Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Dunia Usaha Pertahankan Kondisi Perekonomian Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 13 Mei 2017 | 08:43 WIB
Dunia Usaha Pertahankan Kondisi Perekonomian Indonesia

Suara.com - Kondisi perekonomian Indonesia membaik dari indeks konsumen. Ini menunjang dorongan optimisme di dunia usaha Tanah Air.

Hal itu dikatakan VP Corporate Development & Market Research Forextime (perusahaan jasa finansial) Jameel Ahmad. Kata dia, konsumsi dalam negeri meningkatkan ketahanan ekonomi domestik.

"Optimisme bagi kemampuan ekonomi Indonesia untuk membangun ketahanan domestik meningkat, setelah muncul berita indeks konsumen di Indonesia," kata Jameel Ahmad dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Sabtu (13/5/2017).

Dia mengingatkan bahwa data dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa indeks konsumen mencapai 123,7 pada April atau meningkat dari 121,5 pada Maret.

Sebelumnya, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia menilai, capaian pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,1 persen pada kuartal I-2017 telah membangkitkan optimisme dunia usaha.

Karena itu, ujar Bahlil Lahadalia lagi, momentum pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang terus diraih oleh Indonesia pada saat ini juga harus terus dijaga berbagai pihak.

"PDB awal tahun ini bangkitkan optimisme kita," kata Bahlil dan mengingatkan, secara siklus biasanya pertumbuhan ekonomi baru akan menguat pada periode kuartal III dan IV.

Ketua Umum Hipmi mengimbau agar pelaku usaha berperan serta membantu pemerintah menjaga momentum pertumbuhan tersebut, utamanya pelaku usaha besar.

Selain itu, ia juga menyebutkan perlu keberanian kolektif guna membantu pemerintah bersama korporasi-korporasi besar mengangkat perekonomian.

baca juga

Hipmi juga berharap agar pemerintah menjaga belanja negara agar makin meningkat pada kuartal II-2017, meskipun pemerintah tengah melakukan pengetatan atau disiplin anggaran.

"Kalau pihak swasta berkolaborasi dengan belanja pemerintah mendorong pengeluaran yang besar tentu efeknya akan berlipat pada keseluruhan kegiatan ekonomi domestik," ujarnya lagi.

Bahlil mengatakan, pemerintah perlu memperkuat permintaan, sehingga dapat mendorong industrialisasi atau peningkatan kapasitas produksi dengan memperlancar serapan anggaran. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belanja Pemerintah Belum Maksimal Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Belanja Pemerintah Belum Maksimal Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 06 Mei 2017 | 05:38 WIB

Nasdem Ingin Pertumbuhan Ekonomi Q2 2017 Capai 5 Persen

Nasdem Ingin Pertumbuhan Ekonomi Q2 2017 Capai 5 Persen

Bisnis | Jum'at, 05 Mei 2017 | 23:00 WIB

INDEF Sindir Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tidak Berkualitas

INDEF Sindir Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tidak Berkualitas

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 18:31 WIB

Presiden Jokowi: Sejak 1997, Ekonomi Indonesia Tumbuh 300 Persen

Presiden Jokowi: Sejak 1997, Ekonomi Indonesia Tumbuh 300 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 17:00 WIB

Citi Indonesia Optimis Ekonomi Indonesia Bangkit di Semester II

Citi Indonesia Optimis Ekonomi Indonesia Bangkit di Semester II

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 14:08 WIB

Kontribusi Sektor Industri Migas ke PDB Nasional 62,67 Persen

Kontribusi Sektor Industri Migas ke PDB Nasional 62,67 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 19:04 WIB

Misbakhun: Klaim Jokowi Soal Pertumbuhan Ekonomi RI Sudah Benar

Misbakhun: Klaim Jokowi Soal Pertumbuhan Ekonomi RI Sudah Benar

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 17:27 WIB

Ketergantungan Terhadap Utang Bisa Jadi Candu Ekonomi Indonesia

Ketergantungan Terhadap Utang Bisa Jadi Candu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 15:23 WIB

Jokowi Dianggap Salah Data Soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Jokowi Dianggap Salah Data Soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 14:51 WIB

Terkini

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger

Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger

Otomotif | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari

Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang

Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Good Will Hunting: Perjalanan Seorang Jenius Berdamai dengan Dirinya Sendiri

Good Will Hunting: Perjalanan Seorang Jenius Berdamai dengan Dirinya Sendiri

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?

Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Bukan Jadi Ratu, WNI Korban Pengantin Pesanan di China Malah Wajib Layani 10 Orang di Satu Rumah

Bukan Jadi Ratu, WNI Korban Pengantin Pesanan di China Malah Wajib Layani 10 Orang di Satu Rumah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Tunggu Aku Sukses Nanti dan Kerja Keras yang Berubah Jadi Pembuktian Diri

Tunggu Aku Sukses Nanti dan Kerja Keras yang Berubah Jadi Pembuktian Diri

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Wacana Amnesti Koruptor BUMN Sesat Berbahaya, Berpotensi Bikin Korupsi Makin Subur

Wacana Amnesti Koruptor BUMN Sesat Berbahaya, Berpotensi Bikin Korupsi Makin Subur

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:18 WIB

×