Harga Listrik Makin Mahal, Pengamat Tuding Ada Mafia Listrik

Adhitya Himawan

Selasa, 02 Mei 2017 | 14:30 WIB
Harga Listrik Makin Mahal, Pengamat Tuding Ada Mafia Listrik
Peneliti Pusat Kajian Ekonomi Politik Universitas Bung Karno Salamuddin Daeng. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pengamat ekonomi dari Pusat Kajian Ekonomi Politik Universitas Bung Karno Salamuddin Daeng mengkritik semakin mahalnya tarif dasar listrik (TDL) yang harus dipikul rakyat Indonesia. Kenyataaan ini sangat ironis ketika harga sumber energi minyak, batubara, gas, energi terbaharukan di dunia turun.

"Anehnya harga listrik di Indonesia membumbung setinggi langit. Rakyat menjerit, industri merintih, perusahaan kecil menengah sekarat karena tak mampu menahan beban kenaikan harga listrik," kata Salamudin di Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Anehnya, menurut Salamudin, pemerintahan Presiden Joko Widodo bagai dikejar setan untuk menaikkan harga listrik. Pemerintah memaksakan kebijakan neoliberalisme dalam sektor ketenagalistrikan, agar tersedia kesempatan merampok bagi oligarki dan mafia listrik.

"Mafia listrik dijalankan dengan merancang mega proyek listrik dalam skala yang besar mencapai 70 ribu megawatt. Proyek besar ini ditenggarai adalah proyek bancakan para oligrki dan mafia listrik yang mengendalikan pemerintahan Jokowi, bersama para saudagar yang bersekongkol dengan korporasi asing," jelasnya.

Salamudin menegaskan tidak ada urgensinya proyek sebesar itu, namun tetap dipaksakan. Ia mengaku heran karena sebagian besar proyek pembangkit listrik ada di Pulau Jawa yang notabene mengalami kelebihan pasokan listrik. Proyek dijalankan dengan skema Publik Private Partnership (PPP) atau negara bekerjasama dengan para pebisnis swasta yang notane mereka adalah juga elite penguasa.

"Model perampokan yang dilakukan oleh mafia listrik dan neo maling dilakukan melalui proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) yang dibiayai dengan utang luar negeri melalui APBN dan melalui utang PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dengan demikian maka proyek listrik merupakan lahan yang subur bagi oligarki yang menguasai pemerintahan Jokowi dan elite PLN dalam mengeruk uang," jelas Salamuddin.

Proyek yang dijalankan melalui EPC seluruh belanja ditentukan oleh yang membiayai proyek yakni pemberi utang dan penyedia dana. Salamudin menuturkan bahwa ini lahan yang empuk sekali untuk korupsi dan merampok di sektor hajat hidup orang banyak.

Ia menengarai mafia listrik menjalankan perampokannya dengan skema full cost recovery dimana PLN wajib membeli listrik swasta termasuk kelebihan produksi swasta tersebut. "Ini adalah bancakan luar biasa oleh mafia listrik. Siapa yang bisa mengetahui harga itu wajar, siapa yang bisa mengetahui produksi itu lebih? Kantong PLN yang merupakan keuangan negara dan hasil berhutang dengan menjual PLN dikuras sampai kering," tuturnya.

Salamudin menuding Presiden Jokowi tidak mampu menjaga tidak mampu. "Jokowi telah melanggar Putusan MK yang melarang neoliberalisme dalam sektor ketenagalistrikan. Lalu apa landasan dari semua kebijakan Jokowi?," ucap Salamuddin.

baca juga

Salamudin menuding kebijakan kenaikan tarif listrik yang semakin mahal dipaksakan demi menyelamatkan mega proyek listrik 35 ribu MW. Mega proyek ini, menurutnya menjadi bancakan oligarki penguasa, mafia listrik dan asing yang dibiayai dengan utang APBN dan utang PLN.

"Mega proyek listrik adalah lahan yang subur untuk mendapatkan uang sebagai sumber dana penguasa untuk persiapan pemilu 2019," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PGN Kuasai 80 Persen Pipa Gas Bumi Hilir Nasional

PGN Kuasai 80 Persen Pipa Gas Bumi Hilir Nasional

Bisnis | Selasa, 25 April 2017 | 06:56 WIB

Tahun 2018, Indonesia Terancam Impor BBM 100 Persen

Tahun 2018, Indonesia Terancam Impor BBM 100 Persen

Bisnis | Sabtu, 15 April 2017 | 16:09 WIB

Strategi PLN Turunkan Harga Listrik

Strategi PLN Turunkan Harga Listrik

Foto | Kamis, 13 April 2017 | 15:49 WIB

Pertamina Disarankan Jual BBM Lebih Mahal di Jakarta

Pertamina Disarankan Jual BBM Lebih Mahal di Jakarta

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 09:09 WIB

Moodys Naikkan Peringkat Pertamina Layak Investasi

Moodys Naikkan Peringkat Pertamina Layak Investasi

Bisnis | Jum'at, 07 April 2017 | 19:09 WIB

Pertagas Niaga Kelola Jaringan Gas di Subang

Pertagas Niaga Kelola Jaringan Gas di Subang

Bisnis | Jum'at, 07 April 2017 | 18:55 WIB

PLN Teken Jual Beli Listrik PLTGU Riau Dan PLTU Sulut-3

PLN Teken Jual Beli Listrik PLTGU Riau Dan PLTU Sulut-3

Bisnis | Jum'at, 07 April 2017 | 16:46 WIB

PLN Segera Lanjutkan 23 Proyek Pembangkit yang Mangkrak

PLN Segera Lanjutkan 23 Proyek Pembangkit yang Mangkrak

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 15:01 WIB

Belanja Modal PLN Tahun Ini Capai Rp120 Triliun

Belanja Modal PLN Tahun Ini Capai Rp120 Triliun

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 14:47 WIB

Laba Bersih PLN Tahun 2016 Mencapai Rp10,5 Triliun

Laba Bersih PLN Tahun 2016 Mencapai Rp10,5 Triliun

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 13:59 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Serum yang Mengandung Ceramide, Ampuh Memperbaiki Skin Barrier

5 Rekomendasi Serum yang Mengandung Ceramide, Ampuh Memperbaiki Skin Barrier

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:34 WIB

AI Mulai Masuk Peralatan Rumah Tangga, Mesin Cuci hingga TV Kini Makin Pintar

AI Mulai Masuk Peralatan Rumah Tangga, Mesin Cuci hingga TV Kini Makin Pintar

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

Jawa Tengah | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya

Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya

Jatim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Ayah Meghan Markle Terseret Kasus Pornografi Anak di Filipina

Ayah Meghan Markle Terseret Kasus Pornografi Anak di Filipina

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang

Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?

Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam di Leher dan Dada Akibat Paparan Matahari?

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam di Leher dan Dada Akibat Paparan Matahari?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Menteri ESDM Minta Pegawai Prioritaskan Rakyat Dibanding Pengusaha

Menteri ESDM Minta Pegawai Prioritaskan Rakyat Dibanding Pengusaha

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:08 WIB

×