Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Australia Lirik Berinvestasi di Mandalika

Dythia Novianty | Suara.com

Rabu, 08 Maret 2017 | 23:24 WIB
Australia Lirik Berinvestasi di Mandalika
Pantai Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat [birokerjasama.ntb.prov.go.id]

Suara.com - Sebanyak 15 orang delegasi dari Australia mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, untuk menjajaki peluang investasi di lahan seluas 1.200 hektare itu.

Perwakilan Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia Chris Bandy mengatakan, para delegasi yang terdiri dari investor dan konsultan menyatakan ketertarikannya terhadap KEK Mandalika.

"Mereka bilang lokasinya bagus, sangat potensi bagi investor Australia untuk bisa berinvestasi," kata Chris Bandy di Pantai Tanjung Aan, Rabu (8/3/2017).

Ia menuturkan kunjungan ke Pantai Tanjung Aan dan Bukit Merese yang dilakukan para delegasi Australia itu untuk melihat secara langsung potensi yang ada di KEK Mandalika.

"Ini sejalan dengan keputusan Kedubes Australia untuk fokus ke Lombok dan meningkatkan tempat wisata di Lombok," ujarnya.

Direktur Pengembangan Indonesia Tourism Development Corporation (PT ITDC) Dharma Setiawan mengatakan kedatangan delegasi Australia di Lombok dalam rangka acara Indonesia-Australia Bussiness Week atau Pekan Bisnis Indonesia-Australia yang digelar di Jakarta.

Sebelum ke Lombok, para delegasi asal negeri kanguru itu sudah mengeksplorasi destinasi lain di Indonesia.

"Sekarang mereka tertarik dengan Mandalika," ujarnya.

Menurutnya, Australia memiliki keunggulan dalam sisi "soft skill" seperti operator hotel. Nantinya, keunggulan tersebut akan dikombinasikan dengan sejumlah investor lain yang membangun konstruksinya.

Kendati begitu, bukan tidak mungkin juga jika para investor Australia menginginkan untuk menanamkan modalnya untuk pembangunan perhotelan dan juga bidang lainnya.

"Kita padukan investasi dari negara lain dengan keahlian dari Australia. Karena Australia unggul dalam bidang itu," ucapnya.

Nantinya, lanjut Edwin Dharma Setiawan, hasil kunjungan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pertemuan selanjutnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tarik Investasi, BKPM Gelar Pertemuan Dengan Investor Dari Korsel

Tarik Investasi, BKPM Gelar Pertemuan Dengan Investor Dari Korsel

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 15:02 WIB

BKPM Sebut 33 Pengusaha Oman Jajaki Investasi di Indonesia

BKPM Sebut 33 Pengusaha Oman Jajaki Investasi di Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 11:29 WIB

5 Tahun Terakhir, Investasi Negara IORA Naik 13,4 Persen

5 Tahun Terakhir, Investasi Negara IORA Naik 13,4 Persen

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 14:49 WIB

BKPM Sebut Investasi Asing di Batam Naik 46 Persen

BKPM Sebut Investasi Asing di Batam Naik 46 Persen

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 11:13 WIB

Gara-gara Trump, Banyak Perusahaan AS Minta Maaf Ke Indonesia

Gara-gara Trump, Banyak Perusahaan AS Minta Maaf Ke Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 14:12 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB