MUI dan Jokowi Prihatin dengan Kesenjangan Ekonomi Indonesia

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Kamis, 30 Maret 2017 | 21:40 WIB
MUI dan Jokowi Prihatin dengan Kesenjangan Ekonomi Indonesia
Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Kamis (30/3/2017). [Foto Biro Pers Setpres]

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (30/3/2017). Usai pertemuan, Ma'ruf Amin yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno menggelar konferensi pers.

Ia menjelaskan bahwa dalam pertemuannya dengan Presiden, dibahas sejumlah masalah kebangsaan dan kenegaraan. Hal ini dilakukan mengingat pentingnya peran ulama dalam memajukan bangsa dan menjaga keutuhan Tanah Air.

"Saya baru saja diundang Presiden dan bertemu dengan Presiden untuk membicarakan berbagai masalah kebangsaan dan kenegaraan," ujar KH. Ma'ruf Amin.

Salah satu isu yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah masalah redistribusi aset yang ingin dilakukan pemerintah. Kepala Negara bahkan menyatakan keprihatinannya terhadap kesenjangan ekonomi yang masih terjadi di Indonesia.

"Presiden prihatin dengan kesenjangan yang ada di masyarakat, terutama di dalam masalah ekonomi antara masyarakat kecil dengan mereka yang berpendapatan tinggi," ungkapnya.

Oleh karenanya, pemerintah akan menjalankan program redistribusi aset melalui koperasi, pesantren dan lembaga lainnya. Hal ini dilakukan guna menghindari penyalahgunaan aset oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Beliau memang agak trauma kalau kepada perorangan, karena kalau perorangan itu dikhawatirkan akan dijual lagi," ucapnya.

Saat ini, pemerintah telah memiliki aset sekitar 12,7 juta hektar tanah yang belum dikelola secara baik oleh masyarakat. Untuk itu, Presiden sudah memerintahkan jajarannya untuk segera menentukan masyarakat yang berhak mengelola lahan tersebut.

baca juga

"Syaratnya harus dikelola, bukan didiamkan atau dijual sehingga tidak ada tanah yang tidak terkelola," katanya.

Selain itu, masalah kemitraan antara ekonomi elite dengan ekonomi lemah juga menjadi topik dalam pertemuan tersebut. Mengingat pentingnya menjalin kemitraan yang kuat guna menghindari benturan antara ekonomi kuat dan ekonomi lemah serta membantu menghilangkan kesenjangan yang ada di masyarakat.

"Beliau ingin ada kemitraan antara konglomerat dengan ekonomi lemah sehingga terjadi saling membantu, ada hubungan silaturahim, tidak terjadi semacam kemarahan di kalangan ekonomi lemah‎, masyarakat lemah, dan kecemburuan sosial," ungkapnya.

Terakhir, KH Ma'ruf Amin juga berkesempatan mengundang Presiden Joko Widodo untuk menghadiri Kongres Ekonomi Umat yang akan diselenggarakan pada tanggal 22 April 2017 mendatang di Jakarta. Kongres yang juga akan dihadiri oleh para cendekiawan, ilmuwan, dan ratusan peserta tersebut bertujuan untuk membahas koordinasi, sinkronisasi, dan sinergi antarumat dalam membangun ekonomi secara nyata.

"Kongres ini akan mengundang sem‎ua pelaku usaha di dalam berbagai komunitas, ada komunitas pesantren, ada namanya forum peduli bangsa, koperasi syariah, pondok-pondok pesantren yang sudah mulai berhasil," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Babak Baru Indonesia - Prancis

