangkan, di Kabupaten Morowali terdapat 54 IKM pakaian jadi yang menyerap tenaga kerja sekitar 102 orang. Selanjutnya, nilai produksi dan jasa dari IKM pakaian jadi sebesar Rp73,4 triliun pada tahun 2016, sedangkan pada 2017 diproyeksi mencapai Rp74,6 triliun atau naik 1,7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Pada kesempatan ini, Menperin menyaksikan penyerahan secara simbolis mesin jahit dan mesin obras yang dilakukan oleh Dirjen IKM Gati Wibawaningsih kepada Bupati Morowali yang akan disalurkan ke para pelaku IKM di Morowali. Total bantuan yang diberikan sebanyak 20 mesin jahit dan 5 mesin obras. “Kami harapkan, para perserta yang ikut bimbingan teknis ini nantinya dapat memasok kebutuhan pakaian seragam seluruh karyawan di Kawasan Industri Morowali,” ujar Airlangga.

Sementara itu, Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih menegaskan, program ini dilakukan secara bersinergi antara Kemenperin melalui Direktorat Jenderal IKM dengan pengelola Kawasan Industri Morowali, PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

“Kami berharap, melalui Pemerintah Daerah Morowali, juga dapat terus ditumbuhkan IKM lainnya melalui pengelolaan sumber daya alam yang ada, peningkatan nilai tambah dan perluasan pemasaran produk,” paparnya.

Gati memastikan, kegiatan ini akan mendorong penumbuhan wirausaha baru mandiri di bidang konveksi yang siap menjawab tantangan global. “Tentunya untuk menjadi wirausaha sukses diperlukan upaya dan kerja keras yang dapat meningkatkan kesejahteraan serta mampu mengangkat perekonomian bangsa,” tuturnya.

Langkah tersebut berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, di mana Kemenperin menargetkan penciptaan sebanyak 20.000 wirausaha baru. “Dalam mengejar sasaran tersebut, sepanjang tahun 2016, Kemenperin telah melaksanakan program pelatihan, pemberian startup capital, dan pendampingan kepada 3.745 calon wirausaha baru, yang 200 di antaranya sudah mendapatkan legalitas usaha industri,” ungkapnya.

baca juga

Kemenperin juga telah melakukan pemberdayaan sentra IKM melalui penguatan kelembagaan, fasilitasi penggunaan teknologi tepat guna, fasilitasi peningkatan Unit Pelayanan Teknis (UPT), pendampingan Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL) serta pembangunan dan revitalisasi melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) kepada 1.852 sentra IKM yang dibina pada tahun 2016, dari total 7.437 sentra IKM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenperin Catat Investasi Smelter Telah Capai 22 Miliar Dolar AS

Kemenperin Catat Investasi Smelter Telah Capai 22 Miliar Dolar AS

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 14:42 WIB

Kemenperin Pacu Kawasan Industri Berbasis Smelter

Kemenperin Pacu Kawasan Industri Berbasis Smelter

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 14:36 WIB

BKPM: Penggunaan TKA di Awal Proses Konstruksi Investasi

BKPM: Penggunaan TKA di Awal Proses Konstruksi Investasi

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 12:07 WIB

Kemenperin Klaim Pengawasan TKA di Kawasan Industri Sudah Ketat

Kemenperin Klaim Pengawasan TKA di Kawasan Industri Sudah Ketat

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 07:16 WIB

BKPM: Investasi 2016 Diperkirakan Serap 1,25 Juta Tenaga Kerja

BKPM: Investasi 2016 Diperkirakan Serap 1,25 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 06:48 WIB

Ekspor Produk Batik Capai 178 Juta Dolar AS

Ekspor Produk Batik Capai 178 Juta Dolar AS

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 15:07 WIB

Kemenperin Dorong Daya Saing IKM Galangan Kapal Pekalongan

Kemenperin Dorong Daya Saing IKM Galangan Kapal Pekalongan

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 14:59 WIB

Nilai Produksi IKM Alas Kaki Ditargetkan Rp24 Triliun Tahun 2017

Nilai Produksi IKM Alas Kaki Ditargetkan Rp24 Triliun Tahun 2017

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 06:11 WIB

BKPM Jamin Masuknya Investasi Asing Ciptakan Lapangan Kerja

BKPM Jamin Masuknya Investasi Asing Ciptakan Lapangan Kerja

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 23:25 WIB

Hadapi MEA, Pemerintah Diminta Pertegas Sertifikasi Tenaga Kerja

Hadapi MEA, Pemerintah Diminta Pertegas Sertifikasi Tenaga Kerja

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 02:00 WIB

Terkini

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

×