Biayai Proyek Senilai Rp570 Triliun Tanpa APBN, Ini Sumbernya

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 17 Februari 2017 | 15:49 WIB
Biayai Proyek Senilai Rp570 Triliun Tanpa APBN, Ini Sumbernya
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla menghadiri 'financial close' untuk pembiayaan proyek investasi non anggaran pemerintah (PINA) di Istana Negara Jakarta, Jumat (17/2).

Suara.com - Pemerintah berusaha menggejot percepatan pembangunan proyek strategis nasional senilai Rp570 triliun. Namun pembiayaannya proyek tersebut tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Beodjonegoro mengatakan untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah akan memanfaatkan tiga skema pembiayaan.

Pertama, skema pembiayaan melalui Public Private Patnership. Kedua adalah Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha dan yang ketiga adalah Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA).

"Melalui ketiga skema ini, maka proyek infrastruktur yang menjadi prioritas Pemerintah bisa dibangun secara bersamaan tanpa menggunakan seluruh anggaran pendapatan dan belanja negara," kata Bambang saat ditemui di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (17/2/2017).

Ia menjelaskan saat inj pemerintah tengah mencoba pembiayaan proyek strategis dengan program PINA.

Skema ini didesain untuk mengisi kekurangan pendanaan proyek-proyek infrastruktur prioritas yang membutuhkan modal besar, tapi tetap dinilai baik secara komersial.

"Jadi kalau di PINA ini BUMN dan Swasta bisa masuk. Ruang fiskal APBN saat ini semakin terbatas sehingga dibutuhkan sumber-sumber non-anggaran pemerintah dengan memanfaatkan dana kelolaan jangka panjang yang setengah menganggur seperti pada dana-dana pensiun dan asuransi baik dari dalam maupun luar negeri," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Desmon: Jika Iparnya Terlibat Suap Pajak, Jokowi Tak Akan Diam

Desmon: Jika Iparnya Terlibat Suap Pajak, Jokowi Tak Akan Diam

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 14:40 WIB

Kabar Rapim TNI di Istana Tanpa Undang Panglima Dibantah

Kabar Rapim TNI di Istana Tanpa Undang Panglima Dibantah

News | Jum'at, 17 Februari 2017 | 06:20 WIB

Adik Ipar Disebut-sebut KPK, Jokowi: Yang Tak Benar, Proses Saja

Adik Ipar Disebut-sebut KPK, Jokowi: Yang Tak Benar, Proses Saja

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 20:37 WIB

Jokowi Minta Pengembangan Pariwisata NTT Ditingkatkan

Jokowi Minta Pengembangan Pariwisata NTT Ditingkatkan

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 18:48 WIB

Jokowi Pimpin Ratas Pembangunan Sumut

Jokowi Pimpin Ratas Pembangunan Sumut

Foto | Kamis, 16 Februari 2017 | 17:59 WIB

Jokowi Evaluasi Hambatan Proyek Infrastruktur di Sumut

Jokowi Evaluasi Hambatan Proyek Infrastruktur di Sumut

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 17:42 WIB

Jokowi Terima Kunjungan Ketua Majelis Al-Syura

Jokowi Terima Kunjungan Ketua Majelis Al-Syura

Foto | Kamis, 16 Februari 2017 | 13:56 WIB

SBY Tuding Grasi Antasari Politis, Wiranto: Nggak

SBY Tuding Grasi Antasari Politis, Wiranto: Nggak

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 11:49 WIB

Fokus Pantau Pilkada Serentak, Jokowi Belum Jadwalkan Bersua SBY

Fokus Pantau Pilkada Serentak, Jokowi Belum Jadwalkan Bersua SBY

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 15:07 WIB

Jokowi Berikan Hak Suara

Jokowi Berikan Hak Suara

Foto | Rabu, 15 Februari 2017 | 13:59 WIB

Terkini

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Video | Minggu, 20 September 2026 | 16:14 WIB

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:12 WIB

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Sumut | Minggu, 20 September 2026 | 16:11 WIB

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:00 WIB

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:59 WIB

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:56 WIB

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:52 WIB

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 15:50 WIB

×