Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Bendungan Karalloe di Sulsel Akan Mengairi 7.004 Hektar Sawah

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 26 April 2017 | 14:58 WIB
Bendungan Karalloe di Sulsel Akan Mengairi 7.004 Hektar Sawah
Menteri Basuki Hadimuljomo meninjau pembangunan Bendungan Karalloe, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. [Dok Kementerian PUPR]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan anggota Komisi V DPR RI Andi Iwan Aras baru-baru ini meninjau kemajuan pembangunan Bendungan Karalloe, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Menteri Basuki dan rombongan mengunjungi lokasi bendungan menggunakan helikopter setelah sebelumnya meninjau Bendungan Passeloreng di Kabupaten Wajo. Turut mendampingi Menteri Basuki yakni Dirjen Sumber Daya Air Imam Santoso, Inspektur Jenderal Rildo Ananda Anwar, Kepala Pusat Bendungan Made Sumiarsih, dan Kepala Balai Pompengan Jeneberang Agus Setiawan.

Menteri Basuki mengatakan pembangunan Bendungan Karalloe bertujuan untuk mendukung ketahanan air dan kedaulatan pangan di Sulsel yang merupakan lumbung pangan nasional. “Saya minta kepada seluruh tim dari BBWS Pompengan Jeneberang maupun kontraktor untuk melakukan percepatan pembangunan yang signifikan agar keterlambatannya tidak terlalu jauh dari kontrak awal,” kata Menteri Basuki dalam keterangan resmi, Sabtu (22/4/2017).

Pembangunan bendungan dilakukan oleh PT. Nindya Karya (Persero) sejak tahun 2013 hingga 2017 dengan progres fisik saat ini masih 12,7 persen. Keterlambatan dikarenakan adanya masalah pembebasan lahan yang membutuhkan waktu lama sehingga target penyelesaian bendungan mundur dari jadwal semula. Namun demikian kini pembebasan tanah sudah sangat pesat kemajuannya mendekati 100 persen.

Dari total luas 229,28 hektar yang dibutuhkan, saat ini lahan yang telah bebas 94,48 persen atau seluas 215,04 hektar senilai Rp 77,5 miliar. Sisanya yakni 5,52 persen atau seluas 14,24 hektar yang tersebar di 2 Kecamatan (Tompobulu dan Biringbulu) ditargetkan akan selesai tahun ini.

"Masalah kekurangan dana untuk lahan dan konstruksi fisik bendungan agar segera dilaporkan kepada Dirjen Sumber Daya Air agar segera dapat dialokasikan anggarannya," kata Menteri Basuki.

Selanjutnya Menteri Basuki menargetkan Bendungan Karalloe bisa selesai sebelum 2019, apalagi masyarakat sudah merelakan tanahnya. Untuk itu Kementerian PUPR melalui BWS Pompengan Jeneberangan - Ditjen Sumber Daya Air akan fokus mengakselerasi penyelesaiannya dengan bekerja lebih cepat dan lebih keras dengan sistem tiga shift selama tujuh hari dalam seminggu. Jadwal pelaksanaan akan diperbaiki sebagai panduan pelaksanaan agar target penyelesaian pada tahun 2019 dapat dicapai.

Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 40,50 juta m3 yang dapat mengairi sawah irigasi teknis seluas 7.004 hektar sehingga akan meningkatkan intensitas tanam dari 150% menjadi 250%. Manfaat lainnya sebagai sumber air baku 440 liter/detik, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan daya 4,5 MW serta pengendalian banjir Sungai Karalloe. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Gowa namun juga Kabupaten Takalar dan juga Kabupaten Jeneponto yang juga menikmati aliran air dari bendungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Negara Kita Butuh Jalan-jalan di Luar Jawa

Jokowi: Negara Kita Butuh Jalan-jalan di Luar Jawa

Bisnis | Rabu, 26 April 2017 | 11:53 WIB

Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Segera Dimulai

Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Segera Dimulai

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 13:52 WIB

Kementerian PUPR Jalankan Program Kota Tanpa Kumuh di Jambi

Kementerian PUPR Jalankan Program Kota Tanpa Kumuh di Jambi

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 13:38 WIB

Kementerian PUPR Bangun Beragam Infrastruktur di Jambi

Kementerian PUPR Bangun Beragam Infrastruktur di Jambi

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 13:31 WIB

ULP/POKJA Jadi Ujung Tombak Pembangunan Infrastruktur PUPR

ULP/POKJA Jadi Ujung Tombak Pembangunan Infrastruktur PUPR

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 13:23 WIB

Kementerian PUPR akan Terapkan Teknologi Jembatan Bergerak

Kementerian PUPR akan Terapkan Teknologi Jembatan Bergerak

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 12:27 WIB

Ini Cara Menteri PUPR untuk Mencegah Kerusakan Jalan

Ini Cara Menteri PUPR untuk Mencegah Kerusakan Jalan

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 12:03 WIB

Total Ada 141 Jembatan Timbang yang Ada di Indonesia

Total Ada 141 Jembatan Timbang yang Ada di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 11:54 WIB

Underpass Simpang Lima Mandai Makasar Beroperasi H-7 Lebaran

Underpass Simpang Lima Mandai Makasar Beroperasi H-7 Lebaran

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 11:38 WIB

Basuki: Pembangunan Infrastruktur Seperti Musik Rock and Roll

Basuki: Pembangunan Infrastruktur Seperti Musik Rock and Roll

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 11:28 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB