Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Alasan Asing Selalu Incar Saham Bank Nasional

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Sabtu, 01 April 2017 | 15:13 WIB
Alasan Asing Selalu Incar Saham Bank Nasional
Direktur Pengawasan Bank II Otoritas Jasa Keuangan Anung Herlianto. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Direktur Pengawasan Bank II Otoritas Jasa Keuangan Anung Herlianto menyatakan Indonesia sangat menarik di mata investor asing khususnya di sektor perbankan nasional. Pasalnya, meski perekonomian tengah mengalami perlambatan, bank-bank nasional masih bisa tumbuh positif.

"Kenapa? Karena populasi masyarakat kita ini besar. Jadi perbankan bisa tetap tumbuh meski perekonomian melambat. Hal inilah yang membuat bank-bank asing sangat tertarik memiliki saham bank nasional," kata Anung dalam Media Gathering OJK di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/4/2017).

Selain jumlah populasi, secara keseluruhan perbankan dan pasar modal masih mendominasi market share industri jasa keuangan di Indonesia. Jika dilihat dari market share perbankan 46,5 persen , kapitalisasi pasar modal 40,3 persen, asuransi 6,3 persen, pembiayaan 3,4 persen dan dana pensiun 1,5 persen.

Dari sisi aset, industri perbankan masih mendominasi lebih dari 78 persen industri keuangan Indonesia, diikuti asuransi 10,1 persen perusahaan pembiayaan 6,7 persen,dan lainnya. Sementara kontribusi aset perbankan terhadap produk domestik bruto sebesar 55 persen hingga Desember 2016.

"Apalagi sektor perbankan juga menjadi penopang pertumbuhan nasional. Makanya perbankan asing ngantre untuk masuk ke pasar perbankan nasional," katanya.

Anung mengaku tak mempersalahkan jika bank asing memiliki aset di perbankan Indonesia. Tetapi bank-bank asing ini harus memberikan kontribusi juga bagi Indonesia.

"Jadi kontribusinya ketika membuka banyak cabang di Indonesia itu akan terlihat, sistem pembayaran di sana terjadi, kredit tersalurkan, nantinya memberikan kontribusi kepada pertumbuhan ekonomi akan terlihat dari masing-masing sektor. Jangan nanti dimiliki asing semuanya, kayak Malaysia itu, mereka nggak punya bank domestik. Masih mending kita," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Mandiri Siapkan Layanan Terintegrasi Bagi Kimia Farma

Bank Mandiri Siapkan Layanan Terintegrasi Bagi Kimia Farma

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2017 | 03:30 WIB

Gandeng Kejaksaan Agung, Bank Mandiri Buru Debitur Nakal

Gandeng Kejaksaan Agung, Bank Mandiri Buru Debitur Nakal

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2017 | 02:30 WIB

Mandiri Kucurkan Rp1,87 Triliun di Proyek Tol Semarang-Batang

Mandiri Kucurkan Rp1,87 Triliun di Proyek Tol Semarang-Batang

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2017 | 06:23 WIB

Misbakhun Usulkan OJK Buka Rahasia Perbankan

Misbakhun Usulkan OJK Buka Rahasia Perbankan

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2017 | 06:10 WIB

Pertumbuhan Kredit Bank Sahabat Sampoerna Naik 22 Persen di 2016

Pertumbuhan Kredit Bank Sahabat Sampoerna Naik 22 Persen di 2016

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2017 | 23:30 WIB

Bank Mandiri Didesak Stop Biayai Pabrik Semen Rembang

Bank Mandiri Didesak Stop Biayai Pabrik Semen Rembang

Bisnis | Senin, 27 Maret 2017 | 06:09 WIB

BRI Dukung Program Aksi Pangan

BRI Dukung Program Aksi Pangan

Bisnis | Minggu, 26 Maret 2017 | 23:30 WIB

Melinda Gates akan Bantu Keuangan Inklusif di Indonesia

Melinda Gates akan Bantu Keuangan Inklusif di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 24 Maret 2017 | 23:32 WIB

Optimalkan Bisnis Berbasis Digital, Permata Bank Gandeng Indosat

Optimalkan Bisnis Berbasis Digital, Permata Bank Gandeng Indosat

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 19:11 WIB

Laba Bersih CIMN Niaga Syariah 2016 Mencapai Rp305,43 Miliar

Laba Bersih CIMN Niaga Syariah 2016 Mencapai Rp305,43 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 12:54 WIB

Terkini

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:01 WIB