Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Jokowi Sindir Perusahaan yang Go Public di Bursa Efek Luar Negeri

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 05 Juli 2017 | 06:40 WIB
Jokowi Sindir Perusahaan yang Go Public di Bursa Efek Luar Negeri
Presiden Jokowi mengunjungi Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa (4/7/2017). [Foto Laily Rachev - Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo kemarin, Selasa (4/7/2017), menyambangi Bursa Efek Indonesia (BEI) di kawasan Sudirman, Jakarta, untuk meninjau langsung aktivitas yang ada di bursa efek. Selain itu, ia juga sempat bertemu dengan para pelaku pasar dan berbicara selama beberapa waktu kepada mereka.

Kedatangan Presiden tersebut diakuinya untuk melihat bagaimana kondisi bursa efek setelah libur lebaran berakhir. Secara khusus, ia mengapresiasi kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat ditutup pada angka sekira 5.910.

"Kemarin sempat saya lihat Indeks Harga Saham Gabungan ditutup naik di angka sekitar 5.910. Ini sebuah pencapaian lompatan yang sangat tinggi menurut saya," ujarnya.

Bagi Presiden, hal tersebut merupakan pertanda yang sangat baik bagi Indonesia. Karena kenaikan IHSG itu menunjukkan makin kuatnya kepercayaan pasar pada pergerakan ekonomi nasional.

"Saya ingat tahun yang lalu, bulan Juli, Indeks Harga Saham Gabungan kita tembus ke angka 5.000-an. Dan saat itu saya juga ingat, Pak Dirut BEI jalan kaki dari sini ke Pondok Indah. Saya tidak mengerti kalau nanti tembus 6.000 ini mau jalan dari mana ke mana," kata Presiden yang langsung disambut tawa.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden berujar bahwa para pelaku pasar di Tanah Air harus selalu optimis bahwa ekonomi Indonesia akan semakin baik. Apalagi saat ini momentum yang ada dirasa sangat mendukung hal tersebut.

"Ini momentumnya sangat bagus setelah Fitch Ratings, Moody's, kemudian S & P memberikan investment grade kepada kita setelah 20 tahun semenjak 1997. Gunakan kepercayaan ini sebaik-baiknya untuk membangun sebuah persepsi bahwa kita memang baik, layak untuk diberikan predikat layak investasi," ucapnya.

Ia kemudian mengingatkan bahwa jangan sampai momentum yang ada ini menjadi terbuang percuma dengan terfokus pada hal-hal yang tidak produktif. Sebab, selama 8 bulan terakhir, Presiden menyebut bahwa energi kita terpakai untuk hal-hal yang tidak produktif.

"Saya mau pikiran dan tenaga saya habis, tapi harus menghasilkan sesuatu, negara ini harus mendapatkan sesuatu," ia menegaskan.

Lebih lanjut, ia mengimbau agar perusahaan yang saat ini masih terdaftar di luar negeri untuk segera masuk ke bursa Indonesia. Presiden tentunya ingin agar perusahaan-perusahaan tersebut tak hanya sekadar mencari untung di Indonesia.

"Paling nanti saya panggil satu per satu. Saya mengajak, tidak memaksa. Jangan negara lain yang dapat untung. Berproduksi di sini, berkebun di sini, kok terdaftarnya di Singapura, Hong Kong, atau New York? Nanti saya ajak," ucapnya.

Sementara itu, saat memberikan keterangan kepada para jurnalis, Presiden mengajak seluruh pihak untuk optimis dalam meningkatkan perekonomian negara. "Pasar menilai negara kita, Indonesia ini memiliki prospek yang bagus untuk berinvestasi," kata Presiden.

Kepercayaan yang saat ini telah didapatkan harus betul-betul dimanfaatkan dan dijaga sehingga memberikan manfaat nyata bagi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Kunjungi Bursa Efek Indonesia

Jokowi Kunjungi Bursa Efek Indonesia

Foto | Selasa, 04 Juli 2017 | 15:58 WIB

Deddy Corbuzier Tantang Presiden Jokowi!

Deddy Corbuzier Tantang Presiden Jokowi!

