Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Wamenkeu Heran Rakyat Belum Sejahtera Meski APBN Selalu Naik

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 04 April 2017 | 12:15 WIB
Wamenkeu Heran Rakyat Belum Sejahtera Meski APBN Selalu Naik
Mardiasmo (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengaku heran selama ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sangat besar dan selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Namun, kenaikan jumlah APBN tersebut belum bisa menyejahterahkan seluruh masyarakat di Indonesia.

Hal ini terlihat masih bersarnya angka ketimpangan di Indonesia yang masih tinggi. Bahkan dana transfer ke daerah juga sudah cukup besar dengan gini rasio sebesar 0,41 persen.

"Padahal kalau dilihat dari APBN-nya naik terus sekarang sudah Rp 1.000 triliun. Transfer ke daerah dulu masih Rp 300-an triliun, sekarang sudah Rp 700-an triliun. Tapi dari jumlah yang banyak itu ko enggak nendang, nggak inline dengan  yang didapat rakyat, sejahtera yang seperti apa? Bagaimana bisa memperbaiki itu? Apa yang salah?" kata Mardiasmo di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2017).

Selain itu,lanjut Mardiasmo, selain APBN, Indonesia juga memiliki dana tambahan dari program tax amnesty atau pengampunan pajak sekitar Rp100 triliun. Namun tetap saja ketimpangan itu masih lebar.

Dia melanjutkan, setelah 71 tahun merdeka kondisi ini menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi Indonesia. Pemerintah memang telah mengeluarkan berbagai langkah alternatif tetapi tetap saja belum dapat menekan ketimpangan.

Salah satu langkah reformasi yang dapat dilakukan Pemerintah adalah dengan menjadi akselerator bagi masyarakat. Tidak sebatas mengeluarkan peraturan, Pemerintah perlu memastikan realisasi dana belanja Negara sampai kepada masyarakat.

"Saya setuju dengan Presiden, pemerintah saat ini bukan regulator lagi. Tapi akselerator. Kalau regulator hanya buat aturan saja. Kita sudah saatnya mengakselarasi. Blusukan itu akselarasi, agar yang dikeluarkan bisa diimplementasikan, dan langsung ada hasil," katanya.

Oleh sebab itu, Mardiasmo berharap, untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan adanya sinergisitas antara Pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah. Dengan adanya sinergitas antara Pemerintah Pusat dan daerah, Pemerintah lebih mudah mengontrol dana yang diperuntukkan untuk kesejahteraan masyarakat. Sinergi tersebut, juga dapat diwujudkan dari segala sektor penggerak roda perekonomian,

"Caranya, sinergi Pemerintah Pusat dan daerah. Bagaimana inline kan APBD Kota, Kabupaten. Dan sinergi di seluruh sektor, fiskal, moneter, jasa keuangan dan pelaku usaha," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menhub Targetkan Anggaran Kemenhub 2017 Terserap 92 Persen

Menhub Targetkan Anggaran Kemenhub 2017 Terserap 92 Persen

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2017 | 04:30 WIB

Sri Mulyani Akui Ada Pemborosan Anggaran Rp8,7 Triliun di 2017

Sri Mulyani Akui Ada Pemborosan Anggaran Rp8,7 Triliun di 2017

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 13:50 WIB

Sri Mulyani Sindir Penggunaan Anggaran Negara Masih Amburadul

Sri Mulyani Sindir Penggunaan Anggaran Negara Masih Amburadul

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 13:29 WIB

Sri Mulyani: Anggaran yang Baik Tak Harus Complicated

Sri Mulyani: Anggaran yang Baik Tak Harus Complicated

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 12:26 WIB

Jokowi Larang Kebijakan Money Follow Function

Jokowi Larang Kebijakan Money Follow Function

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 15:00 WIB

Gaji dan Tunjangan Direksi BUMN Dikritik Terlalu Besar

Gaji dan Tunjangan Direksi BUMN Dikritik Terlalu Besar

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 11:21 WIB

Demi Efisiensi, Anggaran Perjalanan Dinas di Kota Ini Ditekan

Demi Efisiensi, Anggaran Perjalanan Dinas di Kota Ini Ditekan

Bisnis | Minggu, 22 Januari 2017 | 21:33 WIB

Menkeu Ungkap Dua Fokus Utama Evaluasi APBN 2016

Menkeu Ungkap Dua Fokus Utama Evaluasi APBN 2016

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2017 | 15:37 WIB

Sri Mulyani Dicecar DPR Soal JPMorgan dan STNK

Sri Mulyani Dicecar DPR Soal JPMorgan dan STNK

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2017 | 13:57 WIB

Misbakhun Waswas Ijon Cukai Mengurangi Kredibilitas APBN 2017

Misbakhun Waswas Ijon Cukai Mengurangi Kredibilitas APBN 2017

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 18:30 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×