Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Enam Bandara di Bawah AP II Masih Merugi, di Mana Saja?

Arsito Hidayatullah

Kamis, 23 Februari 2017 | 02:26 WIB
Enam Bandara di Bawah AP II Masih Merugi, di Mana Saja?
Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (22/11/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Angkasa Pura II (AP II) menyatakan bahwa sebanyak enam bandara di Indonesia pada "net income" tahun 2016 masih mengalami kerugian.

"Kami menangani sebanyak 13 bandara di Indonesia enam di antaranya masih mencatatkan kinerja keuangan yang menunjukkan kerugian," kata Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin ketika Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komplek DPR Senayan, Jakarta, Rabu malam.

Namun ia juga menjelaskan bahwa kondisi kinerja tersebut masih belum mengalami audit sehingga kondisi pasti belum terperinci ruginya. Enam bandara tersebut adalah Sultan Iskandar Muda (Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Silangit (Siborong-borong), Depati Amir (Pangkal Pinang), Sultan Thaha (Jambi), dan Minangkabau (Padang).

Oleh karena itu, ia mengatakan sedang menyusun strategi untuk menghindari kerugian. Beberapa langkah yang dilakukan adalah pembentukan rute baru melalui promosi wisata dengan pihak terkait.

Kedua adalah peningkatan kinerja teknologi komunikasi dan informasi dalam pelayanan bandara. Selanjutnya adalah efisiensi operasional bandara. Kemudian, perhitungan kembali harga pokok per segmen usaha, dan yang terakhir adalah tarif adjustment.

Tapi, secara keseluruhan pendapatan Angkasa Pura II mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2015. Hal itu disebabkan seiring naiknya harga tiket pesawat dan jumlah penumpang pesawat yang juga mengalami kenaikan.

"Pendapatan usaha dan laba bersih konsolidasi 2016 mengalami peningkatan dibandingkan realisasi 2016. Pertumbuhannya masing-masing 17,87 persen dan 1,18 persen," katanya.

Paparan hal tersebut disampaikan kepada Komisi VI DPR. Sementara itu, beberapa anggota Komisi VI menyoroti kerja sama Angkasa Pura II dengan berbagai perusahaan luar negeri.

Komisi VI mempertanyakan pilihan kerja sama distribusi logistik dengan perusahaan luar negeri oleh Angkasa Pura II. Padahal hal tersebut dinilai masih bisa bekerja sama dengan perusahaan logistik skala nasional. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Angkasa Pura II Yakin Jumlah Wisatawan Mancanegara Terus Melesat

Angkasa Pura II Yakin Jumlah Wisatawan Mancanegara Terus Melesat

Lifestyle | Senin, 20 Februari 2017 | 03:26 WIB

Anggaran Pembangunan Terminal Bandara Timika Dipangkas

Anggaran Pembangunan Terminal Bandara Timika Dipangkas

Bisnis | Senin, 13 Februari 2017 | 06:55 WIB

Mulai Juni, Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta akan Beroperasi

Mulai Juni, Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta akan Beroperasi

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 18:21 WIB

Pengembangan Bandara Syamsuddin Noor Dimulai Maret 2017

Pengembangan Bandara Syamsuddin Noor Dimulai Maret 2017

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 14:53 WIB

Terkini

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:44 WIB

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:40 WIB

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:14 WIB

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:01 WIB

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:00 WIB

Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa

Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:58 WIB

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:46 WIB

IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol

IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:11 WIB

PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa

PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:10 WIB