Babak Baru Indonesia - Prancis

Video | Kamis, 30 Maret 2017 | 15:44 WIB

Jokowi Targetkan RI Masuk 40 Besar Kemudahan Berusaha

Jokowi Targetkan RI Masuk 40 Besar Kemudahan Berusaha

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 22:24 WIB

Jokowi akan Fokus Atasi Ketimpangan Desa dengan Kota

Jokowi akan Fokus Atasi Ketimpangan Desa dengan Kota

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 22:16 WIB

Temui Jokowi, Prancis akan Berinvestasi 2,6 Miliar Dolar AS

Temui Jokowi, Prancis akan Berinvestasi 2,6 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 21:56 WIB

Ke Indonesia, Jokowi Jamu Presiden Prancis di 'Veranda Talk'

Ke Indonesia, Jokowi Jamu Presiden Prancis di 'Veranda Talk'

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 11:36 WIB

SPI Kecam Penggusuran Petani Mekar Jaya Sumatera Utara

SPI Kecam Penggusuran Petani Mekar Jaya Sumatera Utara

News | Selasa, 28 Maret 2017 | 15:01 WIB

Anggota DPR dari Gerindra Ikut Aksi Al Quran 313

Anggota DPR dari Gerindra Ikut Aksi Al Quran 313

News | Selasa, 28 Maret 2017 | 13:53 WIB

Panitia Aksi Tamasya Al Maidah Mendapatkan Banyak Intimidasi

Panitia Aksi Tamasya Al Maidah Mendapatkan Banyak Intimidasi

News | Selasa, 28 Maret 2017 | 13:30 WIB

Aksi Tamasya Al Maidah Ditargetkan Diikuti 1,3 Juta Orang

Aksi Tamasya Al Maidah Ditargetkan Diikuti 1,3 Juta Orang

News | Selasa, 28 Maret 2017 | 13:11 WIB

Apa Profesi yang Ingin Dilakoni Jokowi Kalau Tak Jadi Presiden?

Apa Profesi yang Ingin Dilakoni Jokowi Kalau Tak Jadi Presiden?

News | Selasa, 28 Maret 2017 | 09:01 WIB

Terkini

Bukan Cuma Melindungi, 4 Dark Spot Sunscreen yang Bikin Warna Kulit Merata

Bukan Cuma Melindungi, 4 Dark Spot Sunscreen yang Bikin Warna Kulit Merata

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 15:00 WIB

6 Jelly Lip Tint Lokal dengan Efek Bibir Basah dan Plumpy Tanpa Lengket

6 Jelly Lip Tint Lokal dengan Efek Bibir Basah dan Plumpy Tanpa Lengket

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:59 WIB

Riset: Benarkah SPKLU Bikin Baterai Mobil Cepat Rusak?

Riset: Benarkah SPKLU Bikin Baterai Mobil Cepat Rusak?

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 14:54 WIB

Rudal Houthi Serang Madinah, 4 Negara Langsung Naik Pitam

Rudal Houthi Serang Madinah, 4 Negara Langsung Naik Pitam

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:53 WIB

Siapkan Wishlist-mu! Ini Berbagai Keseruan yang Menanti di USS Jakarta 2026

Siapkan Wishlist-mu! Ini Berbagai Keseruan yang Menanti di USS Jakarta 2026

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:46 WIB

Moisturizer Sebaiknya Digunakan Pagi atau Malam? Kenali Aturan Pakainya

Moisturizer Sebaiknya Digunakan Pagi atau Malam? Kenali Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:45 WIB

Penyadapan Prabowo Terungkap, Istana Tegaskan Terus Bersih-Bersih dan Waspada

Penyadapan Prabowo Terungkap, Istana Tegaskan Terus Bersih-Bersih dan Waspada

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:44 WIB

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Ahrie Sonta Siap Buka-bukaan

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Ahrie Sonta Siap Buka-bukaan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:43 WIB

Kenaikan Air Laut Ancam Pesisir Pantura Jateng, BPGMN Perkuat Mangrove Jadi Benteng Alami

Kenaikan Air Laut Ancam Pesisir Pantura Jateng, BPGMN Perkuat Mangrove Jadi Benteng Alami

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 14:42 WIB

Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:41 WIB

×