Array

Belanja Modal PLN Tahun Ini Capai Rp120 Triliun

Adhitya Himawan Suara.Com
Kamis, 06 April 2017 | 14:47 WIB
Belanja Modal PLN Tahun Ini Capai Rp120 Triliun
Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/4/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengalokasikan anggaran sebesar Rp120 triliun untuk belanja modal atau Capital Expenditure (Capex). Disisi lain, PLN sendiri juga belum dapat memastikan akan menerbitkan obligasi atau tidak pada tahun ini.

"Tahun ini capex kita akan mencapai lebih dari Rp120 triliun. Kebanyakan untuk keperluan pembangunan pembangkit listrik baru, transmisi baru, serta gardu induk baru," kata Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Menyangkut obligasi, Sarwono mengatakan PLN belum memutuskannya saat ini. Meski demikian, opsi ini bisa saja dilakukan PLN jika pinjaman kredit dari industri perbankan maupun capex yang telah dialokasikan pada tahun ini tak mampu mencukupi kebutuhan ekspansi bisnis PLN.

"Tentu ini bisa menjadi salah satu opsi kita untuk menambah kemampuan pendanaan kita. Tetapi saat ini kita belum langsung memutuskan menerbitkan obligasi atau tidak. Semua akan tergantung kebutuhan nanti di tengah jalan," jelas Sarwono.

Sarwono memastikan capex yang dialokasikan pada tahun ini untuk menjaga tren kemajuan proyek kelistrikan yang sedang ditangani PLN. "Ini untuk meningkatkan rasio elektrifikasi," tutur Sarwono.

Mengacu Laporan Keuangan PLN Tahun Buku 2016, sepanjang tahun lalu PLN telah menambah kapasitas pembangkit sebesar 3.714 Megawatt (MW) yang berasal dari pembangkit PLN sebesar 1.932 MW dan tambahan kapasitas dari IPP sebesar 1.782 MW, serta menyelesaikan 2.859 kilometer sirkuit (kms) jaringan transmisi dan gardu induk sebesar 14.123 mva.

Sementara untuk jumlah pembangkit selama 5 tahun terakhir, pada 2012 terbangun 1.482 MW, 2013 menjadi 2.138 MW.

Di 2014 mengalami penurunan menjadi 1.837 MW, namun pada 2015 meningkat menjadi 2.150 MW dan terus naik pada 2016 sebesar 3.714 MW.

Baca Juga: Laba Bersih PLN Tahun 2016 Mencapai Rp10,5 Triliun

Untuk transmisi, pada 2012 terbangun 2.080 kms, namun mengalami penurunan di 2013 menjadi sebesar 1.537 kms. Setelah itu pembangunan transmisi berangsur naik pada 2014 sebesar 1.925 kms, 2015 sebesar 2.016 kms dan 2016 mencapai 2.859 kms.

Sementara untuk gardu induk, pada 2012 terbangun 1.215 mva, 2013 sebanyak 2.810 mva, 2014 turun menjadi 2.600 mva, dan pada 2015 naik kembali 5.615 mva, serta capaian terakhir di 2016 sebanyak 14.123 mva.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI