Apersi akan Bangun 8.000 Ribu Rumah Subsidi di Jawa Tengah

Adhitya Himawan

Kamis, 09 Maret 2017 | 13:20 WIB
Apersi akan Bangun 8.000 Ribu Rumah Subsidi di Jawa Tengah
Perumahan sederhana yang dibangun pengembang yang tergabung dalam Apernas. [apernas.org]

Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Jawa Tengah menargetkan pembangunan 8.000 rumah sederhana pada tahun ini.

"Target ini meningkat dibandingkan realisasi pembangunan rumah sederhana tahun lalu yaitu 5.000 unit rumah," kata Ketua DPD Apersi Jawa Tengah Bayu Rama Djati di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2017).

Dia mengatakan akan terus menggenjot pembangunan rumah sederhana mengingat angka "backlog" yang masih cukup tinggi. Berdasarkan data Apersi, angka "backlog" rumah sederhana di Jawa Tengah hingga saat ini masih mencapai satu juta unit.

"Kalau setiap tahun, angka 'backlog' rumah sederhana di Jawa Tengah sekitar 10.000-15.000 unit. Saat ini secara total mungkin sudah mendekati 1 juta unit," katanya.

Meski demikian, pihaknya mengakui tidak mudah merealisasikan pembangunan 8.500 rumah sederhana mengingat terkendala oleh lahan.

"Yang jelas tidak mungkin rumah sederhana dibangun di kota-kota besar. Jangankan di Solo dan Semarang, untuk pembangunan di Magelang dan Kudus saya rasa sudah tidak mungkin karena lahan di kedua daerah tersebut cukup tinggi," katanya.

Bayu berharap jika target tahun ini tidak tercapai paling tidak realisasi pembangunan rumah sederhana tidak lebih rendah dibandingkan tahun lalu.

Terkait dengan hal itu, pihaknya berharap agar pemerintah memberikan kemudahan terkait ketersediaan lahan untuk rumah sederhana tersebut.

baca juga

"Pada dasarnya Apersi siap membantu pemerintah merealisasikan program satu juta rumah karena memang lebih dari setengah pengembang yang tergabung dalam Apersi Jateng adalah pengembang rumah sederhana," katanya.

Hingga saat ini, dari total anggota Apersi Jateng yang mencapai 75 pengembang, 75 persennya adalah pengembang rumah sederhana.

Bayu mengatakan para pengembang tersebut saat ini tengah fokus membangun di Jateng bagian selatan dan utara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Bangun Rumah Khusus di Teluk Wondama, Papua Barat

Pemerintah Bangun Rumah Khusus di Teluk Wondama, Papua Barat

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 19:14 WIB

KPR BTN Mikro akan Diprioritaskan di Jawa Tengah

KPR BTN Mikro akan Diprioritaskan di Jawa Tengah

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 19:04 WIB

SMF Optimis Kebutuhan Perumahan Subsidi Masih Tinggi

SMF Optimis Kebutuhan Perumahan Subsidi Masih Tinggi

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 18:03 WIB

Ingin Beli Rumah Subsidi? Perhatikan Ini Dulu

Ingin Beli Rumah Subsidi? Perhatikan Ini Dulu

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 19:14 WIB

IPW: Lokasi Perumahan Subsidi Jauh dari Akses Transportasi Massal

IPW: Lokasi Perumahan Subsidi Jauh dari Akses Transportasi Massal

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 15:45 WIB

Akses Kredit Rumah Bagi Pekerja Informal Semakin Terbuka

Akses Kredit Rumah Bagi Pekerja Informal Semakin Terbuka

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 16:46 WIB

Tahun Ini, REI Targetkan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Jawa Tengah

Tahun Ini, REI Targetkan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Jawa Tengah

Bisnis | Minggu, 26 Februari 2017 | 15:55 WIB

Luncurkan KPR BTN Mikro, BTN Gandeng Perum Perumnas

Luncurkan KPR BTN Mikro, BTN Gandeng Perum Perumnas

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2017 | 16:20 WIB

BTN Targetkan Penyaluran KPR BTN Mikro Rp150 Miliar di 2017

BTN Targetkan Penyaluran KPR BTN Mikro Rp150 Miliar di 2017

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2017 | 16:03 WIB

BTN Luncurkan Produk Terbaru KPR BTN Mikro

BTN Luncurkan Produk Terbaru KPR BTN Mikro

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2017 | 15:56 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×