Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

INUKI: Pemanfaatan Energi Nuklir Seperti Ular Berkepala Dua

Adhitya Himawan

Rabu, 17 Mei 2017 | 19:40 WIB
INUKI: Pemanfaatan Energi Nuklir Seperti Ular Berkepala Dua
Direktur Utama PT Industri Nuklir Indonesia, Bambang Herutomo di Jakarta, Rabu (17/5/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Direktur Utama PT Industri Nuklir Indonesia (INUKI), Bambang Herutomo, mengakui pemanfaatan energi nukir untuk kepentingan damai selalui diwarnai kecurigaan. Hal ini tak lepas dari kenyataan bahwa sejarah kelahiran energi nuklir memang terjadi pada masa Perang Dunia II (1939-1945).

"Pemanfaatan energi nuklir memang seperti ular berkepala dua. Tinggal kita mau memilih yang mana?," kata Bambang dalam seminar "Nuklir: Ancaman dan Manfaat" di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Bambang menjelaskan bahawa energi nuklir ditemukan pada tahun 1938 ketika Otto Hahn dan Fritz Strassman menemukan reaksi fisi berantai Uranium. "Penemuan mereka menunjukkan bahwa reaksi fisi ini menghasilkan energi yang sangat besar," ujar Bambang.

Selepas Perang Dunia II, beberapa negara mulai mengembangkan energi nuklir sebagai sumber tenaga untuk pembangkit listrik. Pada 20 Desember 1951, dibangun untuk pertama kalinya di dunia pembangkitan daya listrik (non-grid) menggunakan energi nuklir (EBR-1 USA). Kemudian pada 27 Juni 1954, Uni Sovyet berhasil mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di dunia (power grid), di Obninsk (AM-1, daya 30 MWth/5 MWe).

Selanjutnya pada 17 Oktober 1956, PLTN pertama di dunia yg beroperasi secara komersial muncul di Calder Hall, Britania Raya. Selanjutnya pada tahun 1957, Shippingport Atomic Power Station muncul menjadi full scale PLTN pertama di dunia.

Bambang melanjutkan, sampai tahun 2011 jumlah PLTN di seluruh dunia mencapai 425 PLTN. Adapun kapasitas terpasang dari total PLTN di seluruh dunia pada tahun 2011 mencapai lebih dari 350 Gigawatt (GW).

"Meskipun membangun PLTN tidak mudah. Selain investasinya mahal dan prosesnya rumit, juga beresiko dicurigai seolah PLTN tersebut juga berfungsi menjadi fasilitas produksi senjata nuklir," tutup Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontrak Jual Beli Gas PLN Dengan Tangguh Berlangsung 16 Tahun

Kontrak Jual Beli Gas PLN Dengan Tangguh Berlangsung 16 Tahun

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 18:30 WIB

PGN Teken Perjanjian Jual Beli Gas Dengan ConocoPhillips

PGN Teken Perjanjian Jual Beli Gas Dengan ConocoPhillips

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 17:35 WIB

PLN Gandeng Empat Pengembang Energi Terbarukan di Kalimantan

PLN Gandeng Empat Pengembang Energi Terbarukan di Kalimantan

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 16:57 WIB

Hanura: Pertamina Akan Jadi Sapi Perah Perusahaan Jusuf Kalla

Hanura: Pertamina Akan Jadi Sapi Perah Perusahaan Jusuf Kalla

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 16:29 WIB

PLN Akui Ada 3.214 Desa di Indonesia Belum Dialiri Listrik

PLN Akui Ada 3.214 Desa di Indonesia Belum Dialiri Listrik

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 20:03 WIB

1800 Desa Akan Dialiri Listrik, PLN Akan Investasi Rp1,8 Triliun

1800 Desa Akan Dialiri Listrik, PLN Akan Investasi Rp1,8 Triliun

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 19:49 WIB

PLN Optimis PLTMG Akan Bikin Listrik Jayapura Surplus

PLN Optimis PLTMG Akan Bikin Listrik Jayapura Surplus

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 19:40 WIB

Garuda Indonesia Lantik Dua Direktur Baru

Garuda Indonesia Lantik Dua Direktur Baru

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 18:45 WIB

PT Perikanan Nusantara Makassar Ekspor 30 Ton Gurita ke Jepang

PT Perikanan Nusantara Makassar Ekspor 30 Ton Gurita ke Jepang

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2017 | 18:41 WIB

775 BUMDes Telah Jadi Agen BRILink

775 BUMDes Telah Jadi Agen BRILink

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2017 | 15:38 WIB

Terkini

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:38 WIB

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus

PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:06 WIB

Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen

Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:36 WIB

Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual

Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:32 WIB

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:27 WIB

Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096

Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:15 WIB

Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:05 WIB