Jokowi Tegaskan Program Listrik 35 Ribu MW Sudah Jadi Kebutuhan

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Kamis, 05 Januari 2017 | 21:26 WIB
Jokowi Tegaskan Program Listrik 35 Ribu MW Sudah Jadi Kebutuhan
Presiden Jokowi memimpin sidang paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (5/1/2017). [Dok Rusman - Biro Pers Setpres]

Tahun 2017 ini merupakan tahun di mana pemerintah berupaya keras melakukan pemerataan. Dari sekian banyak sektor, sektor energi merupakan salah satu hal yang benar-benar menjadi perhatian serius pemerintah. Upaya pemerataan di sektor energi merupakan perwujudan dari keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat memimpin sidang paripurna keempat Dewan Energi Nasional (DEN) di Kantor Presiden, Jakarta, pada Kamis (5/1/2017).

"Kita tidak boleh membiarkan rakyat kita di Papua, di daerah perbatasan, serta di pulau-pulau terpencil dan terdepan mengalami ketidakadilan karena harus membeli BBM (bahan bakar minyak) dengan harga yang berlipat-lipat dibandingkan Jawa dan Sumatera. Kita juga tidak boleh membiarkan rakyat kita di pelosok Nusantara tidak memperoleh penerangan listrik di malam hari," tegas Presiden.

Dalam arahannya tersebut, Presiden juga sekali lagi mengingatkan arah pengembangan sektor energi nasional sebagaimana yang telah disampaikan pada sidang paripurna Dewan Energi Nasional sebelumnya yang digelar pada 22 Juni 2016 silam. Presiden memandang diperlukan adanya terobosan-terobosan baru untuk mengatasi ketergantungan impor bahan bakar dan juga dalam pengembangan energi bersih dan terbarukan.

"Saya kira ke depan sangat berbahaya sekali apabila kondisi ini masih kita pakai terus menerus tanpa melakukan riset dan terobosan-terobosan dalam membangun ketahanan energi kita. Utamanya karena kita sekarang memiliki produksi CPO, biomassa, dan batu bara yang tidak kecil. Ini kalau betul-betul dilakukan riset besar-besaran akan dapat melahirkan terobosan sehingga kita tidak bergantung terus kepada BBM. Saya kira seperti ide penemuan cell gas di Amerika, kira-kira seperti itu yang kita inginkan," ujarnya.

Sebab, Kepala Negara yang saat itu bertindak sebagai Ketua DEN berpendapat bahwa saat ini Indonesia masih belum memberi perhatiannya kepada rencana jangka panjang terkait dengan ketahanan energi nasional. Padahal, Indonesia memiliki potensi untuk dapat terhindar dari ketergantungan impor bahan bakar minyak.

"Hutan kelapa sawit kita yang mencapai 13-14 juta hektare saya kira memberikan sebuah peluang kepada kita untuk tidak bergantung dengan negara yang lain. Kalkulasi jangka panjang yang seperti itu harus benar-benar kita hitung sehingga ketakutan kita akan kekurangan BBM dan energi betul-betul sudah terdesain sejak awal. Ini yang sampai sekarang menurut saya belum kita seriusi dengan baik," terang Presiden.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga menyinggung soal target pembangunan listrik 35 ribu megawatt. Di hadapan jajarannya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menegaskan bahwa angka tersebut bukanlah semata sebagai target yang harus dicapai, tetapi sudah menjadi kebutuhan Indonesia.

"Kita harus lihat, ini bukan lagi semata-mata target, tetapi sebuah kebutuhan. Tetapi hitungan-hitungan sebelumnya memang ini ada kalkulasi yang dalam praktik di lapangan memang berbeda sehingga saya kira juga perlu dikalkulasi lagi," imbuhnya.

Mengakhiri pengantarnya, Presiden berpesan bahwa di masa datang, seiring dengan pembangunan yang terus digalakkan merata di pelosok Nusantara, kebutuhan akan pasokan listrik akan semakin meningkat. Oleh karenanya, Presiden berharap kepada Dewan Energi Nasional untuk dapat memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut.

baca juga

Saat ini, memang konsumsi listrik per kapita Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, yaitu hanya 917 kWh di tahun 2015, sementara Vietnam sudah sebesar 1.795 kWh, bahkan Singapura sebesar 9.146 kWh.

