Kemenperin Dorong Industri Jepang Perkuat Rantai Pasokan

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 16 Januari 2017 | 16:49 WIB
Kemenperin Dorong Industri Jepang Perkuat Rantai Pasokan
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara Business Meeting between Japan and Indonesia di Jakarta, Minggu (15/1/2017). [Dok Kementerian Perindustrian]

Kementerian Perindustrian mendorong industri asal Jepang yang ada di Indonesia agar memperkuat rantai pasoknya sehingga akan membantu mengatasi permasalahan kebutuhan bahan baku di dalam negeri. Untuk itu, diharapkan peningkatan investasi dari perusahaan-perusahaan Negeri Sakura tersebut.

“Kami berharap industri-industri dari Jepang, seperti yang bergerak di bidang pengolahan mineral logam, pembangkit listrik, gasifikasi batu bara, petrokimia, dan kaca dapat berinvestasi di Indonesia pada lokasi-lokasi kawasan industri yang telah disiapkan,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara Business Meeting between Japan and Indonesia di Jakarta, Minggu (15/1/2017).

Kawasan industri itu, antara lain Kawasan Industri Dumai di Riau yang telah dilengkapi pembakit listrik dengan kapasitas 50 MW, terminal CPO dan pengolahan limbah. Kawasan ini dapat digunakan untuk pengembangan industri gasifikasi batu bara dan oleo chemical.

“Kami juga menawarkan kawasan Industri JIIPE di Gresik dengan total area seluas 2.933 Ha serta didukung power plants sebesar 23 MW dan 500 MW. Kawasan yang dilengkapi dengan residensial area dan pelabuhan ini didorong sebagai kawasan untuk heavy industry dan permesinan,” tutur Airlangga.

Selanjutnya, Kawasan Industri Kendal di Jawa Tengah dengan luas sebesar 2.700 Ha yang lokasinya berdekatan dengan pelabuhan Semarang. Di kawasan ini,  rencananya akan dibangun industri furniture, industri makanan dan industri garmen. “Dengan upah buruh yang kompetitif, maka kawasan industri ini akan memiliki keunggulan dibanding kawasan lain,” ujar Airlangga.

Menperin juga menawarkan lokasi Kawasan Industri Bontang di Kalimantan Timur. “Kawasan ini akan dikembangkan untuk industri gasifikasi batu bara. Dengan didukung area seluas 265,6 Ha, saat ini sedang dibangun industri jasa minyak dan gas di kawasan tersebut,” terangnya.

Bahkan, Kemenperin mendorong pula pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di Jepang agar ikut berinvestasi di Indonesia. “Kami ingin membantu agar makin banyak investasi IKM dari Jepang di Indonesia. Ke depannya, IKM Jepang ini akan dimitrakan dengan IKM-IKM yang ada di Indonesia untuk penguatan dan upgrading produktivitas,” papar Airlangga.

Untuk mendukung hal tersebut, lanjut Airlangga, pihaknya telah melakukan penguatan data dari pelaku IKM di dalam negeri agar nantinya dapat diidentifikasi sektor mana saja yang dapat menjadi mitra strategis. “Diharapkan, IKM Indonesia juga menjadi salah satu bagian dari supply chain,” tegasnya.

baca juga

Pada pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Istana Bogor, yang juga dihadiri Menperin Airlangga, Jokowi menyebutkan investasi Jepang mencapai USD 4,498 miliar atau Rp59,8 triliun (pada kurs Rp13.300) hingga September 2016. Angka tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2015.

Berdasarkan data BKPM, Jepang memberikan kontribusi investasi paling tinggi di Indonesia melalui industri otomotif dengan nilai 1,18 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) pada tahun 2015, disusul kawasan industri dan properti 520 juta Dolar AS, kemudian industri logam, elektronik, dan mesin senilai 426 juta Dolar AS, serta listrik, gas, dan air sebesar 134 juta Dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Akui Investasi Jepang di 2016 Naik Dua Kali Lipat

Jokowi Akui Investasi Jepang di 2016 Naik Dua Kali Lipat

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 20:21 WIB

BKPM Akui Investor Jepang Makin Gencar ke Properti Indonesia

BKPM Akui Investor Jepang Makin Gencar ke Properti Indonesia

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 13:22 WIB

Kawasan Industri Morowali akan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Kawasan Industri Morowali akan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 14:48 WIB

Kemenperin Catat Investasi Smelter Telah Capai 22 Miliar Dolar AS

Kemenperin Catat Investasi Smelter Telah Capai 22 Miliar Dolar AS

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 14:42 WIB

Kemenperin Pacu Kawasan Industri Berbasis Smelter

Kemenperin Pacu Kawasan Industri Berbasis Smelter

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 14:36 WIB

Temui Presiden Jokowi, PM Shinzo Abe Bawa 30 CEO Dari Jepang

Temui Presiden Jokowi, PM Shinzo Abe Bawa 30 CEO Dari Jepang

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 13:37 WIB

Kemenperin Klaim Pengawasan TKA di Kawasan Industri Sudah Ketat

Kemenperin Klaim Pengawasan TKA di Kawasan Industri Sudah Ketat

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 07:16 WIB

Pemerintah akan Finalisasi Pembangunan Pelabuhan Patimban

Pemerintah akan Finalisasi Pembangunan Pelabuhan Patimban

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 07:35 WIB

Ekspor Produk Batik Capai 178 Juta Dolar AS

Ekspor Produk Batik Capai 178 Juta Dolar AS

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 15:07 WIB

Kemenperin Dorong Daya Saing IKM Galangan Kapal Pekalongan

Kemenperin Dorong Daya Saing IKM Galangan Kapal Pekalongan

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 14:59 WIB

Terkini

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

×