Komisi V DPR Kritik Kemantapan Jalan Nasional

Adhitya Himawan

Selasa, 17 Januari 2017 | 17:20 WIB
Komisi V DPR Kritik Kemantapan Jalan Nasional
Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto. [Dok Kementerian PUPR]

Pimpinan dan anggota Komisi V DPR RI memberikan apresiasi kepada Pemerintah dalam penanganan sarana dan prasarana transportasi pada masa libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Demikian salah satu kesimpulan hasil Rapat Kerja Komisi V DPR dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Korps Lalu Lintas (Korlantas) POLRI, Badan SAR Nasional, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan badan usaha/operator layanan transportasi di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Jakarta, Senin (16/1/2017).

Hadir dalam Raker tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BMKG Andi Eka Sakya, Kepala Korlantas POLRI Brigjen Royke Lumowa , Kepala Badan SAR Nasional Marsdya TNI F.H. Bambang Sulistyo, Ketua KNKT Soerjanto dan Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti yang mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Turut hadir Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna, Direktur Preservasi Jalan Poltak Sibuea, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VII Achmad Herry Marzuki.

Dalam Raker tersebut, Pimpinan dan Anggota Komisi V DPR RI memberikan perhatian besar terhadap penurunan kemantapan jalan nasional yang terjadi di berbagai provinsi, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jambi, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. Komisi V DPR

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Bina Marga Arie Setiadi menyatakan bahwa penurunan tingkat kemantapan jalan nasional terutama disebabkan oleh adanya tambahan jalan nasional baru sepanjang 9.000 km sejak tahun 2015 yang sebagian besar dalam kondisi sub-standar.

Disamping itu, cuaca ekstrim pada akhir tahun 2016 dan pada awal 2017 dengan curah hujan tinggi telah mengakibatkan terjadinya genangan pada berbagai ruas jalan. Selain itu, jalan menerima beban yang berlebihan karena lalu lintas angkutan berat. Serta keterbatasan anggaran preservasi jalan yang kini berkisar pada Rp 0.8 miliar/km, menurun dibandingkan dengan anggaran pemeliharaan jalan sebelum tahun 2015, yakni Rp 1.1 miliar/km. Hal ini disebabkan adanya penambahan panjang jalan nasional dan pembangunan jalan baru, termasuk jalan tol yang membutuhkan alokasi anggaran yang besar pula.

Untuk itu, Sekjen Kementerian PUPR Anita Firmanti mengatakan pada tahun ini Kementerian PUPR melakukan berbagai langkah penanganan diantaranya melaksanakan pelelangan dini, sehingga ruas jalan yang strategis dan prioritas dapat segera dapat ditangani. Skema preservasi jalan juga dirubah dari sebelumnya swakelola menjadi kontrak long segment untuk menjamin pemeliharaan jalan nasional yang bersifat kontinu. Kementerian PUPR juga melakukan koordinasi intensif dengan K/L terkait untuk pengendalian beban lalu lintas pengguna jalan, misalkan dengan mengefektifkan jembatan timbang.

baca juga

Selain kerusakan jalan, Komisi V DPR juga memberikan perhatian terhadap kondisi jembatan bentang panjang di Indonesia agar kejadian Jembatan Cisomang tidak terulang lagi. Diakui Dirjen Bina Marga Arie Setiadi, bahwa jumlah jembatan yang sudah mendekati akhir usia layanan atau mengalami degradasi, jumlahnya cukup signifikan. Sehingga perlu dilakukan identifikasi, evaluasi dan penanganan menyeluruh.

Sementara untuk kesiapan masa libur dan mudik lebaran tahun 2017, Komisi V DPR RI meminta agar pembangunan 4 fly over yakni fly over dermoleng, klonengan, kesambi dan kretek paguyangan untuk mengatasi kemacetan akibat perlintasan sebidang senilai Rp 620 miliar dapat dipastikan selesai sebelum masa libur dan mudik Lebaran 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jumlah Penumpang Saat Natal dan Tahun Baru 2017 Naik 5,3 Persen

Jumlah Penumpang Saat Natal dan Tahun Baru 2017 Naik 5,3 Persen

News | Senin, 16 Januari 2017 | 20:40 WIB

Wapres Jusuf Kalla Meresmikan Rusun Santri Ponpes Darul Hikmah

Wapres Jusuf Kalla Meresmikan Rusun Santri Ponpes Darul Hikmah

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 16:32 WIB

Perbaikan Jembatan Cisomang Ditargetkan Selesai Maret 2017

Perbaikan Jembatan Cisomang Ditargetkan Selesai Maret 2017

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 15:17 WIB

Jasa Marga Klaim Jembatan Cisomang Aman Dilewati Kendaraan Kecil

Jasa Marga Klaim Jembatan Cisomang Aman Dilewati Kendaraan Kecil

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 15:11 WIB

Penanganan Pasca Banjir, Seluruh Sungai di Bima Sudah Bersih

Penanganan Pasca Banjir, Seluruh Sungai di Bima Sudah Bersih

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 14:34 WIB

GBK dan Wisma Atlet Kemayoran Masuki Tahap Konstruksi Maret 2017

GBK dan Wisma Atlet Kemayoran Masuki Tahap Konstruksi Maret 2017

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 14:17 WIB

Basuki Tegaskan Pembangunan Infrastruktur untuk Atasi Kemiskinan

Basuki Tegaskan Pembangunan Infrastruktur untuk Atasi Kemiskinan

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 14:00 WIB

BPTJ Akui Pembangunan Infrastruktur Jabodetabek Tak Singkron

BPTJ Akui Pembangunan Infrastruktur Jabodetabek Tak Singkron

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 09:36 WIB

Dua Rusunawa Untuk Mahasiswa dan Santri di Sulsel Diresmikan

Dua Rusunawa Untuk Mahasiswa dan Santri di Sulsel Diresmikan

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 07:37 WIB

Dana Talangan Percepat Penyelesaian Pembangunan Jalan Tol

Dana Talangan Percepat Penyelesaian Pembangunan Jalan Tol

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 12:43 WIB

Terkini

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

×