"Kalau kita ingin tumbuh lebih cepat lagi maka kebutuhan konsumsi listrik semakin meningkat. Saya minta dalam sidang Dewan Energi Nasional keempat ini dapat memberikan solusi dari yang tadi saya sampaikan," tutupnya.

Hadir dalam sidang tersebut ialah seluruh unsur yang mewakili pemangku kepentingan dan yang mewakili pemerintah dalam Dewan Energi Nasional. Dari unsur pemerintah tampak hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla selaku Wakil Ketua DEN, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan selaku Ketua Harian DEN, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Hadir pula dalam sidang tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Minta Petani Dikorporasikan

Presiden Jokowi Minta Petani Dikorporasikan

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 21:17 WIB

Jokowi Buka Rakernas Pembangunan Pertanian

Jokowi Buka Rakernas Pembangunan Pertanian

News | Kamis, 05 Januari 2017 | 09:58 WIB

Jokowi Boyong Makanan Pedagang Kaki Lima Masuk Istana Bogor

Jokowi Boyong Makanan Pedagang Kaki Lima Masuk Istana Bogor

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 22:47 WIB

Jokowi Minta Akses Rakyat ke Permodalan Diperkuat

Jokowi Minta Akses Rakyat ke Permodalan Diperkuat

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 22:42 WIB

Jokowi Perintahkan Segera Dibentuk Badan Cyber Nasional

Jokowi Perintahkan Segera Dibentuk Badan Cyber Nasional

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 23:04 WIB

Perhatian ke Indonesia Timur di Era Jokowi Terbesar Dalam Sejarah

Perhatian ke Indonesia Timur di Era Jokowi Terbesar Dalam Sejarah

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 05:00 WIB

Terkait Pemerintahan Konkuren, Ini Pesan Jokowi pada Kemendagri

Terkait Pemerintahan Konkuren, Ini Pesan Jokowi pada Kemendagri

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 21:40 WIB

Jokowi Minta Pengadaan Barang Jasa Pakai Teknologi Informasi

Jokowi Minta Pengadaan Barang Jasa Pakai Teknologi Informasi

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 17:57 WIB

Jokowi Tinjau Pengecoran Akhir Rusun Atlet Asean Games Kemayoran

Jokowi Tinjau Pengecoran Akhir Rusun Atlet Asean Games Kemayoran

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 11:01 WIB

Jokowi Bantah Isu Reshuffle Kabinet Jilid III

Jokowi Bantah Isu Reshuffle Kabinet Jilid III

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 10:45 WIB

Terkini

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:30 WIB

iPhone Duo Bermasalah? Pembeli Lapor Kerusakan di Layar Bagian Dalam

iPhone Duo Bermasalah? Pembeli Lapor Kerusakan di Layar Bagian Dalam

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:22 WIB

BUMI Akuisisi Perusahan Australia USD22 Miliar, Masuk Bisnis Tambang Emas

BUMI Akuisisi Perusahan Australia USD22 Miliar, Masuk Bisnis Tambang Emas

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:16 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Pramono Anung Pastikan Penataan Taman Puring Tak Gusur Pedagang Kecil

Pramono Anung Pastikan Penataan Taman Puring Tak Gusur Pedagang Kecil

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:14 WIB

26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi

26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi

Bekaci | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Garudayaksa Tumbang dari Persib akibat Gol Menit Akhir, Milos Joksic Soroti Kartu Merah

Garudayaksa Tumbang dari Persib akibat Gol Menit Akhir, Milos Joksic Soroti Kartu Merah

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Daftar HP Lipat RAM 12 GB Performa Gahar, Ini Harga Terbarunya di Indonesia

Daftar HP Lipat RAM 12 GB Performa Gahar, Ini Harga Terbarunya di Indonesia

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Ekonomi Kreatif Jadi Taruhan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Ekonomi Kreatif Jadi Taruhan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:03 WIB

×