Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Aviliani Tolak Ide Pemisahan Ditjen Pajak Dari Kemenkeu

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 04 April 2017 | 12:36 WIB
Aviliani Tolak Ide Pemisahan Ditjen Pajak Dari Kemenkeu
Pengamat ekonomi, Aviliani. (www.fiskal.depkeu.go.id)

Pengamat ekonomi dari Institute For Development of Economics and Finance Aviliani kurang sependapat adanya rencana pemisahan Direktorat Jenderal Pajak dari Kementerian Keuangan. Menurutnya, pemisahan tersebut hanya akan memperpanjang birokrasi saja dan tidak menyelesaikan masalah perpajakan yang ada.

"Menurut saya ini akan memperpanjang birokrasi. Jadi lebih baik, tetap di bawah Kemenkeu. Masalahnya bukan pemisahan, tapi jumlah orang yang perlu diperbanyak," kata Aviliani saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2017).

Selain itu, lanjut Avi, jika Ditjen Pajak dipisahkan dari Kemenkeu, nantinya otoritas ini memiliki kebijakan masing-masing. Hal ini nantinya akan mempersulit pemerintah untuk meningkatkan pemasukan pajak dan ditakutkan banyak kebijakan yang tak sejalan.

"Memang dibanyak negara ada yang dipisahkan tapi ada juga yang nggak. Kalau pisah, juga cuma yang mencari sumber pendapatannya. Kalau sudah lembaga sendiri, masing-masing akan punya (kebijakan sendiri)," ujarnya.

Lebih lanjut, Avi menjelaskan, pemisahan Ditjen pajak jika tidak diiukuti dengan pemberlakuan single identity tidak akan mampu meningkatkan rasio pajak nasional.

"Jadi harus diperhatikan, agar nanti tidak memperumit ke depannya," katanya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo di awal pemerintahannya mewacanakan untuk melepas Direktorat Jenderal Pajak dari struktur internal Kementerian Keuangan.

Status otoritas pajak, akan berganti nama menjadi Badan Penerimaan Negara, yang berada langsung di bawah Presiden.
Rencana pemisahan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dari Kementerian Keuangan (Kemkeu) untuk menjadi lembaga independen pajak sangat bergantung dari revisi Undang-Undang (UU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang telah masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas) 2017.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Target Pajak Tercapai Dirasa Percuma Jika Masyarakat Tetap Miskin

Target Pajak Tercapai Dirasa Percuma Jika Masyarakat Tetap Miskin

Bisnis | Kamis, 10 Maret 2016 | 12:38 WIB

Pengampunan Pajak Lebih Realistis Dibanding Ekstensifikasi Pajak

Pengampunan Pajak Lebih Realistis Dibanding Ekstensifikasi Pajak

Bisnis | Kamis, 10 Maret 2016 | 12:26 WIB

Jumlah Orang Kaya yang Bayar Pajak di Indonesia Cuma Separuh

Jumlah Orang Kaya yang Bayar Pajak di Indonesia Cuma Separuh

Bisnis | Kamis, 10 Maret 2016 | 11:29 WIB

Aviliani: Pemerintah Harusnya Fokus Bangun Infrastruktur di Jawa

Aviliani: Pemerintah Harusnya Fokus Bangun Infrastruktur di Jawa

Bisnis | Sabtu, 30 Januari 2016 | 05:44 WIB

Hadapi MEA, Indonesia Harus Pilah Jenis Industri yang Disiapkan

Hadapi MEA, Indonesia Harus Pilah Jenis Industri yang Disiapkan

Bisnis | Sabtu, 30 Januari 2016 | 05:11 WIB

Ancaman Terbesar MEA Bagi Indonesia Terkait Kesiapan Pekerja

Ancaman Terbesar MEA Bagi Indonesia Terkait Kesiapan Pekerja

Bisnis | Sabtu, 30 Januari 2016 | 04:21 WIB

Ini Limit Bahaya Buat Nilai Tukar Rupiah Versi Ekonom

Ini Limit Bahaya Buat Nilai Tukar Rupiah Versi Ekonom

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 11:05 WIB

Avialiani Resmi Mundur sebagai Komisaris Independen BRI

Avialiani Resmi Mundur sebagai Komisaris Independen BRI

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2014 | 11:51 WIB

Sektor Industri Tak Layak Dapat Subsidi Listrik

Sektor Industri Tak Layak Dapat Subsidi Listrik

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2014 | 16:34 WIB

Terkini

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×