Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Apindo Tegaskan Swasta Siap Ikut Kelola Tambang Freeport

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 27 Februari 2017 | 17:57 WIB
Apindo Tegaskan Swasta Siap Ikut Kelola Tambang Freeport
Ketua Umum APINDO Haryadi Sukamdani. [Suara.com/Dian Kusumo]

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Haryadi Sukamdani mengaku siap mengelola tambang emas milik di Grasberg, Mimika, Papua Barat, yang selama 51 tahun dikelola oleh PT Freeport Indonesia.

Bahkan, menurut Hariyadi akan banyak pihak swasta yang berbondong-bondong menginginkan pengelolaan tambang emas dan tembaga di Papua tersebut.

"Saya rasa ada yang mau kalau itu di buka tender, bisa melakukan konsorsium juga mungkin dengan BUMN atau BUMD. Kalau di tenderkan kembali pasti banyak peminatnya," kata Hariyadi saat ditemui di gedung Permata Kuningan, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (27/2/2017).

Ia mengaku, pihak swasta juga bisa membentuk konsorsium untuk membantu PT Inalum dalam mengelola tambang emas asal Amerika Serikat tersebut.

Kendati demikian, pihaknya membutuhkan beberapa insentif untuk mengelola eks tambang Freeport, menurutnya sangat terbuka negosiasi dengan pemerintah.

"Pasti kan itu tergantung negosiasinya dengan pemerintah apa insentif yang dibutuhkan. Pasti ada ruang diskusi dan negosiasi itu," katanya.

Pengusaha atau BUMN tentu akan mempertimbangkan banyak hal seperti proses pembangunan smelter serta harga lahan eks Freeport yang mahal harus dinegosiasikan terlebih dahulu.

"Bisa proses pembangunan smelter minta ditoleransi dalam segi kapasitas dan toleransinya. Karena kan bekas lahan Freeport kan agak mahal karena dia tambang bawah tanah. Jadi mungkin ada negosiasi disitu untuk membuat operasional jadi lebih visible," ujar Hariyadi.

Sebelumnya,Menteri Koordinator Bidang Kemeritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku yakin bahwa Indonesia bisa mengelola tambang emas di Grasberg, Papua yang selama ini diperasikan oleh PT Freeport Indonesia.

Hal ini menyusul rencana Freeport yang akan menggugat pemerintah Indonesia ke arbitrase internasional.

"Sanggup lah, kan itu bukan greenfield, jadi sangat sanggup mengelola (tambang Freeport)," kata Luhut saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (24/2/2017).

Luhut mengatakan, jika nantinya Freeport benar-benar membawa kasus ini ke arbitrase internasional. Maka pemerintah siap mengambil alih operasi tambang emas yang selama 51 tahun dikuasi oleh perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut.

Pengoperasiannya bisa dilakukan secara konsorsium oleh perusahaan-perusahaan tambang dibawah naungan Badan Usaha Milik Negara. PT Indonesia Asahan Alumunium bersama Badan Usaha Milik Negara tambang lain bisa ditunjuk pemerintah dalam pengelolaannya.

"Kan ada Inalum, bisa saja konsorsium. Tergantung Menteri BUMN lah, tapi sudah di exercise. Sangguolah Inalum kelola itu ( tambang grasberg)," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apindo Pesimis Kerjasama Bisnis RI-Arab Saudi Libatkan Swasta

Apindo Pesimis Kerjasama Bisnis RI-Arab Saudi Libatkan Swasta

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 17:42 WIB

Inalum Nyatakan Siap Beli Saham Freeport Indonesia

Inalum Nyatakan Siap Beli Saham Freeport Indonesia

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 16:49 WIB

Menurut Luhut, Ada Banyak Opsi untuk Beli Saham Freeport

Menurut Luhut, Ada Banyak Opsi untuk Beli Saham Freeport

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 16:44 WIB

Kementerian ESDM Sebut Freeport Lebih Suka Rumahkan Karyawan

Kementerian ESDM Sebut Freeport Lebih Suka Rumahkan Karyawan

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 16:41 WIB

Pengamat Minta Pertamina Jangan Dikotak-kotakkan

Pengamat Minta Pertamina Jangan Dikotak-kotakkan

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 20:13 WIB

Ada 50 Perusahaan Yang Mau Terlibat Proyek Kilang GRR Bontang

Ada 50 Perusahaan Yang Mau Terlibat Proyek Kilang GRR Bontang

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 20:03 WIB

Soal Kisruh Freeport, Prabowo Minta Pemerintah Hormati AS

Soal Kisruh Freeport, Prabowo Minta Pemerintah Hormati AS

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 16:03 WIB

Presiden Jokowi Kembali Resmikan Teras BRI Kapal di Ambon

Presiden Jokowi Kembali Resmikan Teras BRI Kapal di Ambon

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 13:57 WIB

Dua Opsi Solusi Konflik Freeport ala Ekonom ITB

Dua Opsi Solusi Konflik Freeport ala Ekonom ITB

Bisnis | Sabtu, 25 Februari 2017 | 07:56 WIB

Pengamat: Jokowi Harus Wujudkan Mimpi Rakyat Papua

Pengamat: Jokowi Harus Wujudkan Mimpi Rakyat Papua

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 19:53 WIB

Terkini

Menaker Paparkan Program Prabowo terkait Tenaga Kerja di Konferensi Perburuhan Internasional

Menaker Paparkan Program Prabowo terkait Tenaga Kerja di Konferensi Perburuhan Internasional

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:25 WIB

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:17 WIB

IHSG Gaspol Menghijau 4,82% Hingga Sesi I, Saham BBRI Wajib Dipantau

IHSG Gaspol Menghijau 4,82% Hingga Sesi I, Saham BBRI Wajib Dipantau

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:08 WIB

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:02 WIB

Gegara Rupiah Keok, Bank Indonesia Mendadak Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Gegara Rupiah Keok, Bank Indonesia Mendadak Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:57 WIB

DPR Dorong Buyback, Saham Bank Himbara Kompak Melesat, IHSG Ikut Terbang

DPR Dorong Buyback, Saham Bank Himbara Kompak Melesat, IHSG Ikut Terbang

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:53 WIB

CFX Luncurkan Indeks CFX10, Acuan Baru Pantau Pergerakan Pasar Kripto Indonesia

CFX Luncurkan Indeks CFX10, Acuan Baru Pantau Pergerakan Pasar Kripto Indonesia

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:40 WIB

DPR-Danantara Mau 'Serok' Saham BUMN, Emiten Bank Himbara Siap-siap Rebound?

DPR-Danantara Mau 'Serok' Saham BUMN, Emiten Bank Himbara Siap-siap Rebound?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:05 WIB

Telkom Gelar RUPST Tahun Buku 2025 dan Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun

Telkom Gelar RUPST Tahun Buku 2025 dan Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:55 WIB

Bahlil Ngebut Terapkan B50, Uji Coba Belum Tuntas

Bahlil Ngebut Terapkan B50, Uji Coba Belum Tuntas

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:49 WIB