Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bantah Luhut, Susi Merasa Belum Sukses Basmi Pencurian Ikan

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 16 Juni 2017 | 13:37 WIB
Bantah Luhut, Susi Merasa Belum Sukses Basmi Pencurian Ikan
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan pers terkait kapal Chuan Hong 68 yang kabur dari Indonesia, Jakarta, Jumat (5/5). [suara.com/Oke Atmaja]

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memuji Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang dinilai sukses dalam memberantas illegal fishing yang marak terjadi di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Luhut saat menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI, Kamis (15/6/2017).

Menanggapi hal tersebut, Susi mengaku dirinya belum merasa sukses dalam memberantas praktik pencurian ikan atau Illega Fishing di Indonesia. Pasalnya, praktik illegal fishing ini belum habis dan akan terus berlanjut.

"Illegal fishing ini nggak bisa dibilang sukses karena masih ada pemulihan ikan dan kesuksesan itu, tidak bisa terwujud lantaran praktik ini masih akan terus berlanjut ke depannya. Banyak modus yang digunakan, pakai kapal dalam negeri nelayannya asing itu salah satunya," kata Susi saat konferensi pers di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Jumat (16/6/2017).

Selain itu, Susi juga menyoroti pernyataan Luhut yang menyatakan bahwa ikan tidak memiliki agama atau kebangsaan sehingga jika ikan itu pindah ke tempat lain apa yang akan dilakukan oleh Susi. Sehingga Luhut mempertanyakan apa kebijakan yang akan ditempuh Susi selanjutnya.

"Memang ikan itu nggak punya agama. Yang jelas kalau ikan berada di laut kita berarti itu ikan hak milik Indonesia. Terus soal ikan mati dimakan predator lain. Ikan ya pasti masti tapi kan dia sebelum mati akan bertelur," katanya.

Susi mengaku tidak mengetahui apa yang dimaksud dari pernyataan Luhut tersebut. Susi menilai Luhut masih belum mengetahui informasi dengan jelas mengenai sektor perikanan.

"Mungkin beliau belum tahu informasintentang siklus mahluk hidup atau ekologi dan perikanan," kata Susi.

baca juga

Diberitakan sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan menunggu gebrakan kebijakan baru dari Susi Pudjiastuti mengenai perikanan. Pasalnya, setelah sukses memberantas illegal fishing apa yang akan dilakukan selanjutnya oleh Susi.

"Kita sekarang melihat illegal fishing sudah lumayan bagus, tetapi apa selanjutnya. Itu yang harus kita jawab," ujar Luhut di Ruang Sidang Badan Anggaran DPR RI, Jakarta, Rabu (14/6/2017).

"Saya kira illegal fishing sudah cukup bagus sekarang, selanjutnya apa? Ikan itu tidak ada kebangsaannya, kalau tidak ditangkap pindah ke tempat lain atau dia mati. Jadi harus dibuat (kebijakan). Saya minta perencanaan, target mereka gimana," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Susi Pudjiastuti: Tren Impor Ikan Mengalami Penurunan

Susi Pudjiastuti: Tren Impor Ikan Mengalami Penurunan

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2017 | 13:07 WIB

Susi Sebut Pencurian Ikan Kejahatan Transnasional Terorganisir

Susi Sebut Pencurian Ikan Kejahatan Transnasional Terorganisir

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 09:46 WIB

Susi Yakin Pelabuhan Perikanan Efektif untuk Cegah Pencurian Ikan

Susi Yakin Pelabuhan Perikanan Efektif untuk Cegah Pencurian Ikan

Bisnis | Rabu, 14 Juni 2017 | 10:50 WIB

Menteri Susi Peringatkan Dunia Bisa Kehabisan Stok Ikan Jika...

Menteri Susi Peringatkan Dunia Bisa Kehabisan Stok Ikan Jika...

Bisnis | Rabu, 14 Juni 2017 | 10:37 WIB

Di Depan PBB, Menteri Susi: Lindungi Laut

Di Depan PBB, Menteri Susi: Lindungi Laut

News | Minggu, 11 Juni 2017 | 18:34 WIB

Curi Ikan, 7 Kapal Pukat Cina Diamankan

Curi Ikan, 7 Kapal Pukat Cina Diamankan

News | Minggu, 11 Juni 2017 | 06:35 WIB

Susi: Illegal Fishing Membuat Indonesia Kehilangan Stok Ikan

Susi: Illegal Fishing Membuat Indonesia Kehilangan Stok Ikan

Bisnis | Minggu, 11 Juni 2017 | 05:21 WIB

KKP Pulangkan 695 Nelayan Ilegal Dari Vietnam

KKP Pulangkan 695 Nelayan Ilegal Dari Vietnam

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2017 | 14:41 WIB

Menteri Susi Raih Penghargaan di Amerika

Menteri Susi Raih Penghargaan di Amerika

News | Rabu, 07 Juni 2017 | 09:47 WIB

Cuitan Menteri Susi soal Ikan Ini Mendadak Viral, Apa Lagi Yah?

Cuitan Menteri Susi soal Ikan Ini Mendadak Viral, Apa Lagi Yah?

Tekno | Senin, 29 Mei 2017 | 19:37 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB