Stok Daging Sapi Surplus, KPPU Optimis Tak Ada Lonjakan Harga

Adhitya Himawan Suara.Com
Sabtu, 20 Mei 2017 | 19:29 WIB
Stok Daging Sapi Surplus, KPPU Optimis Tak Ada Lonjakan Harga
Pedagang daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (7/6). [suara.com/Oke Atmaja]

Untuk mengantisipasi kenaikan harga daging sapi, Ketua Komisi Pengawasa Persaingan Usaha (KPPU), Syarkawi Rauf kemarin malam, Jumat (19/5/2017) melakukan sidak daging sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom, Bandung, Jawa Barat.

Turut serta mendampingi sidak kali ini adalah Dirjen Peternakan & Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita,  Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Tjahya Widayanti, Kepala Balai Veteriner Subang, Drh. Syamsul Maarif, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Elly Wasliah.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian posisi stok daging eks impor per tgl 18 Mei 2017 sebanyak 70.518 ton dengan rincian sapi siap potong 116.417 ekor atau setara dengan 23.167 ton daging, daging sapi ex impor 12.025 ton, dan daging kerbau ex impor (Bulog): 35.326 ton.

"Sedangkan prognosa sapi lokal siap potong yang dapat diakses s.dJuni 2017 adalah sebanyak 356.620 ekor atau setara dengan 62.400 ton daging," kata Syarkawi.

Berdasarkan ketersediaan tersebut, prognosa kebutuhan daging Mei-Juni 2017 sebesar 106.407 ton dapat terpenuhi, bahkan surplus sebanyak 26.511 ton.

Syarkawi menjelaskan bahwa dalam kondisi seperti ini seharusnya tidak sepatutnya ada kenaikan harga daging sapi yang signifikan. "Kondisi surplus daging sapi sebagaimana disampaikan kementan ini sebenarnya membuat tidak ada justifikasi bagi para pelaku usaha untuk mengeksploitasi konsumen daging sapi dengan harga yang tinggi" ungkap Syarkawi.

Hal ini selaras dengan kondisi di lapangan yang diperoleh dalam Sidak ke RPH Ciroyom Kota Bandung yang sedang dalam proses sertifikasi Pra NKV ini. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Ir. Elly Wasliah mengungkapkan bahwa rata-rata pemotongan harian di RPH Ciroyom berkisar 64-75 ekor sapi, sedangkan di RPH Ciranjang berkisar 41-42 ekor sapi, atau total rata-rata 105-107 ekor sapi per hari dipotong dikedua RPH ini, dan akan meningkat 4 kali lipat pada Satu hari sebelum bulan Ramadhan dan 6,5 kali lipat menjelang Idul Fitri. Khusus untuk Kota Bandung semua akan terpenuhi kebutuhan Ramadhan dan iedul Fitri.

Bilamana terjadi kenaikan harga daging sapi yang signifikan ditengah kondisi surplus, maka tindakan hukum akan segera diambil oleh KPPU serta Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri.

Baca Juga: Jelang Puasa dan Lebaran, KPPU Ancam Praktik Kartel Pangan

"KPPU dan Satgas Pangan Polri akan tindak tegas semua upaya kartel pangan, baik dari sisi UU Persaingan Usaha maupun Pidana" tutup Syarkawi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI