Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kemenperin Dorong Daya Saing IKM di Maluku Utara

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 17 Januari 2017 | 19:16 WIB
Kemenperin Dorong Daya Saing IKM di Maluku Utara
Penandatanganan MoU Pembinaan dan Pengembangan IKM antara Direktorat Jenderal IKM Kemenperin dengan Pemda Maluku Utara, Selasa (17/1/2017). [Dok Kementerian Perindustrian]

Kementerian Perindustrian berupaya mengembangkan potensi industri kecil dan menengah (IKM) di Maluku Utara agar dapat berdaya saing guna menguasai pasar domestik dan ekspor. Hal ini juga merupakan salah satu wujud implementasi agenda utama pemerintah pada tahun 2017 dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyadari bahwa Provinsi Maluku Utara unggul dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang tidak dimiliki oleh sebagian daerah di Indonesia,” kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih pada acara Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pembinaan dan Pengembangan IKM antara Direktorat Jenderal IKM Kemenperin dengan Pemerintah Kota Ternate, Tidore dan Kabupaten Halmahera Barat di Ternate, Maluku Utara, Selasa (17/1/2017).

Penandatanganan dilakukan oleh Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih dengan Walikota Ternate Burhan Abdurahman, Walikota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim, dan Bupati Halmahera Barat Danny Missy.

Kesepakatan ini merupakan langkah sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mengangkat potensi komoditi unggulan utama di ketiga daerah tersebut, antara lain kelapa, minyak atsiri, rempah-rempah seperti pala, cengkeh dan kayu manis serta hasil perikanan. “Selain itu, yang tidak kalah menariknya adalah bambu tutul yang dapat dijadikan furnitur dan barang kerajinan,” ujar Gati.

Menurutnya, Kota Tidore, Ternate dan Kabupaten Halmahera Barat merupakan daerah strategis sebagai pintu gerbang atau segitiga emas bagi Provinsi Maluku Utara, yang diharapkan ke depannya para IKM di daerah tersebut semakin berkembang dan dapat dijadikan dalam satu kawasan sentra. “Untuk itu, kami memandang perlu dilakukan kerja sama agar kegiatan yang dilakukan bersinergi, berkesinambungan dan tepat sasaran,” tutur Gati.

Dalam upaya mencapai tujuan MoU ini, Gati menjelaskan, kegiatan akan dimulai dengan penyusunan peta jalan yang dijadikan sebagai pedoman dari pelaksanaan program-program tersebut. Misalnya, Kemenperin akan memfasilitasi sarana untuk pengemasan produk IKM makanan dan minuman.

“Khusus untuk produk pala, yang hanya terdapat di daerah tertentu, memiliki peluang cukup besar sehingga ke depan yang perlu kami pikirkan, salah satunya adalah pengadaan wadah atau kemasan melalui pendirian rumah kemasan. Selain itu, fasilitasi sarana produksi untuk IKM minyak atsiri,” paparnya.

Kemenperin mencatat, potensi industri di Provinsi Maluku Utara pada tahun 2016, antara lain populasi lebih dari 4.000 industri yang didominasi oleh industri pangan sebesar 45,7 persen dengan nilai produksi mencapai Rp18,8 miliar dan jumlah tenaga kerja sebanyak 5.341 orang. Sedangkan, untuk industri furnitur juga menyimpan potensi yang besar sekitar 12,5 persen, dengan nilai produksi mencapai Rp11,2 miliar dan jumlah tenaga kerja sebanyak 2.607 orang.

baca juga

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menegaskan, pihaknya tengah gencar melakukan peningkatan daya saing dan perluasan pasar bagi pelaku IKM di dalam negeri sebagai salah satu wujud pelaksanaan dari arahan Presiden Joko Widodo yang memfokuskan pada pemerataan di tahun 2017. “Pemerataan tersebut salah satunya adalah memberikan prioritas pada pengembangan IKM,” ujarnya.

Untuk memperluas akses informasi dan promosi dalam memasarkan produk IKM dalam negeri, Menperin menyampaikan, pihaknya tengah melakukan pengembangan ekonomi digital melalui program e-smart IKM. “Tujuannya agar kita dapat menjadi showcase produk sendiri dan bukan menjadi reseller produk negara lain,” ujarnya. Melalui program ini, diharapkan pula akses pendanaan ikut meningkat.

Airlangga berharap agar program pemerintah ini dapat didukung secara sinergi oleh seluruh komponen masyarakat. Apalagi, dalam menghadapi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “Semoga IKM kita dapat tumbuh dan berdaya saing global,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Ternate Burhan Abdurahman mengatakan, saat ini di Ternate terdapat 72 IKM dengan berbagai sektor seperti makanan, kerajinan, dan pakaian. “Sebagai kota jasa dan perdagangan, pasti sangat dibutuhkan produk-produk lokal yang dihasilkan oleh para IKM. Untuk itu, ke depannya, segala kebutuhan para pelaku IKM akan digenjot agar bisa lebih berkembang lagi,” tutur Burhan.

Pemerintah Kota Ternate juga tengah mengembangkan lima produk unggulan IKM yang dikaitkan dengan sektor wisata, yakni kerajinan Bambu Cina di Kelurahan Tongole, Moya dan Marikurubu yang terintegrasi dengan wisata alam, Sirup Pala dan Olahan Minyak Cengkeh di Kelurahan Tobololo yang terintegrasi dengan wisata pantai, Batik Tubo yang terintegrasi dengan wisata alam Batu Angus dan Gunung Merapi, serta produk Rumput Laut yang terintegrasi dengan wisata kota tua Sampalo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenperin-Industri Logam Bersinergi Kuatkan Struktur di 2017

Kemenperin-Industri Logam Bersinergi Kuatkan Struktur di 2017

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 19:57 WIB

Menperin akan Tingkatkan Kerjasama Vokasi dengan Jepang

Menperin akan Tingkatkan Kerjasama Vokasi dengan Jepang

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 17:15 WIB

Kemenperin Dorong Industri Jepang Perkuat Rantai Pasokan

Kemenperin Dorong Industri Jepang Perkuat Rantai Pasokan

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 16:49 WIB

Kawasan Industri Morowali akan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Kawasan Industri Morowali akan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 14:48 WIB

Kemenperin Catat Investasi Smelter Telah Capai 22 Miliar Dolar AS

Kemenperin Catat Investasi Smelter Telah Capai 22 Miliar Dolar AS

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 14:42 WIB

Kemenperin Pacu Kawasan Industri Berbasis Smelter

Kemenperin Pacu Kawasan Industri Berbasis Smelter

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 14:36 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Rumah Kreatif BUMN di Jawa Timur

Bank Mandiri Hadirkan Rumah Kreatif BUMN di Jawa Timur

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 12:08 WIB

Kemenperin Klaim Pengawasan TKA di Kawasan Industri Sudah Ketat

Kemenperin Klaim Pengawasan TKA di Kawasan Industri Sudah Ketat

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 07:16 WIB

Ekspor Produk Batik Capai 178 Juta Dolar AS

Ekspor Produk Batik Capai 178 Juta Dolar AS

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 15:07 WIB

Kemenperin Dorong Daya Saing IKM Galangan Kapal Pekalongan

Kemenperin Dorong Daya Saing IKM Galangan Kapal Pekalongan

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 14:59 WIB

Terkini

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×