Sepanjang 2016, Stok Perkantoran di Jakarta Masih Tinggi

Adhitya Himawan Suara.Com
Jum'at, 03 Februari 2017 | 06:51 WIB
Sepanjang 2016, Stok Perkantoran di Jakarta Masih Tinggi
Sejumlah proyek pembangunan gedung perkantoran di Jakarta, Sabtu (19/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Konsultan properti internasional Jones Lang LaSalle (JLL) menyatakan pasokan perkantoran saat ini masih tinggi sehingga peningkatan permintaan ruang kantor di wilayah Jakarta dan sekitarnya dinilai masih bisa ditampung kapasitas yang ada saat ini.

"Sepanjang tahun 2016 kami merasakan jumlah pasokan yang cukup tinggi untuk sektor perkantoran di mana dampak dari peningkatan permintaan menjadi tidak terlalu terasa," kata Head of Research JLL Indonesia, James Taylor di Jakarta, Rabu (1/2/2017).

Sementara itu, Head of Markets JLL Indonesia Angela Wibowo mengungkapkan tingkat permintaan positif mulai terlihat pada kuartal IV-2016, dan secara keseluruhan tingkat permintaan perkantoran pada 2016 lebih baik dibandingkan dengan tahun 2014 dan 2015.

Namun, ujar dia, ada beberapa faktor yang terus mewarnai pasar perkantoran di beberapa tahun terakhir yaitu tingkat pasokan yang signifikan dan harga sewa yang masih turun.

Dia memaparkan, beberapa sektor seperti E-Commerce, IT, dan jasa layanan profesional dinilai masih menjadi hal yang positif yang mewarnai tingkat permintaan ruang kantor di sejumlah gedung di area CBD (kawasan sentrabisnis).

"Tingkat permintaan selama triwulan IV 2016 mencapai sekitar 11,000 meter persegi disebabkan oleh beberapa relokasi 'tenant' (penyewa) ke gedung yang lebih baru, dengan demikian tingkat hunian masih stabil di angka 84 persen," paparnya.

Sebelumnya, konsultan properti Colliers International menginginkan pertumbuhan perekonomian yang dicapai Indonesia dapat dioptimalkan karena dinilai mampu mendorong pengembangan sektor properti termasuk kawasan perkantoran.

"Pertumbuhan ekonomi saat ini tidak terlalu cukup untuk mendorong sektor perkantoran untuk naik," kata Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto di Jakarta, Kamis (5/1).

Baca Juga: Kondisi Pasar Perkantoran Jakarta Untungkan Penyewa

Menurut Ferry Salanto, kondisi properti pada umumnya tergantung kepada kondisi makroekonomi yang dapat terlihat dari jumlah Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) di suatu negara.

Sedangkan terkait sektor properti perkantoran, Ferry menyoroti pasokannya yang masih berlebihan padahal tingkat permintaan untuk area perkantoran juga tidak besar.

Dia juga mengungkapkan, karena banyaknya pasokan, bahkan ada suatu gedung perkantoran yang okupansi atau tingkat keterisiannya di bawah 60 persen.

"Idealnya saat office (bangunan kantor) beroperasi itu minimal seharusnya 60 persen terisi. Kalau di bawah 60 persen, itu akan sulit buat landlord (pemilik gedung yang menyewakan) untuk menutupi operating cost-nya, seperti biaya listrik dan security yang terus jalan," katanya.

Dari hasil proyeksi Colliers berdasarkan data simulasi, maka rata-rata penyerapan ruang kantor dalam jangka waktu tiga tahun ke depan masih sekitar 250.000 meter persegi/tahun, sedangkan pasokannya sekitar 750.000 meter persegi/tahun.

Karena banyaknya pasokan dan minimnya permintaan, maka ke depannya juga diperkirakan masih akan terjadi "perang harga" dan terkoreksinya "asking price" (harga awal penawaran) gedung perkantoran. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI