Budi Ultimatum PO Bus Segera Pindah ke Terminal Pulogebang

Senin, 30 Januari 2017 | 15:01 WIB
Budi Ultimatum PO Bus Segera Pindah ke Terminal Pulogebang
Menhub Budi Karya Sumadi meninjau Terminal Pulogebang, Jakarta Timur. [Dok Kementerian Perhubungan]

Hingga berakhirnya batas waktu yang diberikan pemerintah, masih banyak Perusahaan Otobus (PO) Bus yg masih belum mau masuk ke Terminal Pulogebang. Hal ini diketahui saat Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Pudji Hartanto, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Elly Sinaga, dan Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, melakukan kunjungan mendadak ke Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Minggu (29/1/2017).

"Masih ada beberapa PO-PO Bus yang belum masuk ke Terminal Pulogebang ini. Tadi sebelum kesini saya melalui Pulogadung dan saya catat ada 2 (dua) PO Bus yang masih ada di sana," kata Budi.

Lebih lanjut Budi mengatakan akan memberikan waktu lagi kepada PO-PO Bus agar bisa pindah ke terminal Pulogebang. "Jadi kita akan kasih waktu satu minggu lagi agar PO-PO bus yang belum pindah bisa pindah ke terminal Pulogebang, namun saya minta nanti setelah satu minggu tidak ada lagi toleransi. Jika masih ada yang melanggar langsung kita bekukan saja ijin usaha PO Bus nya. Kita sudah toleran kepada mereka dengan memberi waktu tambahan, mereka juga harus menghargai kita," ujar Budi.

Budi meminta agar terminal-terminal bayangan yang ada di DKI Jakarta tidak memberangkatkan lagi bus-bus AKAP. "Saya minta petugas di lapangan untuk standby dan menutup loket-loket penjualan tiket bus AKAP yang masih ada di terminal bayangan. Jadi mereka tidak boleh menjual tiket dan memberangkatkan bus-bus AKAP dari terminal bayangan," lanjut Budi.

Untuk memudahkan masyarakat, Budi juga menekankan angkutan feeder yang tersedia di Pulogebang.

"Angkutan feeder atau pengumpan harus menjadi perhatian kita. Jangan kita minta penumpang untuk naik dan turun dari Pulogebang namun tidak disediakan kendaraan yang mengangkut mereka dr lokasi asal mereka," kata Budi lebih lanjut. "Feeder ini harus tersedia dari subuh hingga malam. Karena waktu-waktu kedatangan penumpang arah Timur itu biasanya subuh pagi dan malam hari. Ini yang menjadi keluhan masyarakat dan harus kita perhatikan jika ingin menarik minat masyarakat. Jika masyarakat sdh tertarik maka jumlah PO Bus yang pindah ke Pulogebang tentu otomatis akan banyak. Yang sekarang hanya 70 PO Bus bagi saya bukan merupakan prestasi."

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, pada saat soft launching pada 28 Des 2016 lalu ada 50 PO Bus yang sdh bergabung di terminal Pulogebang dan hr ini sdh ada 70 PO dr 120 PO dan sejak soft opening tgl 28 Des 2016 hingga 28 Januari 2017 sdh 135rb penumpang yg tiba dan berangkat dari Terminal Pulogebang.

Baca Juga: Tahun Lalu, Pendapatan Angkasa Pura II Rp4,03 Triliun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI