Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Dolar AS Melemah Ketika Petemuan FED Dimulai

Ririn Indriani

Rabu, 01 Februari 2017 | 05:00 WIB
Dolar AS Melemah Ketika Petemuan FED Dimulai
Ilustrasi nilai dolar AS jatuh terhadap mata uang lainnya. [shutterstock]

Suara.com - Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa (Rabu pagi WIB), ketika Federal Reserve memulai pertemuan kebijakan dua harinya.

he Fed dijadwalkan akan merilis keputusan kebijakan terbaru setelah berakhirnya pertemuan dua hari pada Rabu sore waktu setempat. Para analis secara luas percaya bahwa Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan ini, tetapi masih akan diawasi secara ketat untuk petunjuk lebih lanjut tentang waktu kenaikan suku bunga berikutnya.

Pada pertemuan Desember, bank sentral AS menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, satu-satunya pada 2016, dan mengindikasikan laju kenaikan suku bunga yang lebih cepat pada 2017.

Dolar AS juga di bawah tekanan karena komentar Presiden AS Donald Trump. Menurut Reuters, dalam pertemuan dengan kepala eksekutif dari beberapa pembuat obat terkemuka pada Selasa, Trump mengatakan perusahaan obat telah melakukan alih daya produksi karena devaluasi mata uang dengan negara-negara lain.

Pernyataan-pernyataan itu meningkatkan ekspektasi bahwa pemerintahan AS yang baru akan membuat langkah-langkah untuk melemahkan greenback.

Di sisi ekonomi, Indeks Keyakinan Konsumen Conference Board datang di 111,8, turun dari 113,3 pada Desember dan gagal memenuhi harapan pasar sebesar 122,2.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, merosot 0,88 persen menjadi 99,548 pada akhir perdagangan Selasa.

Pada akhir perdagangan New York, euro melonjak menjadi 1,0801 dolar dari 1,0693 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2580 dolar dari 1,2482 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7584 dolar dari 0,7552 dolar.

Dolar AS dibeli 112,76 yen Jepang, lebih rendah dari 113,69 yen pada sesi sebelumnya. Dolar melemah menjadi 0,9888 franc Swiss dari 0,9953 franc Swiss, dan bergerak turun menjadi 1,3025 dolar Kanada dari 1,3116 dolar Kanada.(Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Forextime: Rupiah Tertekan Jelang Rilis Ketenagakerjaan AS

Forextime: Rupiah Tertekan Jelang Rilis Ketenagakerjaan AS

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 14:12 WIB

Dolar AS Menguat, Harga Minyak Dunia Melorot

Dolar AS Menguat, Harga Minyak Dunia Melorot

Bisnis | Jum'at, 18 November 2016 | 07:52 WIB

Emas Melorot Tertekan Penguatan Luar Biasa Dolar AS

Emas Melorot Tertekan Penguatan Luar Biasa Dolar AS

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 09:06 WIB

Terkini

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:43 WIB

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:38 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:28 WIB

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:22 WIB

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:46 WIB

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:21 WIB

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:06 WIB

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:04 WIB

×