Entertainment | Senin, 03 Juli 2017 | 21:00 WIB

Temani Presiden Jokowi Ngopi, Iriana Banjir Pujian

Temani Presiden Jokowi Ngopi, Iriana Banjir Pujian

Tekno | Senin, 03 Juli 2017 | 16:04 WIB

Jokowi Dorong Anak Muda Kembangkan Brand Lokal dan Tradisional

Jokowi Dorong Anak Muda Kembangkan Brand Lokal dan Tradisional

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 11:53 WIB

Jokowi Minta Diaspora Bawa Investor Masuk ke Indonesia

Jokowi Minta Diaspora Bawa Investor Masuk ke Indonesia

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 11:45 WIB

Berdedikasi Tinggi, Jokowi Dapat Penghargaan dari Diaspora Global

Berdedikasi Tinggi, Jokowi Dapat Penghargaan dari Diaspora Global

News | Senin, 03 Juli 2017 | 10:29 WIB

Jokowi Direncanakan Hadiri Pelantikan Gubernur Aceh Terpilih

Jokowi Direncanakan Hadiri Pelantikan Gubernur Aceh Terpilih

News | Senin, 03 Juli 2017 | 04:29 WIB

Jokowi Puji Kreativitas Anak Muda Kembangkan Produk Lokal

Jokowi Puji Kreativitas Anak Muda Kembangkan Produk Lokal

News | Minggu, 02 Juli 2017 | 18:18 WIB

'Berkicau' Soal Pertemuan GNPF-Jokowi, Buni Yani Malah 'Dibully'

'Berkicau' Soal Pertemuan GNPF-Jokowi, Buni Yani Malah 'Dibully'

News | Selasa, 27 Juni 2017 | 18:32 WIB

GNPF Temui Presiden, Partai Nasdem: Setop Politisasi Agama!

GNPF Temui Presiden, Partai Nasdem: Setop Politisasi Agama!

News | Selasa, 27 Juni 2017 | 16:48 WIB

Terkini

Jelang Rebalancing MSCI, Emiten Sinarmas DSSA Ditinggal Kabur Investor Asing

Jelang Rebalancing MSCI, Emiten Sinarmas DSSA Ditinggal Kabur Investor Asing

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:39 WIB

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:36 WIB

BRI Multiguna Karya Mempermudah Berbagai Rencana Untuk Segala Kebutuhan

BRI Multiguna Karya Mempermudah Berbagai Rencana Untuk Segala Kebutuhan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:29 WIB

Purbaya Ancam Potong Anggaran Kementerian dan TKD Pemda Jika Hambat Proyek Investasi

Purbaya Ancam Potong Anggaran Kementerian dan TKD Pemda Jika Hambat Proyek Investasi

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:24 WIB

Rupiah Terkapar ke Level Rp17.529 per Dolar AS, Cetak Rekor Buruk Baru Sore Ini

Rupiah Terkapar ke Level Rp17.529 per Dolar AS, Cetak Rekor Buruk Baru Sore Ini

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:54 WIB

PTFI dan Masyarakat Papua Tengah: 10 Tahun Perubahan, Harapan Baru untuk Ekonomi Berkelanjutan

PTFI dan Masyarakat Papua Tengah: 10 Tahun Perubahan, Harapan Baru untuk Ekonomi Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:53 WIB

Langkah Tegas, DJP Jawa Timur Blokir Rekening 3.185 Penunggak Pajak di 11 Bank

Langkah Tegas, DJP Jawa Timur Blokir Rekening 3.185 Penunggak Pajak di 11 Bank

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:39 WIB

Pesan Tegas Purbaya: Jabatan Adalah Fungsi Pelayanan, Bukan Sekadar Fasilitas

Pesan Tegas Purbaya: Jabatan Adalah Fungsi Pelayanan, Bukan Sekadar Fasilitas

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:32 WIB

Si Kaya Borong Mobil Listrik, Si Miskin Ribut Upah Tak Naik

Si Kaya Borong Mobil Listrik, Si Miskin Ribut Upah Tak Naik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:29 WIB

Rupiah Anjlok Rp17.500 per Dolar AS, Suku Bunga Berpotensi Naik

Rupiah Anjlok Rp17.500 per Dolar AS, Suku Bunga Berpotensi Naik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:03 WIB