Inilah Ragam Pembangunan Infrastruktur PUPR di Sumatera Selatan

Rabu, 26 April 2017 | 15:05 WIB
Inilah Ragam Pembangunan Infrastruktur PUPR di Sumatera Selatan
Pembangunan jalan tol Palembang - Indralaya, di Sumatera Selatan. [Dok Kementerian PUPR]

Pembangunan infrastruktur di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini tengah masif dilakukan. Tidak hanya menyelesaikan pembangunan jalan tol yang merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga membangun infrastruktur lain termasuk venue olahraga dan wisma atlet untuk mendukung Asian Games tahun 2018.

Anggaran pembangunan infrastruktur PUPR di Provinsi Sumsel tahun 2017 dialokasikan sebesar Rp 2,5 triliun. Anggaran tersebut terbagi untuk pembiayaan infrastruktur mendukung kedaulatan pangan dan ketahanan air sebesar Rp 911,51 miliar, meningkatkan konektivitas Rp 1,05 triliun, infrastruktur dasar seperti air minum dan sanitasi Rp 533,39 miliar dan penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) Rp 102,37 miliar.

"Sumsel juga mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017, untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp1,01 triliun," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan resmi, Selasa (25/4/2017).

Perbaikan jaringan irigasi yang dilakukan Kementerian PUPR cukup luas bahkan dilakukan secara berkelanjutan melalui kontrak pekerjaan tahun jamak. Seperti hal nya pembangunan pada Daerah Irigasi (DI) Komering yang memiliki Luas Potensial/Fungsional 17.372 hektar yang mendapatkan aliran air melalui saluran tersier sepanjang 82.550 km dan saluran sekunder sepanjang 50.600 km. Daerah irigasi ini memberi manfaat terhadap 16.000 kepala keluarga (KK) dengan anggaran pembangunan sebesar Rp 594 miliar dan waktu pelaksanaan mulai 2016-2018.

Selain itu juga dibangun jaringan irigasi pada DI Air Lakitan dengan luas potensial/fungsional 9.697 hektar, saluran sekunder 32,13 km dengan anggaran sebesar Rp 291,4 miliar yang dilaksanakan selama 4 tahun yakni 2014-2017. Pembangunan juga dilakukan pada DI Lematang yang dikerjakan pada 2015-2018 dengan luas potensial 3.000 hektar, saluran primer 10,2 km, saluran sekunder 30,57 km dengan anggaran Rp 273 miliar.

Saat ini Kementerian PUPR juga tengah menyiapkan pembangunan Bendungan Tigadihaji yang ditargetkan dapat dimulai pembangunannya tahun 2017. Bendungan tersebut akan memiliki kapasitas tampung 260 juta m3 untuk mengairi irigasi baru seluas 25.000 hektar, air baku sebesar 1 m3 per detik, mengurangi banjir dan memiliki potensi pembangkit listrik. Anggaran pembangunannya diperkirakan mencapai Rp 50 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI