Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Perbaikan Drainase Jalan Menjadi Fokus Perhatian Kementerian PUPR

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 28 Februari 2017 | 20:07 WIB
Perbaikan Drainase Jalan Menjadi Fokus Perhatian Kementerian PUPR
Pemerintah melakukan perbaikan jalan. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan upaya peningkatan kualitas jalan, salah satunya melalui pembenahan drainase sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ruas jalan. Keberadaan drainase jalan yang terhubung dengan sistem drainase kawasan atau lingkungan sangat penting untuk menghindari terjadinya genangan dan memperpanjang usia layanan jalan.

“Wilayah yang jalannya rusak, kami jumpai karena sistem drainasenya kurang berfungsi. Kita akan fokus pada pembangunan dan peningkatan drainase khususnya pada jalan nasional,” tutur Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangan resmi, Selasa (28/2/2017).

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Moerwanto Setiadi menambahkan bahwa pada masa lalu, drainase jalan dibuat untuk menangkap aliran air (run off) pada badan jalan dan terpisah dari sistem penyaluran drainase permukiman atau lingkungan.

 

“Dengan kondisi tersebut, kami akan meningkatkan dan membangun drainase jalan yang terhubung dengan drainase kawasan dan lingkungan,” tambah Arie.

Pembangunan drainase pada setiap ruas jalan nasional sangat mendesak dilakukan mengingat sifat aspal yang mudah rusak apabila terendam air. Daya rusak meningkat empat kali lipat bilamana melintas angkutan dengan beban berlebih diatas muatan sumbu terberat (MST) 10 ton.

Terkait dengan pengendalian daya rusak jalan, Kementerian PUPR memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Perhubungan yang mengoptimalkan kembali fungsi Jembatan Timbang dan secara proaktif mengupayakan perpindahan moda angkutan logistik dari jalan ke kereta api dan kapal laut.

Hingga kini, angkutan logistik di Indonesia 90 persen menggunakan angkutan jalan. Kondisi tersebut mengakibatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan kerusakan jalan yang lebih tinggi karena didominasi oleh kendaraan besar dengan beban berlebih. Tak hanya kerugian ekonomis, angkutan jalan juga menjadi tidak ramah lingkungan akibat kemacetan dan meningkatkan emisi gas buang kendaraan.

Terobosan lain dalam peningkatan kualitas jalan yang dilakukan adalah dengan sertifikasi Asphalt Mixing Plant (AMP).

baca juga

Saat ini Kementerian PUPR melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan) bekerjasama dengan PT. Sucofindo melakukan monitoring dan evaluasi mutu AMP, sehingga lebih profesional dan transparan.

“Sementara untuk pengawasan monitoring dan evaluasi, kita akan melakukan kerjasama dengan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi negeri mupun swasta,” terang Dirjen Bina Marga.

Kondisi Jalan Aceh –Riau

Sebagai informasi, saat ini kondisi jaringan Jalan Lintas Timur Sumatera dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara hingga Riau dalam kondisi relatif baik, dimana terdapat beberapa lokasi yang saat ini sedang dilakukan perbaikan. Untuk Jalan Lintas Tengah, juga dalam dalam kondisi relatif terjaga, kecuali di daerah patahan Aek Latong dengan klasifikasi rusak ringan.

Sedangkan Jalan Lintas Barat Sumatera sedang dilakukan pekerjaan perbaikan sepanjang 94 km melalui paket kontrak tahun jamak.

Khusus untuk jalan penghubung lintas, masih banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan karena sebagian merupakan tambahan jalan nasional baru.

Sementara pada jalan Batas Provinsi Jambi-Peninggalan pada tahun 2017 akan dilakukan Preservasi Rehabilitasi sepanjang 4,2 km berupa pelapisan 2 lapis AC WC dan AC BC dengan nilai kontrak Rp20,1 miliar.

Di Provinsi Lampung dilakukan pekerjaan perkerasan jalan pada ruas Celikah - Bts. Kota Kayu Agung KM. 71 + 750 s.d KM. 71 + 900 dan Preservasi Jalan Celikah - Bts. Kota Kayu Agung - Sp. Penyandingan - Bts. Provinsi Lampung sepanjang 3,65 Km menggunakan kontrak long segment senilai Rp15,6 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembangunan Bendungan Karian Ditargetkan Tuntas 2019

Pembangunan Bendungan Karian Ditargetkan Tuntas 2019

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 20:58 WIB

Basuki Minta Daya Saing Industri Jasa Konstruksi Ditingkatkan

Basuki Minta Daya Saing Industri Jasa Konstruksi Ditingkatkan

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 20:53 WIB

Menhub Tinjau Kesiapan Gerbang Tol Cikarang Hadapi Arus Mudik

Menhub Tinjau Kesiapan Gerbang Tol Cikarang Hadapi Arus Mudik

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 19:38 WIB

Kemenhub Pastikan Jembatan Timbang Beroperasi Maret 2017

Kemenhub Pastikan Jembatan Timbang Beroperasi Maret 2017

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 19:06 WIB

551 Rumah Tidak Layak Huni di Sragen Dapat Bantuan BSPS

551 Rumah Tidak Layak Huni di Sragen Dapat Bantuan BSPS

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 18:08 WIB

Ini Resep Jokowi Supaya Proyek Infrastruktur Tidak Mangkrak

Ini Resep Jokowi Supaya Proyek Infrastruktur Tidak Mangkrak

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 21:13 WIB

Pembangunan Taman Lembah Mawar Kota Menambah RTH Kota Depok

Pembangunan Taman Lembah Mawar Kota Menambah RTH Kota Depok

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 18:08 WIB

Jalan Cikijing-Darma Ditargetkan Sudah Bisa Dilalui Saat Mudik

Jalan Cikijing-Darma Ditargetkan Sudah Bisa Dilalui Saat Mudik

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 18:01 WIB

Kementerian PUPR Bangun Sarana Air Baku di Kepulauan Obi

Kementerian PUPR Bangun Sarana Air Baku di Kepulauan Obi

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 17:53 WIB

Tahun ini Sebanyak 30 Bendungan Dalam Tahap Konstruksi

Tahun ini Sebanyak 30 Bendungan Dalam Tahap Konstruksi

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 17:46 WIB

Terkini

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:07 WIB

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:09 WIB

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:06 WIB

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55 WIB

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:46 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

×