Belanja Pemerintah Belum Maksimal Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Adhitya Himawan

Sabtu, 06 Mei 2017 | 05:38 WIB
Belanja Pemerintah Belum Maksimal Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Belanja pemerintah belum bisa mendongkrak secara maksimal pertumbuhan ekonomi Indonesia. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup menggembirakan sebetulnya sudah diprediksi. Perekonomian Indonesia pada kuartal I/2017 memang diperkirakan mengalami pertumbuhan yang ekspansif.

"Tetapi kita masih melihat pada satu sisi  belanja pemerintah masih belum maksimal. Namun dengan ditopangnya konsumsi masyarakat dan kinerja ekspor yang sebagaimana data BPS, ini menjadi tumpuan yang luar biasa. Apalagi konsumsi masyarakat masih menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi," kata ekonom Komunitas untuk Transformasi Sosial (Katalis) Jakarta, Adi Wibowo, di Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif itu seiring dengan adanya pemulihan ekonomi global. Ditambah lagi dengan belanja pemerintah di sektor infrastruktur utamanya yang kian meningkat sehingga dapat memberikan multiplier effect di berbagai sektor. Terutama masuknya investasi swasta dan peningkatan daya beli masyarakat.

“Pada kuartal pertama ini mulai terlihat kinerja ekspor yang membaik didukung oleh perbaikan ekspor nonmigas dan jasa. Kalau kita melihat capaian sebagaimana data yang disampaikan oleh BPS, maka bisa dikatakan kinerja ekspor kita mengalami peningkatan yang cukup baik, tentunya langkah-langah pendorong yang lain juga harus tetap dijaga yaitu tumbuhnya iklim perekonomian yang stabil,” ujar Adi.

Terkait konsumsi rumah tangga saat ini tumbuh 4,93 jika dibandingkan dengan triwulan satu 2016 yang tumbuh 4,97 persen, menurut Adi, memang masih kalah namun diperkirakan dengan meningkatnya belanja pemerintah maka juga akan mengalami pergerakan yang cukup menggembirakan.

Adi yang merupakan alumni Universitas Jember ini mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi pada kuartal kedua baik dari sisi dalam negeri maupun gobal tidak jauh berbeda dibanding kuartal pertama. Diperkirakan pondasi pada kuartal pertama ini telah stabil dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi agar mampu mencapai target yang tertuan dalam APBN 2017 dapat tercapai. 

Terkait struktur PDB dikaitkan dengan pertumbuhan berkualitas atau belum, Adi melihat hari ini sektor konsumsi masih menjadi kontributor penting PDB seiring dengan kenaikan upah minimum pekerja nasional. Sayangnya, kondisi ini belum didukung konsumsi pemerintah yang tumbuh dengan signifikan yaitu dengan belanja pemerintah yang maksimal.

“Dengan melihat struktur PDB selama ini, terlihat adanya kelemahan yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Hal itu terutama dilihat pada rendahnya pertumbuhan sektor yang menyerap banyak tenaga kerja, seperti pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta sektor industri pengolahan atau yang popular dengan sektor tradable,” jelas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasdem Ingin Pertumbuhan Ekonomi Q2 2017 Capai 5 Persen

Nasdem Ingin Pertumbuhan Ekonomi Q2 2017 Capai 5 Persen

Bisnis | Jum'at, 05 Mei 2017 | 23:00 WIB

INDEF Sindir Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tidak Berkualitas

INDEF Sindir Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tidak Berkualitas

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 18:31 WIB

Presiden Jokowi: Sejak 1997, Ekonomi Indonesia Tumbuh 300 Persen

Presiden Jokowi: Sejak 1997, Ekonomi Indonesia Tumbuh 300 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 17:00 WIB

Citi Indonesia Optimis Ekonomi Indonesia Bangkit di Semester II

Citi Indonesia Optimis Ekonomi Indonesia Bangkit di Semester II

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 14:08 WIB

Kontribusi Sektor Industri Migas ke PDB Nasional 62,67 Persen

Kontribusi Sektor Industri Migas ke PDB Nasional 62,67 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 19:04 WIB

Misbakhun: Klaim Jokowi Soal Pertumbuhan Ekonomi RI Sudah Benar

Misbakhun: Klaim Jokowi Soal Pertumbuhan Ekonomi RI Sudah Benar

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 17:27 WIB

Ketergantungan Terhadap Utang Bisa Jadi Candu Ekonomi Indonesia

Ketergantungan Terhadap Utang Bisa Jadi Candu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 15:23 WIB

Jokowi Dianggap Salah Data Soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Jokowi Dianggap Salah Data Soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 14:51 WIB

Jokowi Minta Sulsel Jadi Lokomotif Ekonomi Pulau Sulawesi

Jokowi Minta Sulsel Jadi Lokomotif Ekonomi Pulau Sulawesi

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 20:46 WIB

Jokowi Yakin Infrastruktur Jadi Kunci Ekonomi Jawa Barat

Jokowi Yakin Infrastruktur Jadi Kunci Ekonomi Jawa Barat

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:10 WIB

Terkini

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 08:42 WIB

×