Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 317 Miliar Dolar AS

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 18 Februari 2017 | 06:39 WIB
Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 317 Miliar Dolar AS
Ilustrasi utang/kredit. [Shutterstock]

Suara.com - Utang luar negeri (ULN) Indonesia triwulan IV-2016 naik dua persen (year on year/yoy) dibandingkan periode sama di 2015, atau menjadi 317 miliar dolar, dengan kembali terkoreksinya utang swasta hingga turun 5,6 persen (yoy) akhir 2016.

Meskipun naik dua persen dibandingkan tahun ke tahun, jika dikomparasikan dengan triwulan III 2016, utang luar negeri (ULN) tumbuh melambat. Per triwulan III-2016, ULN Indonesia tercatat sebesar 325,3 miliar dolar AS dengan pertumbuhan tahunan 7,8 persen (yoy).

"Dengan perkembangan tersebut, rasio ULN terhadap produk domestik bruto (PDB) pada akhir triwulan IV 2016 sebesar 34 persen turun dari 36,2 persen pada akhir triwulan III 2016," tulis BI dalam keterangan resmi Statistik Utang Luar Negeri Indonesia, di Jakarta, Jumat (17/2/2017).

ULN Indonesia masih didominasi ULN jangka panjang yang mencapai 274,9 miliar dolar AS atau sebesar 86,7 persen dari total ULN. ULN jangka panjang itu hanya tumbuh 1,1 persen (yoy), atau melambat dibandingkan pertumbuhan triwulan III-2016 sebesar 8,7 persen (yoy).

Sementara ULN jangka pendek tumbuh 8,6 persen (yoy), menjadi 42,1 miliar dolar AS atau sebesar 13,3 persen dari total ULN.

Dari sisi debitur, meski masih dominan, ULN debitur swasta turun 5,6 persen (yoy) pada triwulan IV-2016 menjadi 158,7 miliar dolar AS. Penurunan tersebut menandakan keberlanjutan merosotnya penarikan utang swasta mengingat pada triwulan III 2016, ULN swasta sudah turun 2 persen.

Sementara itu, posisi ULN publik atau pemerintah sebesar 158,3 miliar dolar AS atau tumbuh 11 persen pada triwulan IV 2016, lebih lambat dari triwulan sebelumnya sebesar 20,8 persen (yoy).

"Posisi ULN swasta pada akhir triwulan IV-2016 terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih. Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 76,6 persen," ujar BI. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pascapilpres AS, BI Sebut Kurs Rupiah Menguat

Pascapilpres AS, BI Sebut Kurs Rupiah Menguat

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 17:16 WIB

JPMorgan Bisa Kembali Jadi Mitra Pemerintah di Masa Depan

JPMorgan Bisa Kembali Jadi Mitra Pemerintah di Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 07:51 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 6,7 Persen di Oktober 2016

Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 6,7 Persen di Oktober 2016

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 11:21 WIB

Sri Mulyani Pastikan Rasio Utang Pemerintah Terus Terjaga

Sri Mulyani Pastikan Rasio Utang Pemerintah Terus Terjaga

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 04:52 WIB

Terkini

Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar

Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:40 WIB

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang

News | Senin, 28 September 2026 | 14:36 WIB

GOTO Jadi Korban Batas Harga Saham Rp1, Langsung ARB

GOTO Jadi Korban Batas Harga Saham Rp1, Langsung ARB

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:29 WIB

Ini Kandang Timnas Indonesia! Atmosfer GBK 7 Tahun Lalu Bikin Bulu Kuduk Pemain Malaysia Berdiri

Ini Kandang Timnas Indonesia! Atmosfer GBK 7 Tahun Lalu Bikin Bulu Kuduk Pemain Malaysia Berdiri

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:28 WIB

Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut

Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut

Sumut | Senin, 28 September 2026 | 14:23 WIB

Buka Diler ke-50, Geely Goda Warga Konsumen Lewat Fasilitas Fast Charging dan Garansi 5 Tahun

Buka Diler ke-50, Geely Goda Warga Konsumen Lewat Fasilitas Fast Charging dan Garansi 5 Tahun

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 14:21 WIB

Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia: Garuda Berjaya atas Harimau Malaya di GBK

Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia: Garuda Berjaya atas Harimau Malaya di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman

Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Apa Weton Paling Sakral? Ini Daftarnya

Apa Weton Paling Sakral? Ini Daftarnya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:18 WIB

×