Array

Penjualan Merck Tahun 2016 Capai Rp1,03 Triliun

Adhitya Himawan Suara.Com
Sabtu, 15 April 2017 | 18:14 WIB
Penjualan Merck Tahun 2016 Capai Rp1,03 Triliun
RUPST PT Merck Tbk di Jakarta, Rabu (1242017). [Dok Merck]

Merck, perusahaan sains dan teknologi terkemuka, terus memperbesar bisnisnya secara berkelanjutan selaras dengan perkembangan pasar. Hal ini tidak hanya terlihat dari pendapatan yang lebih tinggi dalam sektor bisnis kesehatan yang berhasil dibukukan, namun juga dari komitmen investasi peningkatan kapasitas pabrik yang telah menghabiskan total Rp49 miliar pada 2016.

Dr Martin Feulner, Presiden Direktur PT Merck Tbk menyebutkan di masa depan, pendorong utama kelanjutan pertumbuhan Merck adalah pertumbuhan organik dari pasar yang telah mereka kuasai.

"Ekspansi secara geografis ke negara-negara yang berbeda, serta kekuatan merek produk kami. Perseroan juga akan tetap konsisten dalam memberikan produk berkualitas terbaik, salah satunya melalui investasi yang konsisten dan optimal untuk peningkatan kapasitas produksi tablet dan kapsul hingga 35 persen serta sejumlah pembaharuan infrastruktur pabrik yang berjalan sejak 2015 hingga 2018,” kata Martin dalam keterangan resmi, Kamis (13/4/2017).

Selain komitmen investasi yang terus berjalan sejak 2015, sepanjang tahun 2016 Merck juga berhasil mencatat laba bruto sebesar Rp542 miliar, meningkat 9 persen dibandingkan tahun 2015. Penjualan Merck juga naik 5 persen, dari Rp983 miliar di tahun 2015 menjadi Rp1,03 triliun di tahun 2016.

"Sementara itu, total aset Perseroan mencapai Rp744 miliar, meningkat 16 persen dari Rp642 miliar pada 2015," ujar Martin.

Penjualan bisnis obat resep (Biopharma) Merck tumbuh 18,6 persen di saat pasar hanya tumbuh 5,4 persen. Pertumbuhan ini telah memungkinkan Biopharma berkontribusi hingga 42 persen terhadap penjualan Perseroan. Sementara bisnis obat bebas (Consumer Health) Merck berhasil tumbuh 13,5 persen di tengah pasar yang sangat kompetitif.

"Penjualan obat bebas berkontribusi hingga 49 persen terhadap penjualan Perseroan," tutup Martin.

Merck melanjutkan pendekatan Public Private Partnership guna meningkatkan kesadaran masyarakat, pasien dan praktisi kesehatan terhadap berbagai penyakit. Upaya proaktif ini berhasil meningkatkan penjualan secara signifikan, misalnya produk untuk tiroid yang meningkat hingga 30 persen dan untuk infertilitias yang meningkat hingga 40 persen. Keikutsertaan Biopharma dalam program JKN berkontribusi sebesar 20 persen dari total penjualan Biopharma. Selain itu, Biopharma juga melanjutkan inisiatif untuk variasi jenis produknya.

Baca Juga: Merck Sharp Dohme Pharma Serap Capex 2 Juta Dolar AS

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI